Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Saat Hamil

Hal, boleh, tidak boleh, dilakukan, saat, hamil, perempuan, ibu hamil, wanita, membahayakan, kandungan, janin, bikini waxing, spray tan, bahan, kimia, risiko, cedera, berendam, berenang, perawatan, gigi, spa, menicure, pedicure, mewarnai, rambut, keguguran, anak, dokter, kehamilan, pasien, botox, kecantikan, kosmetik, Ilustrasi: ibu hamil

Saat muda, banyak terjadi pertumbuhan dan perkembangan awal janin yang dapat menentukan pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya. Hal ini membuat Anda harus memberikan perhatian ekstra pada Anda.

Orang sekitar Anda mungkin juga membantu menjaga kehamilan Anda, dengan merekomendasikan Anda melakukan berbagai hal atau mungkin melarang Anda melakukan ini-itu karena khawatir dapat membahayakan janin dalam kandungan Anda. Namun, sebenarnya apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat hamil? Berikut ulasannya yang kami lansir dari laman Web MD.

Bisakah saya melakukan hubungan seks ketika saya hamil?

Bisa. kecuali Anda mengalami pendarahan vagina atau dokter Anda telah menginstruksikan Anda untuk tidak melakukan seks berdasarkan komplikasi tertentu (seperti plasenta previa). Dari konsepsi sampai air ketuban Anda pecah, berhubungan seks secara medis baik-baik saja. Dan posisi apapun baik-baik saja selama itu tidak menyebabkan Anda tidak nyaman.

Bisakah saya pergi ke konser ketika saya hamil?

Bisa. Sementara dapat mendengar setelah 20 minggu, musik keras dari konser tidak akan menyebabkan kerusakan pada pendengaran . Ada 5 lapis dinding dan satu inci otot untuk suara berjalan melalui sebelum mencapai bayi dan bayi mengambang dalam air (cairan ketuban).

Bisakah saya tidur telentang ketika saya hamil?

Tergantung. Sebelum 20 minggu, silakan tidur dalam posisi yang paling nyaman. Tetapi setelah 20 minggu, dianjurkan untuk tidur dalam posisi miring. Hal ini bisa meningkatkan jumlah darah dan nutrisi menuju plasenta dan janin. Tidak mengherankan jika para ahli banyak yang menyarankan untuk menggunakan posisi ini untuk ibu hamil. Apabila Anda mempunyai keluhan seperti sesak napas saat hamil muda, dapat memilih tidur dengan posisi miring ataupun tidur dengan punggung disangga bantal.

Hal, boleh, tidak boleh, dilakukan, saat, hamil, perempuan, ibu hamil, wanita, membahayakan, kandungan, janin, bikini waxing, spray tan, bahan, kimia, risiko, cedera, berendam, berenang, perawatan, gigi, spa, menicure, pedicure, mewarnai, rambut, keguguran, anak, dokter, kehamilan, pasien, botox, kecantikan, kosmetik,

Ilustrasi: ibu hamil dianjurkan tidur miring

Bisakah saya minum kafein ketika saya hamil?

Bisa. Sementara sebagian besar hamil kehilangan selera untuk minum kopi pada trimester pertama, hingga 200 mg kafein per hari aman pada kehamilan. Itu kira-kira 2 cangkir kecil kopi sehari.

Bisakah saya minum anggur saat saya hamil?

Tidak. Sementara anggur (wine) dapat membantu dalam proses kehamilan, tidak ada jumlah alkohol yang aman dalam kehamilan.

Bisakah saya mendapatkan pijatan, manikur, dan pedikur ketika saya hamil?

Walaupun tidak banyak yang mempelajari mengenai kecantikan selama kehamilan, namun melakukan kuku selama kehamilan masih dinilai aman hingga saat ini. Melakukan kuku tidak akan menyakiti bayi secara langsung. Kekhawatiran terbesar adalah kemungkinan terjadinya infeksi kulit setelah Anda melakukan . Selain itu, perlu diketahui bahwa banyak spa tidak akan melakukan pijat pada trimester pertama, meskipun, dari sudut pandang medis, tidak ada alasan untuk menyarankan hal itu.

Bisakah saya bepergian ketika saya hamil?

Bisa. Jika Anda tidak mengalami komplikasi kehamilan, maka aman untuk bepergian. Waktu yang baik untuk melakukan perjalanan adalah di tengah usia kehamilan atau sekitar minggu ke-14 sampai minggu ke-28 kehamilan. Pada awal kehamilan dan akhir kehamilan, atau saat trimester pertama dan kedua Anda, melakukan perjalanan mungkin tidak disarankan.

Sebelum usia kehamilan 12 minggu, ibu mungkin akan lebih sering merasa mual dan kelelahan, ini akan memberikan ketidaknyamanan pada ibu saat melakukan perjalanan. Selain itu, pada usia awal kehamilan, risiko ibu mengalami keguguran masih tinggi.

Bisakah saya mendapatkan Botox ketika saya hamil?

Ilustrasi: suntik botox (sumber: huffingtonpost.co.uk)

Tergantung. Meski belum ada pernyataan pasti bahwa botox berbahaya bagi ibu hamil, Medicines and Healthcare Products Regulatory Agency di Inggris (yang setara BPOM di Indonesia), menyarankan agar wanita hamil tidak melakukan prosedur suntik botox. Kalau pun diperlukan untuk alasan medis, sebaiknya hal ini dilakukan atas persetujuan dokter ahli.

Bisakah saya mewarnai rambut saya ketika saya hamil?

Bisa. Beberapa sumber terkemuka menyatakan bahwa hingga saat ini, penelitian tidak membuktikan adanya efek buruk mewarnai rambut saat hamil. Penyerapan yang terjadi sangat kecil sekali sehingga tidak ada dampaknya bagi sang janin.

Bahkan babycenter.com menyatakan bahwa ibu hamil haruslah merasa senang, jadi bila mewarnai rambut dapat membuat hati lebih gembira, mengapa tidak? Begitu pula bila mewarnai rambut sudah menjadi tuntutan profesi, misalnya karena pekerjaan ibu sebagai artis, presenter, model, ataupun karena ibu bekerja di salon dan sering terpapar dengan zat pewarna rambut.

Bisakah saya melakukan spray tan saat saya hamil?

Tidak. Banyak peneliti tidak yakin akan keamanan menghirup bahan kimia dari spray tan, tetapi krim sunless tanning lotion dianggap aman dalam kehamilan.

Bisakah saya mendapatkan bikini waxing saat saya hamil?

Tergantung. Sementara waxing aman pada kehamilan, harap berhati-hati bahwa kulit Anda lebih sensitif, jadi waxing mungkin lebih menyakitkan (jika itu mungkin) saat Anda hamil.

Bisakah saya berendam dalam hot tub ketika hamil?

Hal, boleh, tidak boleh, dilakukan, saat, hamil, perempuan, ibu hamil, wanita, membahayakan, kandungan, janin, bikini waxing, spray tan, bahan, kimia, risiko, cedera, berendam, berenang, perawatan, gigi, spa, menicure, pedicure, mewarnai, rambut, keguguran, anak, dokter, kehamilan, pasien, botox, kecantikan, kosmetik,

Berendam di hot tub (sumber: wsj.net)

Sekalipun berendam dalam hot tub dapat merilekskan pikiran dan badan, hot tub pada ibu hamil dapat mengakibatkan terjadinya hyperthermia. Ya, berendam dalam hot tub selama sepuluh menit atau lebih dapat meningkatkan temperatur ibu hamil hingga mencapai 38,9Í’celcius. Keadaan inilah yang dinamakan hyperthermia.

Seperti yang dikutip dari mayoclinic.com, beberapa penelitian menemukan bahwa ibu hamil yang menghabiskan waktu di hot tub ketika berada dalam trimester pertama usia kandungan dapat berisiko mengalami keguguran dan beberapa kelainan pada otak dan tulang belakang pada bayi yang dikandungnya. Menjadi panas dari berolahraga di awal kehamilan belum dikaitkan dengan cacat lahir.

Bisakah saya mendapatkan perawatan gigi ketika saya hamil?

Bisa. Kebersihan gigi yang buruk sebenarnya dikaitkan dengan komplikasi kehamilan seperti persalinan prematur. Pada saat hamil aman dilakukan perawatan gigi, asalkan tidak dilakukan pembiusan lokal. Jika memang memerlukan pembiusan lokal, sebaiknya dilakukan pada trimester kedua kehamilan. Memang semua tindakan perawatan gigi paling aman dilakukan pada trimester kedua. Namun tetap harus mendapatkan persetujuan dari dokter spesialis kandungan yang sedang memantau kehamilan masing-masing pasien.

Bisakah saya berenang ketika saya hamil?

Bisa. Berenang merupakan latihan yang ideal sepanjang masa-masa kehamilan karena selain kecilnya risiko untuk mengalami cedera, tidak ada risiko Anda bisa terjatuh menghantam perut dan melukai janin. Selain itu, berolahraga di air memungkinkan Anda bebas bergerak tanpa menekan sendi-sendi. Secara umum, berenang aman dilakukan kapan saja selama masa-masa kehamilan, bahkan di bulan kesembilan sekalipun.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: