Tren Doula di Indonesia: Kenapa Para Ibu Kini Memilih Pendamping Profesional untuk Persalinan?

Antara Tarif Mahal dan Kerap Disamakan dengan Bidan

Ilustrasi: pemeriksaan ibu hamil (sumber: yalemedicine.org) Ilustrasi: pemeriksaan ibu hamil (sumber: yalemedicine.org)

Di tengah tingkat komplikasi dan kematian ibu yang tinggi di Amerika Serikat, semakin banyak orang yang mencari bantuan dari doulas untuk mendapatkan perawatan tambahan selama kehamilan dan persalinan. Di Indonesia, fenomena serupa terjadi, terutama setelah banyak artis mulai menggunakan jasa doula.

Natalia Richey, interim chief midwife di Department of Obstetrics and Gynecology di Massachusetts General Hospital, mengungkapkan bahwa doula dapat memberikan dukungan emosional dan fisik selama kehamilan hingga persalinan. “Banyak wanita memilih doula jika mereka berusaha untuk melahirkan tanpa obat-obatan. Doulas sangat pandai dalam mengetahui teknik apa yang bisa membantu wanita melewati rasa sakit. It’s like having a coach,” jelas Richey.

Doulas dan bidan memiliki beberapa tugas yang beririsan, namun terdapat perbedaan kunci: bidan menyediakan perawatan medis, sedangkan doulas tidak. Bidan, seperti Richey yang juga merupakan perawat bersertifikat, memiliki pelatihan medis tertentu, bergantung pada undang-undang negara bagian. Sebaliknya, doulas membantu wanita yang sedang bersalin agar tetap nyaman dan tenang dengan berbagai metode, termasuk mengusulkan tindakan kenyamanan dan posisi optimal untuk persalinan dan mengejan.

Baca juga:  Pemberian Antibiotik Bagi Anak

Meski pelatihan doula sangat bervariasi dan tidak ada aturan formal yang mengharuskan lisensi atau sertifikasi, banyak doula yang mencari sertifikasi dari lebih dari 100 organisasi independen yang menawarkan pelatihan dan kredensial doula, menurut National Health Law Program.

Sebuah analisis pada 2023 dalam jurnal Cureus meninjau 16 studi individual selama 22 tahun. Hasilnya, dukungan doula dikaitkan dengan hasil kelahiran yang lebih baik, seperti lebih sedikit C-section dan kelahiran prematur, serta durasi persalinan yang lebih pendek. Selain itu, dukungan emosional yang diberikan oleh doulas dikaitkan dengan penurunan kecemasan dan stres pada ibu melahirkan. Di kalangan wanita berpenghasilan rendah, dukungan doula terbukti meningkatkan keberhasilan menyusui.

Ilustrasi: ibu menyusui dalam kondisi sakit (sumber: fortune)

Ilustrasi: ibu menyusui dalam kondisi sakit (sumber: fortune)

Di Indonesia, tren doula juga meningkat, terutama di kalangan ibu hamil yang ingin menggunakan jasa doula. “Tren doula di Indonesia sudah lumayan cukup tinggi peminatnya, dilihat dari permintaan client yang cukup waiting list. Tapi sayangnya setiap bulan kami memang membatasi client doula, agar lebih maksimal melakukan pendampingannya,” ujar Jamilatus Sadiyah, seorang doula profesional kepada CNBC Indonesia.

Baca juga:  Tips Simpel Menghentikan Kebiasaan Ngompol pada Anak

Sadiyah menjelaskan bahwa ada dua jenis doula, yakni birth doula yang bertugas mendampingi ibu hamil mempersiapkan diri menghadapi proses persalinan hingga membantu kelahiran bayi. Lalu, postpartum doula yang membantu ibu baru menyesuaikan diri dengan tanggung jawabnya sebagai orangtua.

“Seorang doula tidak harus tenaga medis, tapi harus tersertifikasi mengikuti pelatihan,” katanya. Biaya untuk jasa doula berkisar antara Rp 4 juta hingga Rp 4,5 juta. Dia menyarankan agar ibu hamil yang ingin menggunakan jasa doula melakukan hypnobirthing terlebih dahulu untuk persiapan mental.

“Mengikuti kelas persiapan persalinan (hypnobirthing class) sebagai persiapan mental, lalu melakukan contact atau pertemuan langsung untuk mendiskusikan birth plan, rencana persalinan, sehingga doula dan ibu bisa menjadi partner atau pendamping yang memiliki chemistry,” jelas Sadiyah.

Peran doula pada dasarnya membantu dan menjadi jembatan untuk suami dan istri agar persalinan berjalan nyaman. Proses persalinan, yang merupakan salah satu momen tidak terlupakan dalam hidup, jika berjalan nyaman akan minim trauma.

Baca juga:  Bisa Dimakan Langsung atau Dibuat Jus, Ini Manfaat Terong Belanda untuk Ibu Hamil

Dengan adanya dukungan doula, baik di AS maupun di Indonesia, ibu hamil mendapat dukungan emosional dan fisik ekstra yang dapat membuat proses persalinan menjadi lebih aman dan nyaman. Peran mereka dalam menyediakan dukungan bukan medis semakin diakui sebagai elemen penting dalam perawatan maternal.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*