Yakin Sudah Jalani Hubungan Sehat Dengan Pasangan? Simak Tanda-Tandanya Berikut Ini!

Ilustrasi: hubungan kasih sayang yang sehat Ilustrasi: hubungan kasih sayang yang sehat

Ketika sepasang manusia telah menjalin hubungan dekat dalam waktu lama, seringkali keduanya malah menutup mata terhadap apa yang sebenarnya berlaku dalam hubungan tersebut. Alasannya beragam, mulai dari perasaan yang terlanjur mendalam dan tak bisa ditarik kembali, sampai keengganan untuk menyadari bahwa sesungguhnya memang ada masalah.

Pada dasarnya durasi berhubungan hanya sedikit berpengaruh pada kualitasnya. Hubungan yang telah berjalan selama berpuluh-puluh tahun pun masih punya kemungkinan untuk menjadi tak sehat. Lalu bagaimana dengan hubungan cinta yang sedang Anda jalani saat ini, sudah cukup sehat kah?

Hampir sama dengan rutinitas pemeriksaan medis untuk kondisi fisik, Anda bisa memperoleh manfaat itu pula jika menjadwalkan waktu tersendiri untuk mengecek kondisi hubungan dengan pasangan. Sehat tidaknya akan tergantung bagaimana nanti, setidaknya Anda dapat menangkap adanya masalah sebelum menjadi benar-benar serius. Anda mungkin menemukan beberapa kelemahan yang perlu diperkuat, atau Anda mungkin mengungkap masalah serius yang membutuhkan perhatian lebih.

Untuk memberikan ‘pemeriksaan’ pada hubungan Anda, duduklah bersama pasangan Anda dan tinjau sejumlah kualitas yang membentuk hubungan dikatakan sehat (tercantum di bawah). Anda dapat secara terpisah menuliskan pemikiran Anda tentang masing-masing bidang dan kemudian membagikannya. Atau, Anda mungkin ingin membicarakannya bersama. Dilansir dari laman WebMD, berikut tanda-tanda seseorang sedang menjalin hubungan sehat dengan pasangannya.

8 Aspek Hubungan yang Sehat

Merasa diterima dan dicintai

Meskipun Anda berbeda dalam banyak hal, Anda masing-masing masih merasa diterima dan dicintai karena esensi dari siapa Anda sebenarnya. Tidak ada paksaan untuk membuat pasangan Anda harus berubah seperti yang Anda mau. Yang ada, justru kalian menjadi saling melengkapi satu dengan yang lainnya. Anda mengisi kekurangannya dengan kelebihan Anda dan begitupun sebaliknya.

Baca juga:  Cara Meminta Seseorang Mau Mendengarkan Anda & Mengubah Sikapnya

Menjadikan pasangan Anda sebagai tempat yang aman

Ketika hidup menjadi sulit atau ada terpaan masalah dan keputusan yang harus diambil, Anda dan pasangan bisa saling bersatu untuk memperoleh kenyamanan. Anda merasa lega karena berada di hadapan satu sama lain.

Ilustrasi: hubungan seharusnya memberi rasa aman buat semuanya

Ilustrasi: hubungan seharusnya memberi rasa aman buat semuanya

Dorong satu sama lain untuk engeksplorasi minat dan bakat

Salah satu bagian indah dari hubungan adalah bahwa mereka menawarkan basis yang aman di mana Anda dapat merasa didukung dalam mengeksplorasi pikiran, minat, dan nilai-nilai Anda. Anda saling mendorong untuk terus mengembangkan diri sebagai individu. Ada waktu-waktu tertentu di mana Anda ingin menghabiskannya dengan melakukan hobi Anda atau sekadar menghabiskan waktu bersama teman dan sahabat Anda.

Hargai pasangan Anda

Anda dan pasangan Anda menghargai dan menghargai satu sama lain. Tidak peduli berapa lama Anda bersama, Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang satu sama lain, termasuk perubahan kecil dan besar yang terjadi setiap hari dan selama bertahun-tahun. Ini dapat mencakup pengalaman baru yang mereka miliki beberapa jam lagi dari Anda, atau apa yang telah mereka pikirkan selama hari-hari mereka.

Baca juga:  Benarkah Operasi Plastik Bisa Membantu Seseorang Berhenti Merokok?

Hargai hubungan Anda

Hubungan tentu tidak selalu berjalan mulus. Pasti akan selalu ada momen naik dan turun. Nah, saat Anda dan pasangan bertengkar dan beradu argumen, kalian tak lantas membiarkan emosi menguasai diri. Kalian tahu pentingnya introspeksi diri dan tak malu untuk mengakui jika salah satu dari kalian melakukan kesalahan.

Anda menghargai dan memprioritaskan hubungan Anda. Anda mencurahkan ruang dalam hati, pikiran, dan hidup Anda untuk memelihara dan menikmati hubungan Anda.

Percaya

Anda dan pasangan percaya bahwa Anda akan ada secara emosional untuk satu sama lain. Anda percaya bahwa Anda akan bertindak dengan cara yang mendukung satu sama lain dan hubungan. Hubungan yang sehat dilandasi oleh rasa percaya akan satu sama lain.

Ilustrasi: saling memberikan kepercayaan satu sama lain

Ilustrasi: saling memberikan kepercayaan satu sama lain

Pasangan merupakan teman diskusi terbaik Anda

Anda merasa nyaman untuk mengeluarkan unek-unek padanya, begitupun dengan dirinya. Dia bisa menjadi pendengar yang baik dan sekaligus juga memberikan pandangannya terkait hal yang sedang Anda bicarakan. Jika Anda terpuruk, dia ada untuk menguatkan dan jika Anda merasa senang dia ada untuk merayakan kegembiraan bersama Anda.

Secara efektif mengelola perbedaan pendapat

Dalam menjalani hubungan, tentu tak selamanya kalian mempunyai pandangan yang sama akan suatu hal, terutama mengenai keberlangsungan hubungan kalian. Namun, hal itu tak lantas membuat kalian ragu untuk mengeluarkan isi hati masing-masing. Ingat, dalam hubungan yang sehat, peran kalian berdua seimbang dan tak ada yang namanya memaksakan kehendak pribadi.

Baca juga:  Mau Punya Kulit Putih Dalam Waktu Singkat? Coba Body Lotion Pemutih dari Vaseline

Anda menangani konflik dengan cara yang saling menghormati. Anda mengatasi perasaan Anda dengan cukup baik sehingga Anda masing-masing merasa didengar, semoga mengurangi intensitasnya. Ini memungkinkan Anda untuk bekerja sebagai tim untuk menyelesaikan pertikaian antara Anda dan masalah sebelum Anda – atau setidaknya menemukan cara yang saling memuaskan untuk bergerak maju.

Komunikasi adalah kunci dari kualitas semua hubungan cinta di muka bumi. Kalau tidak bisa berkomunikasi dengan baik, lalu untuk apa hubungan dilanjutkan? Ujung-ujungnya hanya membuat sakit hati saja. Anda dan pasangan bisa berkomunikasi dan menyampaikan apa yang dirasakan dengan jujur dan tidak pakai kode-kodean. Apa yang dirasa selalu bisa diungkapkan dengan kata-kata. Masalah tidak pernah dibiarkan menumpuk sampai jadi bom waktu dan meledak.

Hubungan harus dijalin berdasarkan respek dan kesetaraan, alih-alih dengan keinginan untuk menguasai dan mengontrol orang lain. Pada awalnya, mungkin Anda tidak terlalu memikirkan perilakunya, tetapi perilaku yang tidak bermartabat akan berpengaruh besar dalam menjalin hubungan. Pastikan Anda memilih pasangan yang berperilaku baik dan mampu menghargai Anda, tidak posesif, tidak suka menghina, membentak, atau mempermalukan orang lain. Tindak kekerasan dilakukan atas keputusan orang yang bersangkutan. Anda tidak perlu menjadi korban sebab tidak seorang pun berhak melakukan kekerasan kepada orang lain.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: