Waspadai Hal Ini Pada Saat Kehamilan Tiga Bulan

Ibu Hamil - (Sumber: huffingtonpost.com) Ibu Hamil - (Sumber: huffingtonpost.com)

tiga bulan adalah ketika usia janin menginjak tiga bulan, di mana pada usia tiga bulan ini Ibu mulai sadar bahwa ia tengah mengandung. Ketika sudah ketahui, maka banyak hal yang harus Ibu ketahui mengenai 3 bulan ini, diantaranya seperti ciri-cirinya, perkembangan serta pertumbuhan janin pada usia 3 bulan.

Pada usia kehamilan tiga bulan tersebut, terdapat beberapa ciri dan tanda yang dialami oleh kebanyakan bumil, di antaranya adalah morning sickness, tubuh merasa mudah lelah, terjadinya perubahan hormon yang menyebabkan seorang ibu menjadi mudah emosi dan marah serta sensitif. Oleh karenanya, dirasa penting bagi Ibu untuk mengontrol tubuh guna menjaga tubuh serta janin yang ada di dalam kandungan.

Ciri ciri emosional dan fisik kehamilan tiga bulan

Dari sisi emosional, ketika memasuki fase tiga bulan, kondisi Ibu dianggap paling bergejolak. Hal tersebut dikarenakan, adanya perubahan hormon yang terjadi di dalam tubuh Ibu tiga bulan, sehingga ada beberapa diantaranya kaum yang mudah merasa marah. Kondisi ini bisa dianggap sebagai salah satu tanda hamil tiga bulan.

Selain itu, Ibu hamil kerap merasa cemas akan kondisi janin yang ada dalam kandungan, kondisi ini dianggap wajar dan umum terjadi pada Ibu hamil. Namun, rasa kekhawatiran atau rasa cemas yang dirasakan ternyata dianggap bisa berpengaruh terhadap suami atau pasangan.

Ciri ciri lain pada kehamilan tiga bulan adalah gairah seks seorang wanita pada umumnya mulai menurun. Kemudian, meski kondisi perut Ibu hamil belum terlalu menunjukkan perubahan, akan tetapi pada usia kehamilan akhir trimester pertama ini kondisi rahim pada Ibu hamil mulai sedikit berubah, yaitu berada di bagian atas panggul.

Tidak hanya itu, Ibu hamil juga akan mengalami perubahan pada payudara. Hal ini dikarenakan pada usia kehamilan tiga bulan ini, bagian payudara akan berubah menjadi lebih besar serta terasa jauh lebih lembut dan bagian puting akan terlihat jauh lebih gelap ketimbang sebelumnya.

Tanda janin tidak berkembang pada usia kehamilan tiga bulan

Persis seperti pada saat usia kehamilan satu dan dua bulan, pada kehamilan tiga bulan masih banyak Ibu hamil yang tidak mengetahui tanda tanda apakah janinnya berkembang atau tidak. Padahal hal tersebut sangatlah penting untuk diketahui bagi semua Ibu hamil.

Ada beberapa tanda yang umumnya terjadi pada beberapa Ibu hamil yang memiliki janin tidak berkembang, di antaranya adalah

  1. Rasa nyeri pada perut. Berbeda seperti rasa nyeri pada perut yang terjadi pada orang normal, rasa nyeri pada perut yang dirasakan karena janin tidak berkembang ini dirasa sangat sakit dan tidak tertahankan. Semakin hari nyeri itu akan bertambah semakin sakit dan tidak berkurang. Rasa nyeri ini adalah tanda awal janin tidak berkembang.
  2. Pendarahan. Pendarahan umumnya dialami oleh Ibu hamil yang janinnya tidak berkembang. Pendarahan tersebut terjadi seperti halnya pada saat menstruasi, dan ini bisa menjadi suatu pertanda bahwa jaringan pembentuk janin sedang luluh ataupun rontok.
  3. Flek tanpa henti. Adanya flek pada Ibu hamil sebenarnya adalah hal yang umum, karena diakibatkan oleh membesarnya rahim. Namun jika flek tersebut terjadi terus menerus bahkan sampai dua minggu, flek tersebut bisa dianggap sebagai pertanda janin tidak berkembang. Flek tersebut bisa berupa cairan darah segar maupun berwarna kekuningan.
  4. Berat badan tidak naik. Pada kehamilan normal dan sehat, pertumbuhan janin juga diiringi oleh naiknya berat badan Ibu hamil. Namun terdapat beberapa Ibu hamil yang justru mengalami berat badan turun. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, bisa jadi janin tidak berkembang. Namun  bukan itu saja, janin tetap berkembang akan tetapi Ibu hamil seringkali mengalami nafsu menurun, sering muntah dan lain lain.
  5. Tidak mual. Mengalami morning sickness yang disertai pusing dan mual adalah salah satu hal yang lazim dirasakan sebagian dari Ibu hamil. Salah satu tanda janin tidak berkembang adalah seorang Ibu tidak merasa mual. Namun hal tersebut tidak lantas dibenarkan, karena pada contoh kasus terdapat Ibu hamil yang memiliki janin sehat namun tidak merasakan mual.
  6. USG. melakukan pemeriksaan USG nampaknya menjadi hal lumrah yang dilakukan oleh Ibu hamil sekarang ini. Hal ini dapat memastikan apakah janin berkembang atau tidak. Pada saat kehamilan tiga bulan, usia janin sebesar kacang hijau dan akan berkembang menjadi lebih besar. Apabila janin masih tetap sebesar kacang hijau, artinya janin tidak berkembang.

Tidak berkembangnya janin adalah hal yang paling ditakuti bagi semua Ibu hamil, akan tetapi hal tersebut bisa diatasi dengan cara menghindari penyebab terjadinya. Ada beberapa penyebab yang memicu janin tidak berkembang, antara lain adalah kurangnya asam folat, terjadinya pembekuan darah yang menyebabkan perkembangan janin pada kandungan terhenti, infeksi virus herpes, infeksi Rubella, usia Ibu hamil yang masih terlalu muda, merokok baik pasif maupun aktif, tubuh Ibu hamil terlalu gemuk, terlarang dan masih banyak lagi.

Ibu Hamil - (Sumber: rebelcircus.com)

Ibu Hamil – (Sumber: rebelcircus.com)

Selain itu memberikan asupan sehat pada saat kehamilan juga dianggap dapat menurunkan tingkat risiko janin tidak berkembang, tidak hany itu janin pada usia ini juga dianggap sudah mengalami proses pembentukan otak. Dikutip dari Baby Center, terdapat beberapa jenis yang wajib dikonsumsi pada usia kehamilan tiga bulan, seperti memakan banyak hijau ketimbang , mengkonsumi yang kaya akan tepung seperti kentang, pisang raja dan ubi.

Ibu hamil juga disarankan untuk memakan coklat dan sereal yang kaya akan serat. Usahakan untuk mengkonsumsi daging, ikan dan telur karena makanan tersebut berfungsi untuk kecerdasan dan perkembangan otak janin. Tidak kalah penting adalah asupan susu, keju dan yoghurt karena kaya akan kalsium yang sangat dibutuhkan oleh pertumbuhan janin.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: