Warna Kulit Berbeda, Mengapa Tidak?

warna, kulit, putih, pucat, sakit, kurang, sehat, tan, gelap, berjemur, di, amerika, serikat, india, faktor, perbedaan, melanin, albino, model, lupita, karir, menarik, cantik, australia, switzerland Dua wanita dengan warna kulit berbeda

Di negara Barat, putih sering dihubungkan dengan kondisi badan yang sakit atau kurang sehat dan jarang berolahraga. Media di Amerika Serikat memiliki beberapa pendapat mengenai putih yang dianggap kuno dibanding dengan kecoklatan yang sehat. Bagi penduduk Amerika Serikat yang memiliki putih pucat, mereka akan berusaha membuat kulitnya terlihat lebih coklat dengan menggunakan bronzer, berjemur, dan tindakan lain yang bisa membuat kulitnya tampak coklat.

Di Norwegia, kulit putih pucat dianggap sebagai keadaan yang tidak menguntungkan karena menjadi suatu tanda bahwa Anda tidak menghabiskan banyak waktu di luar rumah/ruangan. Bisa juga dianggap tidak pergi berlibur ke tempat yang tersedia cukup sinar matahari, di mana tempat itu dinilai bisa memberikan dampak positif.

Sebagian besar masyarakat menginginkan tampilan yang muda, dan sehat. Suatu waktu pernah diakui adanya anggapan bahwa orang dengan kulit putih pucat itu cantik/menarik. Biasanya, orang dengan kulit seperti itu bekerja dari dalam rumah/di dalam ruangan.

Tetapi, seiring berjalannya waktu, anggapan tersebut berubah. Orang yang pergi berangkat liburan ke tempat dengan sinar matahari cukup, serta mengerjakan olahraga di luar ruangan sehingga membuat kulitnya menjadi kecoklatan dipandang cantik/menarik.

Memiliki kulit yang lebih gelap dari orang pada umumnya dianggap menarik, sehingga sebagian orang memilih cara-cara yang justru dapat meningkatkan risiko terkena kanker. Caranya dengan mengunjungi solarium yang merupakan lembaga di mana Anda perlu membayar sebagian uang untuk berada di bawah lampu UV dengan tujuan memberikan stimulasi kulit Anda demi menaikkan pigmentasi.

warna, kulit, putih, pucat, sakit, kurang, sehat, tan, gelap, berjemur, di, amerika, serikat, india, faktor, perbedaan, melanin, albino, model, lupita, karir, menarik, cantik, australia, switzerland

berkulit putih sedang berjemur

Cara di atas menjadi lebih populer beberapa waktu lalu, tetapi jumlah orang yang melakukannya menurun seiring dengan meningkatnya pengetahuan mengenai efek yang negatif untuk kesehatan.

kulit putih pucat juga menjadi perbincangan di Switzerland. Mereka yang berkulit putih, dianggap terlalu miskin untuk pergi berlibur setidaknya di Pegunungan Alpen. Selain itu, bisa juga dianggap Anda tidak memiliki keberanian untuk berada di kolam air panas selama musim panas yang singkat. Terkadang, hampir sebagian besar masyarakat akan berbondong-bondong menuju kolam renang di musim panas untuk mendapatkan kulit yang lebih gelap dari biasanya.

Di Switzerland, obsesi untuk kulit tan atau berwarna coklat merupakan salah satu peringkat teratas untuk risiko kanker. Untuk mendapatkan kulit yang coklat, banyak penduduknya yang pergi ke Thailand, dan juga ke Australia.

Bahkan ilmuwan dari Rumah Sakit Umum Massachusetts mengembangkan sebuah obat yang memiliki efek seperti saat Anda berjemur. Obat itu akan bekerja dengan membuat kulit memproduksi warna coklat pada pigmen melanin. Obat itu sudah diujikan pada sampel kulit dan tikus.

Diharapkan, obat itu bisa bekerja dengan baik. Hal itu dipicu adanya kejadian ketika seseorang berjemur, bukannya mendapatkan warna kulit yang gelap, tetapi biasanya mereka akan merasa terbakar. Obat yang dikembangkan ilmuwan Amerika Serikat itu dianggap memiliki kelebihan, yaitu memperlambat kemunculan tanda-tanda penuaan. Para ilmuwan tidak ingin mengaitkan obat ini dengan kosmetik, tapi sebagai langkah untuk pencegahan kanker kulit.

warna, kulit, putih, pucat, sakit, kurang, sehat, tan, gelap, berjemur, di, amerika, serikat, india, faktor, perbedaan, melanin, albino, model, lupita, karir, menarik, cantik, australia, switzerland

Wanita berkulit putih pucat

Tujuan diciptakannya obat itu merupakan sebuah strategi untuk melindungi kulit dari radiasi ultraviolet dan kanker. Pigmen gelap biasanya berhubungan dengan risiko yang lebih rendah terkena segala bentuk kanker pada kulit.

Melanin gelap merupakan tabir surya alami tubuh. Melanin hanya terbentuk setelah rantai reaksi kimia pertama muncul sebagai hasil dari paparan sinar matahari. Obat baru itu akan membuat tubuh melewatkan kerusakan yang kemungkinan timbul dan langsung memproduksi melanin. Obat akan bekerja saat digosokkan pada kulit dan bisa menggelapkan warna kulit.

Hasil berupa kulit gelap yang palsu seakan hanya terkesan seperti mengecat kulit dan tidak melindungi kulit. Namun, obat itu menawarkan sesuatu yang berbeda. Tes menunjukkan melanin yang diproduksi karena efek obat berhasil menangkal bahaya radiasi sinar UV.

Menurut salah satu peneliti, Dr David Fisher, mengatakan bahwa perlu dilakukan pemakaian tabir surya dan dipandu dengan penggunaan obat demi perlindungan maksimal untuk kulit. Sejauh ini memang belum ditemukan masalah terkait temuan baru ini, tapi para peneliti masih ingin melakukan uji coba sebelum diedarkan ke .

Berbanding terbalik dengan yang terjadi di Amerika Serikat dan negara lainnya, di India, wanita yang memiliki kulit gelap rela menghabiskan uang mereka untuk membuat kulitnya terlihat cerah.

warna, kulit, putih, pucat, sakit, kurang, sehat, tan, gelap, berjemur, di, amerika, serikat, india, faktor, perbedaan, melanin, albino, model, lupita, karir, menarik, cantik, australia, switzerland

Wanita India berkulit coklat, sedang menjalani

Dengan adanya fenomena orang yang ingin mengubah warna kulitnya, mengundang pendapat beberapa orang yang menyatakan bahwa semua warna kulit adalah hal yang menarik, dan Anda tidak perlu berusaha untuk mengubahnya. Bagi sebagian orang, kulit putih tidak lantas menjadikan Anda tampak lebih menarik, dan berkulit coklat tidak otomatis menjadikan Anda tidak menarik.

Jika menyinggung mengenai warna kulit, apakah putih pucat atau bahkan coklat hingga gelap, hal itu mungkin tidak harus menjadi permasalahan. Beberapa orang sudah membuktikannya, seperti Lupita Nyong’o. Dengan kulit yang terbilang gelap, ia berhasil mengukuhkan prestasi, di antaranya menjadi wanita tercantik di dunia tahun 2014 oleh majalah People. Ia juga menjadi salah satu Women of the Year versi majalah Glamour. Tidak ketinggalan juga, Lupita berhasil memenangkan piala Oscar untuk kategori Best Supporting Actress. Dan, masih banyak prestasi-prestasi lainnya.

Memiliki kulit putih pucat, bahkan albino, juga tidak menghalangi karier Connie Chu. kelahiran Hongkong itu telah bekerja sama dengan desainer Prancis, Jean Paul Gaultier di usia 24 tahun.  Tidak hanya terbatas untuk mereka yang berkulit sangat gelap atau putih, beberapa orang dengan kondisi kulit berbeda pun mampu menunjukkan bahwa mereka juga bisa berprestasi.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: