Tips dan Waktu Mengganti Dokter Anak untuk Remaja

Dokter Anak untuk Remaja - www.npr.org

Di Indonesia saat ini, jumlah orang sakit kian meningkat dan banyak rumah sakit atau klinik yang selalu ramai dikunjungi pasien. Di antara banyaknya pasien, sering dijumpai juga remaja yang masih berada di antrean spesialis dokter anak. Remaja tersebut memang masih tergolong muda, dan bisa dibilang baru berusia belasan tahun. Nah, dalam hal ini, Anda juga perlu menyadari kapan waktu yang tepat bagi anak Anda untuk berganti dokter dan tidak berobat pada dokter anak lagi. Jadi, kapan waktu yang tepat bagi Anda untuk mengganti dokter anak?

Berganti Dokter Dilihat dari Umur Anak 

Kapan itu terjadi, tergantung pada umur anak Anda dan praktik yang dijalankan oleh dokter spesialis anak Anda. Beberapa remaja siap untuk mengganti dokter ketika mereka menjadi orang dewasa yang sah pada usia 18, atau bosan duduk dengan bayi di ruang tunggu. Beberapa remaja juga berobat di dokter anak hingga sang dokter mengizinkan mereka untuk berganti dokter. Praktiknya, banyak yang memiliki aturan tegas tentang kapan pasien harus mengganti dokter, sementara yang lain tidak, membiarkan mereka tinggal sampai tahun-tahun awal usia 20-an.

Idealnya, para remaja akan memiliki transisi yang lancar dari satu penyedia layanan kesehatan ke yang lain, seperti penyerahan penuh atas kondisi pasien pada dokter dan kejelasan tentang semua informasi medis lainnya yang diperlukan. Sayangnya, semua itu seringkali tidak berjalan sesuai dengan prosedur. Banyak remaja menemukan diri mereka terombang-ambing tanpa dokter yang tepat, yang dapat menjadi masalah khusus bagi mereka yang memiliki masalah kesehatan kronis. Selain itu, banyak orang menemukan diri mereka duduk di kantor dengan seorang dokter yang tidak tahu apa-apa tentang mereka. Situasi ini sering diperburuk ketika para remaja itu tidak cukup tahu tentang sejarah medis mereka sendiri untuk mempercepat tindakan dokter.

Untuk itu, sangat diperlukan bantuan orang dewasa, terlebih orang tua, untuk membimbing mereka dalam menemukan dokter yang tepat dan segera mengganti dokter mereka dari dokter anak. Berikut adalah beberapa tindakan yang dapat dilakukan orang tua dan remaja untuk memastikan transisi ini berjalan semulus mungkin.

Berganti Dokter Dilihat dari Umur Anak - familydoctor.org

Berganti Dokter Dilihat dari Umur Anak – familydoctor.org

Tips untuk Memilih Dokter bagi Remaja

Tindakan pertama yang bisa Anda lakukan untuk membantu anak Anda menemukan dokter yang tepat di masa transisi, yaitu dengan membangun keterampilan dan memahami kebutuhan kesehatan pada diri anak Anda di masa remaja. Pada saat anak Anda mencapai usia remaja, beri mereka waktu sendirian dengan penyedia layanan kesehatan yang bisa mereka jangkau dengan mudah. Ini memungkinkan remaja mempraktikkan advokasi diri dan membangun keterampilan yang diperlukan untuk membicarakan kebutuhan kesehatan dan perawatan kesehatan mereka.

Jika anak remaja Anda memiliki masalah kesehatan kronis, ajari mereka tentang hal itu. Pada saat mereka berusia 18 tahun, mereka harus memiliki pemahaman yang kuat tentang kondisi mereka dan implikasinya. Jika anak remaja Anda minum obat secara teratur, pastikan mereka tahu nama, dosis, dan untuk apa mereka meminumnya. Bantu mereka mempelajari kemandirian dalam minum obat dan juga bantu mereka untuk mengetahui kapan waktunya minum obat dengan tepat. Cara ini bisa Anda lakukan saat anak Anda mulai memasuki sekolah menengah pertama.

Tindakan berikutnya yang bisa Anda lakukan untuk membantu anak remaja Anda dalam menemukan dokter yang sesuai, yaitu pastikan anak Anda tahu semua alergi mereka. Banyak remaja tidak mengetahui tentang alergi yang mereka alami, termasuk penyebabnya. Kondisi ini dapat membuat para remaja semakin bingung dalam memilih dokter. Ada baiknya juga Anda memberi catatan kecil untuk anak mengenai penyebab alergi yang mereka alami. 

Bagaimana Jika Anak dalam Kondisi Cacat?

Seorang remaja penyandang cacat mungkin membutuhkan keterlibatan Anda dalam kehidupan dan perawatan kesehatan mereka saat melewati usia 18 tahun. Berkonsultasilah dengan dokter Anda apakah perwalian akan menjadi ide yang baik atau tidak. Akan lebih baik jika Anda memulai konsultasi pada dokter saat anak Anda menginjak usia 16 tahun, karena prosesnya dapat memakan waktu.

Tanyakan kepada dokter anak Anda kapan pasien harus meninggalkan tempat praktik, sehingga Anda tahu kapan Anda harus memulai transisi. Mungkin perlu beberapa saat untuk menemukan dokter dan membuat janji. Jadi, mulailah setidaknya satu tahun sebelumnya.

Jangan lupa juga untuk menanyakan kepada perusahaan asuransi Anda tentang opsi untuk praktik perawatan primer. Cari praktik dan praktisi secara online agar lebih mudah dan praktis. Dapatkan rekomendasi dari orang yang Anda percayai, termasuk dokter anak Anda, sebelum Anda berniat mengganti dokter anak Anda.

Dokter Baru untuk Remaja - raisingchildren.net.au

Dokter Baru untuk Remaja – raisingchildren.net.au

Apa yang Perlu Diketahui Dokter Baru?

Anda perlu mentransfer catatan kesehatan dari dokter anak ke tempat praktik baru. Apa yang paling dibutuhkan dokter baru adalah beberapa catatan terakhir dalam diagnosis kondisi kesehatan anak Anda (termasuk catatan fisik terakhir dan catatan khusus terbaru), catatan vaksinasi, dan daftar obat maupun daftar alergi yang telah diperbarui.

Pastikan juga dokter anak remaja Anda mengetahui riwayat kesehatan keluarga. Tuliskan masalah medis apa pun dalam keluarga, terutama masalah orang tua, saudara kandung, kakek-nenek, dan kerabat dekat remaja Anda. Ini bukan sesuatu yang sering dibicarakan keluarga, namun itu informasi penting untuk dokter baru remaja Anda.

Jika Anda melakukan hal tersebut pada saat mereka melakukan transisi dari dokter anak ke dokter perawatan primer baru, semua orang akan lebih siap, tidak hanya anak Anda, tetapi juga dokter baru yang menempatkan anak Anda di posisi terbaik dalam praktik perawatan kesehatan.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: