Dapat Dipakai untuk Menambah Nafsu Makan, Apakah Konsumsi Vitamin B Complex Bikin Gemuk?

Ilustrasi: mengonsumsi vitamin (sumber: grassrootshealth.com)Ilustrasi: mengonsumsi vitamin (sumber: grassrootshealth.com)

Vitamin yang termasuk dalam kelompok vitamin B kompleks adalah vitamin B1, vitamin B2, asam pantotenat, niasin, vitamin B6, biotin, vitamin B11, dan vitamin B12. Vitamin-vitamin ini dimasukkan dalam satu kelompok karena mempunyai persamaan fungsi, yaitu sebagai koenzim. Akhir-akhir ini, beberapa senyawa seperti inositol, kolin, dan asam para-mino benzoat juga dimasukkan ke dalam kelompok vitamin B kompleks ini.[1]

Suplemen vitamin B kompleks diformulasi dari beberapa macam vitamin B, dan pada umumnya ditambahkan pula dengan sejumlah mineral yang dianggap perlu untuk mendukung berfungsinya vitamin B yang menjadi materi utamanya.

Untuk mendapat manfaat sempurna dari vitamin B kompleks, tentu harus diformulasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing tubuh. Setiap individu perlu vitamin B kompleks dengan formulasi berbeda-beda sesuai dengan kebutuhannya. Inilah pilihan terbaik, namun tidak praktis dan tentu sulit dilakukan. Untuk itu, Anda harus mengonsumsi suplemen vitamin B kompleks yang telah tersedia.

Di pasaran tersedia beragam formulasi vitamin B kompleks. Pastikan Anda mengonsumsi vitamin B kompleks yang mengandung vitamin B sesuai kebutuhan Anda. Dosis suplemen vitamin B kompleks yang Anda konsumsi idealnya harus disesuaikan dengan kebutuhan Anda masing-masing. Namun, jika Anda tidak mengetahui seberapa banyak tambahan vitamin B yang Anda perlukan, maka Anda dapat mengikuti dosis anjuran yang direkomendasikan oleh produsen pembuat suplemen vitamin B kompleks yang Anda konsumsi.[2]

Baca juga:  Mengapa Anda Harus Selalu Menghapus Makeup Sebelum Tidur?

Manfaat Vitamin B Kompleks

  • Membantu proses metabolisme tubuh. Vitamin B kompleks mampu memperbaiki pencernaan dan produksi asam klorida (HCL) yang berfungsi memecah lemak, protein, dan karbohidrat.Vitamin B1, B2, B3 dan B6 sangat penting dalam menjaga pencernaan. Oleh sebab itu, kekurangan vitamin B complex dapatmemicu masalah pencernaan.
  • Meningkatkan fungsi otak. Vitamin ini juga dapat membantu meningkatkan fungsi memori dan konsentrasi. Vitamin B kompleks bekerja dengan cara membangun pelindung di sekitar saraf otak dari ancaman homosistein yang merupakan racun untuk sel-sel saraf.
Ilustrasi: kapsul vitamin B kompleks

Ilustrasi: kapsul vitamin B kompleks

  • Meningkatkan energi.Vitamin B kompleks membantu mengubah karbohidrat menjadi glukosa untuk sumber energi. Jika kekurangan vitamin ini, maka produksi energi dalam tubuh tak akan berjalan dengan optimal. Oleh sebab itu, defisiensi vitamin B complex dapat membuat Anda cepat lelah atau mengalami penurunan vitalitas ketika beraktivitas.
  • Menurunkan kadar kolesterol. Dalam vitamin B kompleks juga mengandung unsur niacin yang membantu menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).
  • Mencegah penuaan dini. Vitamin B kompleks diketahui berperan untuk menjaga kesehatan kulit, rambut, dan kuku.
Baca juga:  Manfaat dan Harga Inlacta DHA Bagi Ibu Hamil & Menyusui

Vitamin B Complex untuk Gemuk

Vitamin B kompleks, terutama vitamin B1 dan B6 bermanfaat untuk meningkatkan nafsu makan. Alhasil, vitamin B kompleks kerap digunakan untuk gangguan pencernaan dengan penurunan nafsu makan. Orang yang berat badannya terlalu kurus dapat mencoba mengonsumsi vitamin B complex untuk meraih berat badan yang ideal.

Namun, sebagian orang mungkin merasa khawatir konsumsi vitamin B complex dapat membuat tubuhnya terlalu gemuk. Benarkah demikian? “Mengonsumsi vitamin, khususnya vitamin B tidak akan membuat gemuk. Hanya saja, mereka yang sudah mengonsumsi vitamin ini akan merasa badannya lebih fit sehingga nafsu makannya meningkat. Namun sayangnya tidak diimbangi dengan olahraga, inilah yang membuat tubuh menjadi lebih gemuk,” kata dr Manfaluthy Hakim, SpS(K), seperti dilansir Detik.

Lebih lanjut dr Luthy memaparkan, konsumsi vitamin B yang dibutuhkan tubuh tak akan membuat tubuh jadi gemuk. Vitamin B, khususnya B1, B6, dan B12 yang dibutuhkan saraf akan terserap tubuh paling banyak hanya 2%. “Sisanya akan keluar melalui urine. Jadi, jangan heran kalau pada saat mengonsumsi vitamin B bau dari urine Anda sedikit berbeda dari biasanya. Vitamin B berbeda dengan vitamin A atau D yang tidak dikeluarkan melalui urine, sehingga jangan takut untuk mengonsumsinya secara maksimal,” terangnya.

Baca juga:  Studi Terbaru: Sarapan Bukan Kunci Menurunkan Berat Badan

[1]Sumardjo, D. 2006. Pengantar Kimia Buku Panduan Kuliah Mahasiswa Kedokteran dan Program Strata I Fakultas Bioeksakta. Hanif A dkk, editor. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

[2]Lingga, L. 2012. Program Anti-X Tanpa Obat. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: