Usir Perut Kembung, Ini Rekomendasi Makanan Menurut Ahli Diet

Ilustrasi: perut kembung (sumber: netdoctor.co.uk)Ilustrasi: perut kembung (sumber: netdoctor.co.uk)

Perut buncit merupakan salah satu kasus yang dialami oleh banyak orang. Bagi wanita, perut buncit bisa menjadi masalah serius, terkait dengan bentuk penampilan tubuh yang kurang bagus. Perut buncit tidak hanya disebabkan penumpukan lemak, bisa jadi ada kemungkinan bahwa Anda sedang kembung. Kembung yang membuat perut buncit sering dialami wanita di atas usia 40 tahun, karena sistem pencernaan yang lambat seiring bertambahnya usia.

Ada beberapa cara untuk mengatasi perut kembung dan mengembalikan perut menjadi rata. Anda dapat mengonsumsi beberapa jenis makanan dan melakukan perubahan gaya hidup. Masukkan menu berikut ini ke dalam menu harian Anda, dan perut Anda akan kembali rata dalam beberapa hari kemudian.

Rutin Konsumsi Makanan Berserat

Sembelit juga dapat membuat perut Anda buncit, tetapi satu cara mudah untuk menghilangkannya adalah dengan mengonsumsi serat setiap hari. Ini membuat sistem pencernaan lebih cepat dalam satu hari, sehingga sembelit dapat teratasi. Berdasarkan penelitian tentang sarapan, peneliti University of Toronto mengatakan bahwa mengonsumsi dua jenis serat sekaligus adalah yang paling efektif.

Pilih Makanan Berkarbohidrat Kompleks

Memasukkan roti putih, pasta, atau makanan manis bergula adalah hal yang perlu dihindari jika Anda tidak ingin kembung. Mengapa? Dijelaskan pakar nutrisi Amy Shapiro, RD, tubuh memecah karbohidrat olahan menjadi glukosa, atau gula, dengan sangat cepat. Sebagian dari glukosa itu digunakan sebagai energi, tetapi apa pun yang tidak Anda perlukan segera disimpan di otot dan hati untuk nanti. Ketika Anda menyimpan glukosa, Anda menyimpan setiap molekul bersama dengan dua molekul air. Itu dapat menyebabkan retensi air dalam tubuh yang dapat membuat Anda merasa kembung.

Baca juga:  Info Daftar Rekomendasi Bedak Untuk Biang Keringat Pada Bayi dan Balita
Ilustrasi: bahan makanan mengandung karbohidrat kompleks (sumber: dietdoctor.com)

Ilustrasi: bahan makanan mengandung karbohidrat kompleks (sumber: dietdoctor.com)

Tukar karbohidrat olahan dengan karbohidrat kompleks, seperti nasi utuh atau kentang manis. Mereka berserat lebih tinggi dan tidak membuat tubuh menyimpan air terlalu banyak. Sehingga, mereka tidak menyebabkan perut kembung. Jika Anda terbiasa membuat mie instan atau pasta karena mereka cepat, cobalah beras atau gandum yang cepat dimasak seperti quinoa.

Makanan dengan Kandungan Kalium Tinggi

Kadar kalium tinggi pada makanan dapat membantu tubuh Anda menyingkirkan kelebihan air di bagian tengah tubuh Anda. Kembung di perut disebabkan oleh dua mineral utama yang mengontrol jumlah air dalam tubuh Anda, yaitu kadar kalium dan natrium yang tidak seimbang. Ketika tingkat natrium tubuh Anda terlalu tinggi, jaringan yang ada di bagian perut Anda akan menahan lebih banyak cairan, sehingga terlihat buncit dan kembung.

Anda dapat mengembalikan keseimbangan natrium dan kalium di tubuh Anda dengan meningkatkan asupan potasium hingga 2.600 mg optimal per hari, ini direkomendasikan National Institutes of Health. Perlu Anda ketahui pula, makanan adalah sumber kalium yang aman, tetapi suplemen tidak. “Mereka dapat menyebabkan kalium menumpuk di tubuh dan berpotensi menyebabkan irama jantung yang tidak normal dan bahkan serangan jantung, terutama pada orang dengan masalah ginjal atau jantung,” kata Leslie Bonci, RD, MPH, kepala petugas nutrisi di Come Ready Nutrition.

Baca juga:  Rekomendasi 5 Snack Rendah Kalori di Supermarket untuk Camilan Kamu

Untuk itu, Anda bisa menambah buah dan sayuran yang kaya kalium, bersama dengan lentil, susu, dan jus jeruk. Saat Anda menyeimbangkan kembali sistem pencernaan Anda, Anda akan mengeluarkan natrium tambahan bersama dengan air. Hal ini yang menyebabkan buncit dan kembung menjadi hilang.

Cobalah Teh Herbal

Untuk mengatasi perut kembung yang mengakibatkan buncit, Anda perlu mencoba beberapa macam minuman herbal. Salah satu minuman herbal yang mudah ditemui saat ini, yaitu teh Peppermint. Minuman ini dapat membantu mempercepat pencernaan berkat senyawa pemicu kontraksi otot di usus dan hal ini juga telah terbukti. “Saya menggunakannya sepanjang waktu untuk meredakan gangguan perut kembung dan buncit,” kata Frances Largeman-Roth, RD, pakar nutrisi dan penulis Eating in Color.

Ilustrasi: minum teh herbal

Ilustrasi: minum teh herbal

Hindari Alkohol

Ada baiknya Anda berhenti minum minuman beralkohol, hal ini dapat membuat perut terlihat buncit dan kembung. Sebagai gantinya, Anda bisa menikmati minuman dengan kadar gula yang lebih rendah seperti segelas air perasan jeruk lemon, minuman teh hijau, susu, dan sebagainya.

Baca juga:  Cara Diet Alami dan Sehat Saat Puasa

“Alkohol adalah agen peradangan dan dapat menyebabkan gas,” kata Shapiro. “Ini juga membuat Anda merasa dehidrasi, sehingga mendorong tubuh untuk menampung air sebanyak mungkin. Itu bisa menyebabkan perut kembung.

Cobalah Yoghurt

Ketidakseimbangan bakteri dalam usus Anda dapat menyebabkan sistem pencernaan Anda melambat. Hal ini dapat membuat Anda kembung dan memiliki perut buncit. Namun, yogurt yang mengandung bakteri ramah perut seperti probiotik dapat membantu mengatasi permasalahan tersebut. Probiotik membantu meningkatkan mobilitas usus, sehingga menghilangkan sembelit, mengatasi perut kembung, dan membuat bentuk perut kembali rata.

Makanlah empat ons yogurt tawar setiap hari. Jika Anda bosan dengan yogurt dengan potongan buah, Anda bisa menambahkannya ke saus salad buatan sendiri. Anda juga bisa menggunakan yogurt untuk menyiapkan rendaman daging, atau menggunakannya sebagai bumbu masak olahan.

Mengonsumsi Makanan Berprotein

Protein dapat membantu Anda menghindari makanan ringan yang merangsang kembung seperti kue manis atau keripik asin. Memadukan makanan sumber protein dengan makanan kaya serat akan membuat Anda kenyang lebih lama. Cobalah makan malam yang mengandung protein dan sayuran, lalu bungkus sisa makanan untuk makan siang di hari berikutnya. “Mengonsumsi makanan berprotein dapat membuat orang merasa kenyang lebih lama,” kata Largeman-Roth.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: