Urutan Melakukan Skincare Malam, Pakai Masker Dulu atau Toner Dulu?

Ilustrasi: perawatan wajah (sumber: azulbeauty.com)Ilustrasi: perawatan wajah (sumber: azulbeauty.com)

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan kulit wajah yang bersih, cerah, dan sehat, salah satunya adalah dengan rutin melakukan skincare malam. Dengan melakukan skincare malam, diharapkan bisa membantu mengangkat berbagai kotoran maupun sel-sel kulit mati yang menempel pada wajah.

Agar penggunaan skincare malam hari bisa maksimal, tidak bisa sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan skincare malam dan Anda juga harus mengetahui bagaimana urutannya yang benar. Apa saja? Berikut ini ulasannya yang lengkap untuk Anda, dilansir dari laman Hello Sehat.

Exfoliate

Ahli dermatologi selebriti Dr. Harold Lancer, mengatakan bahwa langkah pertama yang harus Anda lakukan setelah membersihkan sisa makeup adalah exfoliation alias scrub pengelupasan kulit. Ini berfungsi menghilangkan semua sisa kotoran dan sel-sel kulit mati yang membandel sehingga memudahkan kerja sabun pembersih nanti untuk menembus lapisan kulit, demi cuci muka yang lebih efisien.

Ilustrasi: memakai exfoliate scrub (sumber: afrenchtouchsalon.com)

Ilustrasi: memakai exfoliate scrub (sumber: afrenchtouchsalon.com)

Exfoliation tidak perlu dilakukan setiap hari, cukup seminggu sekali saja. Jika Anda memiliki kulit sensitif atau sensitif, dua kali seminggu mungkin terlalu sering dan bisa menyebabkan kulit iritasi. Di sisi lain, jika Anda tinggal di iklim yang lebih hangat atau kulit Anda berminyak secara alami, Anda mungkin harus lebih rajin exfoliate yaitu dua-tiga kali seminggu untuk mengakomodasi penumpukan sel kulit mati yang lebih banyak.

Cuci muka

Wajah yang bersih akan memudahkan bahan-bahan dari produk perawatan kulit lainnya agar terserap lebih optimal. Dr. Day, dermatologis asal Manhattan yang berpraktik di Wall Street Dermatology, dikutip dari Huffington Post menyarankan Anda untuk mencuci wajah dengan sabun pembersih yang spesifik menargetkan masalah kulit Anda.

Ilustrasi: mencuci muka (sumber: yogajournal.com)

Ilustrasi: mencuci muka (sumber: yogajournal.com)

Misalnya jika Anda memiliki jenis kulit wajah yang kering atau sensitif, pilih sabun pembersih wajah yang creamy dan tidak berbusa, juga bebas pewangi dan hipoalergenik. Kemudian basuh dengan air hangat suam kuku. Air yang terlalu panas akan mengeringkan kulit, sementara jika terlalu dingin, kotoran yang menempel di wajah mungkin tidak sepenuhnya rontok dan justru menutup pori-pori.

Toner

Anda bisa lanjutkan dengan mengusap wajah menggunakan kapas yang dibasahi toner untuk pembersihan wajah yang lebih optimal. Toner adalah cairan yang berbasis air dengan konsistensi seperti cuka yang mengandung bahan aktif untuk membantu mengatasi masalah-masalah tertentu.

Ilustrasi: aplikasi toner wajah (sumber: today.com)

Ilustrasi: aplikasi toner wajah (sumber: today.com)

“Tidak hanya dapat menghilangkan kotoran seperti minyak dan sisa make-up, toner juga menenangkan, memperbaiki dan menghaluskan permukaan kulit, juga mengurangi noda dan meminimalkan peradangan atau kemerahan pada kulit,” ungkap Joel Schlessinger, M.D.

Masker wajah

Nah, sudah terjawab bukan mana yang harus Anda pakai, toner dulu atau masker dulu? Ternyata Anda lebih dianjurkan untuk memakai toner terlebih dahulu baru setelah itu Anda bisa menggunakan masker. Hal ini agar sisa-sisa kotoran bisa terangkat, kulit wajah menjadi segar, dan fungsi dari masker bisa menyerap lebih baik.

Ilustrasi: pakai masker wajah (sumber: wellandgood.com)

Ilustrasi: pakai masker wajah (sumber: wellandgood.com)

Ada bermacam-macam masker wajah yang menargetkan berbagai kebutuhan kulit – mulai dari membuka pori-pori yang tersumbat hingga menghaluskan kerutan.

Masker wajah sebenarnya tidak wajib untuk dilakukan selama Anda mematuhi rutinitas skincare malam yang solid dan konsisten. Meski begitu, masker wajah juga bermanfaat untuk membuka pori sehingga bahan aktif menembus dan mudah menyerap ke dalam kulit. “Beberapa masker juga termasuk aromaterapi, jadi cukup memberi sensasi menenangkan yang Anda butuhkan untuk tidur nyenyak,” kata Dr. Day.

Tunggu 5-10 menit sampai sisa bahan masker yang mungkin masih menempel di kulit benar-benar meresap ke dalam

Serum wajah

Ilustrasi: aplikasi serum wajah (sumber: isdin.com)

Ilustrasi: aplikasi serum wajah (sumber: isdin.com)

Setelah cuci muka/melepas masker wajah, tepuk-tepuk wajah Anda dengan lap lembut bersih hingga kering dan oleskan serum wajah. Sebotol serum mengandung sejumlah bahan aktif, dari vitamin hingga antioksidan, yang khusus menargetkan isu-isu kulit yang lebih spesifik — misalnya mendorong regenerasi kulit, mencerahkan, melawan keriput, jerawat, noda hitam dan hiperpigmentasi, atau rona wajah yang tidak merata. Bahan aktif dalam serum mampu menembus ke bagian terdalam kulit lebih cepat, mudah, dan efisien daripada pelembap wajah biasa.

Oleskan ke wajah telanjang agar bahan aktifnya langsung menempel dan meresap pada kulit, yang memungkinkan mereka bekerja dengan lebih baik. Pastikan untuk menghindari area sekitar mata, sudut mulut. dan lipatan hidung. Tunggu sekitar 10 menit sampai sisa bahan serum yang mungkin masih menempel di kulit benar-benar meresap ke dalam

Krim mata

Ilustrasi: aplikasi krim mata (sumber: today.com)

Ilustrasi: aplikasi krim mata (sumber: today.com)

Memasukkan krim mata ke rutinitas kecantikan malam Anda adalah salah satu cara sederhana untuk menjaga penampilan wajah yang awet muda. Krim mata memiliki tekstur yang lebih ringan dari pelembab wajah, secara khusus bekerja melindungi dan menghidrasi kulit sekitar mata yang halus. Krim mata diformulasikan dengan kafein, yang mengurangi bengkak, dan niasinamid, yang meningkatkan kadar air, menjaga kulit agar tidak mengering dan mencegah keriput. Oleskan sedikit krim langsung ke area mata menggunakan jari manis dan tepuk-tepuk lembut sampai bahan terserap ke dalam kulit.

Krim malam

Ilustrasi: memakai krim malam (sumber: rd.com)

Ilustrasi: memakai krim malam (sumber: rd.com)

Produk serum wajah dan krim mata yang mengandung retinoid, terutama yang membutuhkan resep dokter, seringnya bersifat mengeringkan kulit. Oleh karena itu, lanjutkan rutinitas skincare malam Anda dengan pelembab wajah atau krim malam. Oleskan pelembab wajah merata ke seluruh wajah dan leher, dan pijat hingga semua bahan meresap.

Saat mencari pelembab wajah malam hari, Dr. Day menyarankan untuk mencari produk yang mengandung antioksidan, peptida, serta vitamin C dan A untuk membantu memperbaiki kerusakan yang Anda alami di siang hari. Setelah selesai menjalani rangkaian skincare malam, jangan lupa untuk memastikan Anda cukup tidur nyenyak agar kulit bisa bekerja lebih optimal dalam memelihara kesehatannya.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: