Ubi Thailand, Kudapan Khas Thailand Untuk Menu Berbuka

Ubi Thailand - ulilahsan.wordpress.com Ubi Thailand - ulilahsan.wordpress.com

Ubi atau singkong merupakan pengganti nasi yang akrab di lidah Indonesia. Makanan yang merupakan sumber karbohidrat ini banyak ditemukan di pasar hingga modern. Rasanya yang manis, menjadikan singkong tidak hanya dapat diolah dengan cara digoreng ataupun dikukus. Akan tetapi juga dapat diolah menjadi kudapan yang , salah satunya Singkong Thailand.

Ubi Thailand - ulilahsan.wordpress.com

Ubi Thailand – ulilahsan.wordpress.com

Ubi Thailand adalah salah satu makanan ringan yang nikmat khas negara tetangga, yaitu  Thailand. Makanan ini memakai dasar singkong dan disajikan sebagai makanan pencuci mulut atau dessert. Singkong Thailand dapat ditemukan di beberapa yang menyajikan makanan khas Thailand.

makanan ini terbuat dari singkong yang direbus sampai lembut. Kemudian diberi santan kental dengan penambahan daun pandan, vanili ekstrak dan sedikit tepung maizena untuk mengentalkannya. Jika dilihat sekilas, ubi Thailand tersebut hampir sama dengan Kolak singkong khas Indonesia, hanya saja pada ubi Thailand pemberian santan dituangkan terpisah setelah singkong matang.

Karena memiliki rasa dan tampilan layaknya kolak singkong, penganan ubi atau singkong Thailand ini juga biasanya dijadikan sebagai menu takjil saat berbuka puasa.

“Rasanya manis. Di sana biasa disajikan sebagai menu pembuka,” jelas Chef Nurofik, pengajar di Jakarta Culinary Center.

Mahalnya harga singkong Thailand yang ada di restoran, tak heran membuat banyak orang utamanya ibu-ibu untuk membuatnya sendiri di rumah. Mengingat bahan-bahan bakunya adalah bahan yang mudah dicari dengan harga yang relatif murah.

Cara membuatnya juga tergolong mudah. Hanya dengan menyiapkan panci, rebus air hingga mendidih. Kemudian rebus singkong beserta daun pandan, rebus singkong hingga benar-benar empuk, berwarna hampir transparan dan air menyusut. Lalu tambahkan gula pasir, vanili ekstrak dan garam dan rebus hingga larut. Kemudian angkat dan sisihkan. ”Singkongnya direbus dahulu hingga teksturnya menjadi empuk,” kata Chef Nurofik.

Sementara itu cara membuat saus juga sangat mudah. Siapkan panci kecil, masukkan santan, garam, daun pandan dan larutan tepung maizena. Kemudian rebus dengan api kecil sambil diaduk-aduk hingga santan mengeluarkan letupan kecil dan mengental. Lanjutkan merebus selama 2 menit dan aduk-aduk agar santan tidak pecah, lalu angkat.

Untuk penataannya, tata singkong yang telah direbus hingga empuk di piring. Siram dengan saus santan berwarna putih dan hiasi dengan keju parut. Untuk sajian yang lebih menarik, Anda juga bisa menambahkan stroberi, ceri atau irisan daun pandan. Kemudian Sweet Cassava ala Thailand siap dihidangkan.

“Jika Anda berminat, bisa ditambahkan susu kental manis di atasnya. Atau jika ingin rasanya berbeda, bisa tambahkan selai nanas, stroberi, srikaya atau rasa lainnya yang Anda kehendaki. Kalau mau rasa original, ya dengan santan saja,” jelas Nurofik.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: