Tips Pengobatan Jerawat di TikTok, Berhasil atau Justru Berbahaya?

Ilustrasi: pengguna smartphone (unsplash: bruce mars)Ilustrasi: pengguna smartphone (unsplash: bruce mars)

Aplikasi bertajuk musik dan video seperti TikTok ternyata memiliki banyak penggemar, baik dari kalangan artis hingga masyarakat umum. Hal ini yang membuat banyak video menjadi viral, termasuk video tentang pengobatan jerawat. Namun, tak semua life hacks tentang pengobatan jerawat yang sedang tren di TikTok direkomendasikan dokter kulit. Beberapa video justru tidak disarankan dan lebih baik untuk dihindari.

Jerawat merupakan permasalahan yang sangat umum, dengan melibatkan gangguan dari unit pilosebasea yang memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia.[1] Meskipun ini termasuk permasalahan yang biasa, sebagian orang justru mencemaskannya. Memang, acne vulgaris seperti ini bisa membuat nilai kecantikan wajah menjadi berkurang. Hal inilah yang membuat beberapa orang mencari cara untuk menghilangkannya.

Dengan kecanggihan dunia digital, Anda tidak hanya bisa mengakses informasi melalui laman pencarian Google, tetapi juga dari beragam aplikasi yang ada di smartphone seperti TikTok. Ada banyak video tentang cara menghilangkan jerawat di aplikasi ini, tetapi tidak semuanya dibenarkan oleh ahli kesehatan.

Dilansir dari HuffPost, sembarangan menerapkan life hacks untuk mengobati jerawat malah bisa membuat gangguan kulit ini menjadi semakin parah dan meradang. Supaya Anda tidak salah dalam melakukan pengobatan jerawat, berikut adalah beberapa tren pengobatan jerawat di TikTok yang harus dihindari.

Baca juga:  Bijak Bermain Medsos, TikTok Termasuk Penyebab Sosiogenik

Tren Pengobatan Jerawat di TikTok

Ilustrasi: wanita memencet jerawat (sumber: e-konomista.pt)

Ilustrasi: wanita memencet jerawat (sumber: e-konomista.pt)

  • Pasta gigi untuk obat jerawat. Seorang dokter kulit dari New York bernama Marisa Garshick mengatakan, mengoleskan pasta gigi pada kulit untuk menghilangkan jerawat sudah ada sejak lama dan rupanya kini kembali viral. Hal ini memang bisa menjadi perawatan jerawat, tetapi jika dilakukan dengan dosis yang tepat. Jika terlalu banyak dan sering mengoleskan pasta gigi ke kulit, bisa membuat kulit wajah menjadi rusak dan hipersensitif terhadap cahaya matahari, sehingga menjadi kemerahan dan meradang.
  • Potato hack. Menempelkan potongan kentang mentah di atas jerawat untuk menghilangkannya juga sempat menjadi tren di TikTok. Namun, menurut seorang dokter kulit dari California Selatan bernama Melanie D. Palm, hal ini kurang efektif dan bisa berisiko reaksi alergi serta iritasi Pasalnya, kandungan asam salisilat pada kentang yang jumlahnya sangat sedikit, seta kandungan getah yang konon bisa membuat kulit terasa gatal.
  • Menempelkan es batu di jerawat. Seorang dokter kulit dari Miami menjelaskan, mengompres kulit dengan es untuk menghilangkan jerawat memang aman jika dilakukan dengan tepat. Namun, jika dilakukan sembarangan, yakni langsung menggosokkan dan menempelkan es batu di atas kulit, dapat memicu peradangan, kulit kering, dan radang dingin mikroskopis. Supaya aman, Anda harus membungkus es batu dengan kain atau handuk untuk dijadikan kompres.
  • Menutup wajah dengan kain kasa. Cara ini tidak disarankan, terutama bagi Anda yang memiliki jerawat meradang dan parah. Karena, kain kasa hanya akan menutup lesi jerawat dan membuat keadaan di bawah kain menjadi lembap. Kulit juga tidak bisa bernapas lega dan membuat keringat menumpuk di kain, sehingga bakteri jerawat ikut menumpuk dan membuat jerawat semakin parah.
  • Minum air klorofil. Minum klorofil cair untuk membersihkan jerawat cukup populer di TikTok. Namun, para ahli meragukannya untuk dijadikan rekomendasi, karena penelitian ilmiah mengenai efektifitas produk untuk mengobati jerawat masih kurang. Seorang dokter kulit dari New York bernama Hadley King menjelaskan, klorofil aman untuk dikonsumsi, tetapi manfaatnya belum terbukti.
  • Mengoleskan air lemon di kulit. Dokter kulit bernama James Ralston dari New York mengatakan, air lemon bisa menyebabkan iritasi di kulit jika dioleskan secara langsung. Karena, air lemon mengandung asam yang tinggi, yang bisa menyebabkan radang atau kemerahan di kulit.
  • Menyemprotkan air garam ke jerawat. Memang, mengoleskan atau menyemprotkan air garam di kulit yang berjerawat tidak berbahaya. Selain itu, konon garam bisa membantu mengeringkan jerawat dan memiliki efek anti-inflamasi ringan. Namun, hal ini kurang dibenarkan para ahli, karena belum didukung sains.
Baca juga:  Urutan & Cara Layering Skincare Yang Benar

Sementara ada banyak tips pengobatan jerawat dari TikTok yang kurang direkomendasikan, ada juga tips yang dianjurkan para ahli, seperti menggunakan skincare dengan kandungan asam salisilat, retinol, dan benzoyl peroxide. Tak hanya itu, mengonsumsi banyak makanan bergizi seperti sayur dan buah juga diklaim aman dan baik untuk merawat kulit yang berjerawat.

[1] Pratama, Antonius Nugraha Widhi, Maulina Hari Pradipta, Afifah Maclaurin. 2017. Survei Pengetahuan dan Pilihan Pengobatan Jerawat di Kalangan Mahasiswa Kesehatan Universitas Jember. e-Jurnal Pustaka Kesehatan Fakultas Farmasi Universitas Jember, Vol. 5(2): 389-393.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: