Tips Menjaga Kesehatan Agar Cepat Hamil

Pasangan suami istri

Kebanyakan pasangan saat ini mendambakan kehamilan di usia pernikahan muda. Untuk itu, tak jarang mereka mengikuti program hamil. Sebenarnya, Anda tidak hanya perlu mengikuti promil untuk cepat mendapatkan keturunan, tetapi juga wajib menjaga kesehatan agar bisa hamil lebih cepat.

Untuk mengikuti promil, dokter akan memperhatikan usia pasien, apakah pasangan suami istri tersebut berada dalam usia subur atau tidak. Sehingga, dokter bisa menyarankan program kehamilan yang tepat agar pasien bisa cepat mendapatkan momongan. Dalam hal ini, pasangan usia subur (PUS) merupakan salah satu komposisi penduduk yang secara fisik dan seksual sudah matang untuk melangsungkan kehamilan.

Pasangan suami istri bisa langsung mengambil jadwal program kehamilan jika usianya tergolong aman. Rentan usia pada pasangan yang subur, yakni antara 25 tahun hingga 35 tahun. Jika pasangan ingin melangsungkan promil di usia lebih dari 35 tahun, bisa berisiko  preeklamsia, eklamsia, perdarahan, anemia, abortus, dan risiko lainnya.[1]

Selain memperhatikan usia yang tepat untuk melakukan promil, Anda juga harus memperhatikan kesehatan Anda. Berikut adalah tips agar Anda dan pasangan selalu sehat saat menjalani program kehamilan hingga kelahiran.

Perhatikan Berat Badan

cara, puasa, diet, menurunkan, berat, badan, intermiten, efek, massa, otot, naik, makanan, protein, rutinitas, penyesuaian, metode, ekstrem, jenis, alternatif, hari, intens, lemak, gula, sehat

Ilustrasi: menimbang berat badan

Anda dan pasangan perlu memperhatikan berat badan jika ingin cepat mendapatkan buah hati. Saat masa promil, pastikan berat badan Anda normal atau ideal. Bisa dibilang, berat badan yang berlebihan atau terlalu kurang akan lebih berisiko terhadap kegagalan promil. Ini karena berat badan berpengaruh pada kualitas sel telur dan sperma.

Baca juga:  Gejala & Pengobatan Pneumonia Pada Bayi Dan Anak-Anak

Dilansir dari WebMD, berat badan berlebih atau obesitas juga bisa membuat Anda mengalami gangguan selama kehamilan, di antaranya diabetes gestasional, tekanan darah tinggi, mudah lemas atau lesu, dan gangguan pada jantung. Sementara itu, jika Anda memiliki berat badan yang cenderung rendah, ini akan berisiko malnutrisi di saat kehamilan dan kandungan lemah.

Minum Vitamin yang Tepat

Fungsi Konsumsi Asam Folat Sebelum Hamil - www.healthline.com

Mengonsumsi vitamin (sumber: healthline.com)

Konsumsilah vitamin yang diberikan oleh dokter secara teratur dan rutin. Selain membantu meningkatkan daya tahan tubuh, beberapa macam vitamin juga bermanfaat untuk memperbaiki sekaligus menjaga kualitas indung telur dan sperma. Sehingga, Anda bisa memperoleh keturunan dengan cepat.

Selain mengonsumsi vitamin dari dokter, Anda bisa memperoleh asupan vitamin dari makanan. Konsumsilah sayuran dan buah untuk meningkatkan kadar vitamin dalam tubuh. Vitamin biotik seperti ini juga baik dikonsumsi selama Anda memasuki masa kehamilan. Vitamin akan membantu menguatkan kandungan serta janin Anda hingga proses kelahiran.

Baca juga:  Update Tips Gaya Rambut Lurus Sebahu Ala Wanita Korea

Konsumsi Asam Folat

diet, kesuburan, pria, wanita, suplemen, asam, folat, vitamin, B12, berat, badan, obesitas, buah, makanan, cepat, saji, fast, food, sel, cairan, semen, hormon, leptin, sedikit, minuman, makanan, manis, sehat, program, kehamilan

Bahan makanan sumber asam folat (sumber: abbott.com)

Selama masa promil, usahakan istri Anda selalu mengonsumsi makanan dengan kandungan asam folat tinggi. Asam folat akan membantu memperbaiki sel telur serta mempercepat proses kehamilan. Asam folat tidak hanya didapatkan melalui suplemen, juga bisa didapatkan dari susu khusus untuk promil.

Untuk ibu hamil, asam folat harus dikonsumsi setiap hari dengan dosis sekitar 400 mikrogram. Zat ini akan membantu wanita hamil terhindar dari gejala anemia, kekurangan sel darah merah, dan menguatkan jantung. Selain itu, asam folat memiliki manfaat untuk membantu perkembangan dan pertumbuhan janin selama masa kehamilan.

Pilih Jenis Makanan yang Dikonsumsi

Menjaga, kesehatan, badan. Tubuh, sehat, usia, umur, wanita, 20, 30, tahun, tahunan, 20-an, 30-an, tips, cara, produktif, kanker, tes, skrining, jantung, hasil, pengobatan, tindakan, pencegahan, dokter, serviks, payudara, pap smear, penyakit, kelamin, HIV, seksual, deteksi, aktivitas, olahraga, latihan, riwayat, keluarga, periksa, konsultasi

Ilustrasi: pola konsumsi makanan sehat

Sangat penting untuk memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi setiap hari. Beberapa jenis makanan seperti sayur dan buah yang mengandung pestisida atau pupuk anorganik, konon dapat menurunkan kualitas sperma dan sel telur. Selain itu, makanan atau minuman yang mengandung soda, kafein, dan zat aditif juga dapat berisiko kegagalan dalam promil.

Baca juga:  Hydrating Lip Shine, Lipstik La Tulipe Untuk Bibir Hitam

Sebaiknya, Anda mengonsumsi makanan yang bersifat organik dan tidak mengandung bahan kimia. Sebaiknya, Anda mengonsumsi makanan berserat yang mengandung protein serta asam folat tinggi. Ada beberapa jenis bahan makanan yang baik untuk mendukung program kehamilan, di antaranya kacang kedelai, tauge, dan susu.

Perhatikan Jam Makan

Wanita mengonsumsi makanan vegetarian (sumber: thegpservice.co,uk)

Ilustrasi: pola makan (sumber: thegpservice.co,uk)

Selama menjalani program kehamilan, usahakan Anda makan secara teratur, khususnya bagi Anda yang memiliki penyakit maag atau gangguan pencernaan. Selain bisa memicu kadar asam di lambung naik, jadwal makan yang kurang teratur bisa membuat sistem metabolisme tubuh menjadi berantakan. Tubuh yang tidak mendapatkan nutrisi pada jam yang tepat juga akan memperburuk kondisi tubuh termasuk sistem reproduksi.

Itulah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan selama menjalani promil. Selain itu, Anda perlu mengikuti olahraga seperti senam promil secara teratur dan melakukan latihan pernapasan. Sehingga, tubuh Anda akan lebih fit dan siap menghadapi kehamilan.

[1] Wahyuni, Candra & Siti Mahmudah. 2017. Analisis Sikap Pasangan Usia Subur tentang Kesehatan Reproduksi terhadap Penundaan Kehamilan di Kelurahan Blabak Kecamatan Pesantren Kota Kediri. STRADA Jurnal Ilmiah Kesehatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Mitra Husada Kediri, Vol. 6(2): 59-62.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: