Gejala, Penyebab dan Tips Mengatasi Jerawat Kistik

Ilustrasi: wanita memencet jerawat (sumber: e-konomista.pt)Ilustrasi: wanita memencet jerawat (sumber: e-konomista.pt)

Masalah kulit tidak hanya seputar jerawat pustula atau komedo. Masih ada banyak macam jerawat yang mungkin pernah Anda alami, antara lain jerawat nodul, jerawat, inflamasi, dan jerawat kistik atau biasa disebut dengan jerawat batu. Di antara semua jenis jerawat ini, sebagian orang pernah mengalami cystic acne. Lalu, bagaimana tips untuk mengatasi dan menghilangkan jerawat kistik?

Gejala dan Penyebab Jerawat Kistik

Jerawat adalah kondisi kulit yang menyerang setidaknya 85% remaja di dunia.[1] Kebanyakan dari mereka mengalami jerawat kistik atau jerawat batu. Dilansir dari allure, jerawat kistik merupakan jerawat yang paling parah dan bisa menimbulkan rasa nyeri dan ruam di area wajah.

Menurut ahli kulit dari Mount Sinai Medical Center bernama Joshua Zeichner, jerawat kistik ditandai dengan perkembangan nodul dan inflamasi tertutup di bawah kulit. Nodul inilah yang membuat kulit menjadi kemerahan dan nyeri saat disentuh. Selain itu, cystic acne ditandai dengan perubahan permukaan kulit yang lebih menonjol dan kasar.

Dilansir dari SehatQ, jerawat kistik adalah jerawat yang terbentuk dari penumpukan minyak dan sel-sel kulit mati di jaringan kulit paling dalam dan berada jauh dari folikel rambut. Peradangan yang terjadi pada jaringan kulit terdalam bisa menyebabkan benjolan besar. Jerawat yang berkembang bisa juga dipengaruhi oleh infeksi bakteri pada lapisan kulit teratas.

Baca juga:  Sederet Artis Korea yang Diisukan Lakoni Operasi Plastik (Oplas) Total

Masih dari sumber yang sama, jerawat kistik memiliki gejala berupa benjolan putih besar dan menyerupai bisul. Pada beberapa kasus, cystic acne juga disertai dengan nanah dengan tekstur lunak dan terasa nyeri saat disentuh. Selain diakibatkan oleh penumpukan minyak dan sel kulit mati, jerawat batu bisa disebabkan oleh bakteri, hormon, pemakaian produk kosmetik dan perawatan kulit yang kurang tepat, cenderung berkeringat, dan pemakaian obat-obatan.

Membiarkan jerawat kistik tanpa adanya perawatan, tidak akan membuat masalah Anda menjadi lebih baik. Meskipun penyembuhan jerawat ini terbilang lama dan menghasilkan bekas, Anda harus melakukannya. Jika jerawat dibiarkan begitu saja, bukan hanya membekas dengan warna kemerahan atau hitam, tetapi juga bisa bopeng.

Ilustrasi: kulit bekas berjerawat (sumber: nutroo.me)

Ilustrasi: kulit bekas berjerawat (sumber: nutroo.me)

Selain itu, Anda juga tidak boleh memencetnya. Jerawat kistik bukanlah komedo putih yang mengeras, tetapi komedo besar yang berair dan lunak. Memencet jerawat kistik bisa menimbulkan rasa nyeri, peradangan, penyebaran, dan kerusakan kulit berupa jaringan parut atau perubahan warna kulit. Lalu, apa yang harus Anda lakukan ketika mengalami jerawat kistik?

Baca juga:  Diagnosis dan Cara Mengobati Endometriosis

Tips Atasi Jerawat Kistik

  • Kompres jerawat Anda memakai es batu yang steril. Anda bisa memakai air matang yang dibungkus dengan plastik untuk membuat es batu. Es batu akan membantu mengurangi peradangan dan rasa nyeri akibat jerawat. Benda tersebut juga terbilang ampuh untuk membuat jerawat cepat kering dan mengelupas.
  • Oleskan skincare atau obat jerawat yang mengandung asam salisilat dan benzoil peroksida. Ini akan membantu melembapkan kulit sekaligus mencegah iritasi dan penyebaran jerawat kistik. Sehingga, jerawat kistik dapat disembuhkan dengan lebih efektif dan cepat.
  • Gunakan produk sabun wajah atau pembersih wajah yang mengandung asam beta hidroksi (BHA). Sabun tersebut akan membantu menghilangkan minyak berlebih, mengelupas sel kulit mati, dan mengeringkan jerawat.
  • Pastikan kulit Anda selalu lembap dengan cara memakai moisturizer non alkohol dan oil free serta mengandung hyaluronic acid. Meskipun kulit Anda sedang berjerawat, penting menjaga kelembapannya. Ini akan membuat kulit Anda memiliki perlindungan dan daya imun tinggi, sehingga jerawat mudah disembuhkan.
  • Untuk membantu proses penyembuhan kulit akibat jerawat kistik, Anda bisa memakai skincare varian repair cream yang bersifat non komedogenik dan mengandung asam salisilat. Produk seperti ini akan membantu mengeringkan jerawat dan mengelupasnya tanpa bekas.
Baca juga:  Fakta! Banyak Bergerak Bikin Hidup Lebih Sehat dan Umur Lebih Panjang

Jika Anda merasa sangat terganggu dengan jerawat kistik, tak ada salahnya untuk meminta obat dari dokter. Biasanya, dokter akan meresepkan obat berupa salep yang mengandung hidrokortison. Salep ini juga berfungsi untuk meredakan rasa nyeri dan gatal akibat jerawat. Selain itu, dokter biasanya akan memberikan obat antibiotik oral yang membantu meredakan peradangan pada jerawat.

Ada juga beberapa cara alami untuk meredakan jerawat batu, antara lain menggunakan masker buah-buahan dengan kandungan vitamin C tinggi, menggunakan bubuk rempah, dan memakai ekstrak daun lidah buaya. Selain itu, beberapa ada yang mengoleskan bubuk sulfur atau produk kosmetik yang mengandung sulfur untuk mengeringkan jerawat.

[1] Narayenah, Mohana & Nyoman Suryawati. 2017. Karakteristik Profil Jerawat Berdasarkan Indeks Glikemik Makanan pada Mahasiswa Semester III Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Tahun 2014. Intisari Sains Medis UNUD, Vol. 8(2): 139-143.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: