Tips Mendidik Anak Agar Dapat Berperilaku Baik

Mendidik Anak - meetdoctor.com

Setiap orang tua tentu ingin memiliki yang berperilaku baik dan santun. Masalahnya, seringkali membesarkan dan mendidik yang dapat berperilaku baik ternyata membutuhkan kerja keras. Pasalnya setiap memiliki karakteristik yang berbeda. Beberapa mungkin termasuk yang patuh terhadap aturan, dan sebagian lagi bukan yang mau untuk menuruti peraturan, termasuk perkataan orang tuanya sendiri.

Namun umumnya mendidik anak ini menjadi hal yang sulit karena membutuhkan tindakan yang berkesinambungan dan mengharuskan Anda sebagai orang tua untuk selalu memperhatikan tujuan akhir, yakni memiliki anak yang berperilaku baik. Setidaknya ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mendidik anak supaya dapat berkelakuan baik.

Didik anak sejak awal

Mendidik anak bisa Anda lakukan sejak ia masih balita. Misalnya mengajarkannya bahwa memukul itu tidak baik atau poin-poin penting lainnya. Meskipun kekuatan balita atau batita saat memukul mungkin tidak terlalu membahayakan, pada dasarnya jika perilaku negatif semacam itu dibiarkan akan membuatnya berpikir bahwa tindakan itu ‘legal’ untuk dilakukan ketika ia dewasa kelak. Dengan memulai perilaku sejak awal, Anda bisa membantu putra-putri Anda untuk memahami cara yang baik dan buruk dalam mengungkapkan .

Konsisten

Bentuk pelarangan yang Anda terapkan pada anak seharusnya dilakukan secara konsisten. Misalnya larangan untuk memasukkan tangannya ke dalam mulut. Jika Anda masih sesekali membiarkannya, tentu hati Anda akan berpikir jika tindakan semacam itu tidak sepenuhnya dilarang. Namun bila Anda secara konsisten mengajari dan memperingatkannya bahwa tindakan itu bisa berpotensi membuatnya terkena kuman atau semacamnya, dengan demikian ia akan belajar bahwa melakukan hal yang tidak berguna semacam itu justru akan merugikan dirinya sendiri.

Mendidik Anak - www.thedisruptors.co.za

Mendidik Anak – www.thedisruptors.co.za

Pedomannya, setiap perilaku yang menyakiti seseorang (termasuk menyakiti perasaan) atau berbahaya harus selalu dilarang. Dan ada baiknya juga bila Anda mengajari anak-anak bahwa pada suatu tempat seperti di tempat ibadah atau transportasi umum mereka dituntut untuk lebih tenang dan tak terlalu aktif, termasuk bersikap hormat terhadap orang lain.

Jadilah orang tua yang penyayang

Menjadi orang tua tentunya berkaitan dengan bagaimana Anda memperlakukan mereka. Jadilah orang tua yang penyayang dengan bereaksi positif ketika anak berperilaku baik atau ketika mereka berhenti berperilaku buruk. Sebagian orang tua biasanya baru menunjukkan reaksi berlebihan ketika anak mereka melakukan hal yang negatif, sedangkan saat anak melakukan hal yang positif justru orang tua cenderung menganggapnya hal yang biasa.

Seorang anak layak mendapatkan pujian karena telah menuruti peraturan, bukan hanya dihukum ketika tidak melakukannya. Hal ini juga bisa diperkuat dengan menghabiskan waktu bersama anak-anak dan menunjukkan bahwa Anda sepenuhnya berusaha ada untuk mereka. Hal ini dapat membantu menempatkan disiplin tetap dalam konteksnya serta membuat anak-anak lebih murah berperilaku baik.

Beri contoh yang baik

Terkadang anak-anak sulit untuk bertindak disiplin seperti mengatakan ‘tolong’ atau ‘terima kasih’ lantaran Anda tak pernah mencontohkannya dalam keseharian. Ingatlah bahwa anak-anak selalu memperhatikan apa yang kita lakukan daripada apa yang kita katakan.

Ajari keterbukaan

Sebagian besar orang tua di perkotaan menghabiskan waktunya di kantor atau untuk urusan pekerjaan. Agar anak tetap merasa diperhatikan dan disayangi oleh orang tuanya, sempatkan untuk mengisi waktu luang Anda bercengkerama dengan anak. Ajaklah putra-putri Anda berbincang dan cari tahu apa saja kesehariannya. Anda bisa mencoba dengan pertanyaan sederhana seperti menanyakan apa saja kegiatan yang telah ia lakukan di sekolah atau sebagainya. Dengan mengajari keterbukaan semacam ini, Anda setidaknya dapat mencari tahu apa saja yang disukai atau tidak disukai anak.

Jangan menghukum dengan kekerasan fisik

Meski zaman sudah maju, di luar sana masih saja ada orang tua yang terkadang memarahi anaknya dengan cara yang ekstrem seperti dipukul, dicubit, atau hukuman fisik lainnya. Hukuman fisik memang bagi sebagian orang akan membuat jera, namun hukuman semacam ini justru tidak membawa dampak yang positif bagi perkembangan anak Anda ke depannya, apalagi jika anak Anda masih kecil.

Mendidik Anak - www.renewalhouse.org

Mendidik Anak – www.renewalhouse.org

Apabila Anda mempunyai anak yang masih kecil, maka saat dia melakukan kesalahan sebaiknya ingatkanlah secara baik-baik dan beri pemahaman tentang bagaimana seharusnya sesuatu dilakukan tanpa harus memukul atau bertindak kasar. Namun jika anak Anda sudah berumur sedikit lebih besar dan mulai mengerti keadaan, maka Anda bisa menerapkan disiplin terhadap mereka. Perlu diingat bahwa kekerasan fisik bukan hanya melukai fisik sang buah hati saja, tetapi bisa berpotensi untuk melukai perasaan hingga menimbulkan rasa trauma ketika ia dewasa.

Jangan menakut-nakuti

Menakuti sama buruknya dengan menghukum fisik. Menakut-nakuti anak justru akan membuatnya tidak bisa mandiri dan tak bisa cepat tanggap dalam menghadapi dunianya. Sama seperti memukul, menakut-nakuti hanya akan menimbulkan trauma mendalam pada anak. Ketahuilah, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mendidik anak selain dengan menakut-nakuti. Ini hanya perkara Anda bertekad untuk melakukannya atau tidak.

Jangan menuruti semua keinginan anak

Hal ini mungkin sering dilakukan bagi orang tua yang terlalu menyayangi anaknya. Namun menuruti semua permintaan anak juga bukanlah hal yang baik. Menuruti semua keinginannya hanya akan membuat anak menjadi manja. Anda perlu mengajarkan bahwa untuk mendapatkan segala sesuatu diperlukan atau kerja keras yang penuh tanggungjawab.

Jika Anda masih mengalami kesulitan untuk mendidik dan mengarahkan anak menjadi figur yang Anda mau, Anda bisa membicarakan hal ini dengan atau psikolog. Beberapa anak pasalnya membutuhkan waktu untuk bisa menyesuaikan diri lebih lama dibandingkan orang lain.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: