Anak Anda Muram? Ini Tips Bikin Mereka Kembali Bahagia

Ilustrasi: anak tersenyum bahagiaIlustrasi: anak tersenyum bahagia

Sebagai orang tua, kadang sering dibingungkan oleh sifat anak yang berubah drastis dari periang menjadi sering muram atau sedih. Untungnya, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengembalikan kebahagiaan anak, sehingga mereka kembali menjadi pribadi yang periang dan tidak mudah sedih.

Keluarga adalah salah satu institusi pendidikan pertama dan utama bagi anak. Bisa dibilang, sebagian besar peristiwa serta ajaran kehidupan yang banyak didapatkan oleh anak adalah melalui keluarga.[1] Sebagai keluarga yang baik, tentunya Anda tidak ingin melihat anak-anak tersakiti dan selalu murung. Untuk itu, Anda perlu menciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak. Berikut tips yang bisa Anda lakukan agar anak-anak selalu bahagia.

Menurunkan Ego Orang Tua

Dilansir dari Harvard Health Publishing, untuk membuat suasana keluarga yang nyaman dan menyenangkan bagi anak, adalah dengan menurunkan ego. Bagi orang tua, mungkin memberikan pilihan utama adalah hal yang wajib. Meskipun begitu, berilah mereka sedikit kelonggaran untuk memilih hal lain yang mereka sukai.

Ilustrasi: mengajak anak main keluar rumah

Ilustrasi: mengajak anak main keluar rumah

Memang, sebagai orang tua, harus mampu mendidik anak dengan baik. Tak jarang para orang tua lebih mengunggulkan logikanya dalam mendidik anak, sehingga membuat anak tertekan dan tidak merasa nyaman berada di lingkungan rumah. Jadi, cobalah untuk menurunkan ego Anda dengan memperhatikan logika sekaligus perasaan anak Anda dalam mendidiknya.

Baca juga:  Cegah Kanker Serviks, Kapan Vaksin HPV Diberikan?

Dengan mempertimbangkan perasaan anak-anak, Anda bisa lebih berpikir kritis mengenai hal-hal yang baik untuk anak tanpa harus menyakiti mereka. Cara ini sangat ampuh untuk mendongkrak kebahagiaan anak-anak. Mereka akan merasa lebih nyaman dan tenang saat menerima pembelajaran hidup dari Anda sebagai orang tua.

Menyetel Lagu Kesukaan Anak

Bagi Anda yang memiliki anak usia 3 hingga 5 tahun, saatnya Anda mengajarkan kebahagiaan sejak dini lewat lagu anak-anak. Pilihlah lagu anak yang paling populer dan tentu disukai anak Anda untuk disetel setiap hari. Nyalakan lagu tersebut pada pagi agar anak-anak bangun dengan perasaan ceria setiap hari.

Ilustrasi: memainkan musik kesukaan anak

Ilustrasi: memainkan musik kesukaan anak

Untuk lagu yang dipilih, pastikan lagu tersebut tidak hanya sekadar lagu populer. Perhatikan lirik dan pesan moral yang dimuat. Sebaiknya, Anda memilih lagu anak-anak yang sesuai dengan usia anak Anda. Selain dapat dipraktikkan untuk anak usia golden age, cara ini juga bisa dipakai pada anak usia 6 hingga 8 tahun.

Baca juga:  Bagaimana Cara Mendidik Anak Agar Tidak Rasis?

Pada usia tersebut, biasanya anak sudah mulai sadar dengan berbagai hal yang dapat membuatnya merasa sedih. Pada usia 6 hingga 8 tahun, anak-anak juga memiliki perasaan yang sangat sensitif, sehingga tak jarang mereka menjadi pemurung. Untuk itu, Anda bisa menghibur mereka dengan menyetel lagu kesukaan mereka dan mengajaknya bersenandung atau sekadar menggerakkan tubuh dengan gerakan yang lucu dan ceria.

Membelikan Hewan Peliharaan

Dilansir dari Kompas, anak-anak sangat suka dengan hal-hal yang lucu dan imut. Nah, bagi Anda yang merasa memiliki anak kurang bahagia, bisa mencoba membelikan mereka hewan peliharaan. Pilihlah hewan peliharaan yang lucu. Selain itu, pilih binatang peliharaan yang sekiranya mudah dirawat oleh anak-anak.

Ilustrasi: anak bermain dengan hewan peliharaan

Ilustrasi: anak bermain dengan hewan peliharaan

Untuk mengetahui hewan peliharaan kesukaan anak Anda, ajaklah mereka ke toko hewan atau ke kebun binatang. Anak-anak akan dengan senang hati memilih hewan kesukaan mereka sendiri. Jangan lupa untuk mengajarkan mereka merawat hewan peliharaan tersebut. Selain dapat membuat anak menjadi lebih bahagia, hewan peliharaan dapat membuat mereka lebih simpati terhadap sesama.

Sebagai saran, Anda bisa memilih hewan peliharaan seperti ikan, kura-kura, kelinci, kucing, atau anjing. Hewan-hewan tersebut cukup mudah dirawat, dengan bentuk fisik yang menarik, sehingga anak-anak bisa selalu ceria setiap hari.

Baca juga:  Urutan & Cara Layering Skincare Yang Benar

Sediakan Waktu untuk Anak

Dilansir dari Ibupedia, menyediakan waktu luang untuk anak memang tidak mudah, apalagi bagi kedua orang tua yang sibuk bekerja. Namun, mau tidak mau, Anda harus meluangkan paling tidak 30 menit setiap harinya untuk bertemu dengan anak. Anak-anak yang jarang bertemu dengan orang tua biasanya memiliki sifat pemurung.

Ilustrasi: meluangkan waktu untuk anak & keluarga

Ilustrasi: meluangkan waktu untuk anak & keluarga

Sifat pemurung tersebut muncul karena mereka merasa kurang diperhatikan dan tidak dianggap. Perlu Anda ketahui bahwa sifat pemurung yang ditimbulkan oleh kesibukan orang tua akan sulit dihilangkan, dan tak jarang sifat tersebut akan terus ada hingga mereka beranjak dewasa.

Itulah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengembalikan kebahagiaan anak Anda. Selain itu, Anda juga bisa mengajak anak-anak berlibur setiap akhir pekan. Mereka pasti akan selalu bahagia karena menantikan waktu tersebut. Sehingga, tidak ada kata muram dalam kamus mereka hingga dewasa.

[1] Wahy, Hasby. 2012. Keluarga Sebagai Basis Pendidikan Pertama dan Utama. Jurnal Ilmiah Didaktika, Vol. 12(2): 245-258.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: