Mudah Tergoda, Ini Tips Hindari Makanan Saat Tidak Lapar

Ilustrasi: menolak makan (sumber: wellversed.com)Ilustrasi: menolak makan (sumber: wellversed.com)

Saat lapar, tentunya makanan adalah solusi yang tepat. Sayangnya, banyak orang yang tidak bisa mengontrol nafsu makannya, sehingga mereka memiliki kebiasaan makan meskipun perut tidak lapar. Hal ini tidak hanya meningkatkan berat badan atau obesitas, tetapi juga membuat kadar kolesterol, glukosa, dan natrium dalam tubuh meningkat, sehingga bisa menyebabkan beberapa macam gangguan kesehatan. Lalu, bagaimana cara menghindari kebiasaan tersebut?

Timbulnya Rasa Lapar

Kenyang dan lapar seperti dua sisi pada uang koin dan ini menjadi permasalahan serius bagi beberapa orang yang tidak mampu mengontrol nafsu makannya. Bagi beberapa orang yang bisa menahan lapar, biasanya tidak memerlukan camilan untuk mencegahnya. Sebaliknya, orang yang mudah merasa lapar membutuhkan camilan untuk mengatasi rasa lapar yang mendadak datang.

Lapar tidak hanya disebabkan kebiasaan makan camilan yang terhenti, tetapi juga asupan kalori yang berkurang. Mengurangi asupan energi mampu menimbulkan rasa lapar, karena jumlah makanan yang dikonsumsi lebih sedikit dari biasanya dan ini biasa dirasakan oleh orang yang sedang diet.[1]

Makanan memang menjadi tantangan tersendiri bagi peserta program diet. Banyak orang gagal diet hanya karena makanan. Dilansir dari Harvard Health Publishing, menolak makanan saat diet adalah tantangan yang berat, apalagi jika Anda dihadapkan pada es krim, pizza, dan keripik. Beberapa orang juga tak tahan ketika melihat gorengan. Menurut Direktur Departemen Nutrisi di Brigham and Women’s Hospital, Kathy McManus, rasa lapar akibat melihat makanan enak hanyalah sebuah alasan yang diciptakan otak untuk membuat Anda merasa ingin makan makanan tersebut dalam porsi lebih banyak.

Baca juga:  Apakah Anda Sering Insomnia? Mungkin Suplemen Melatonin Solusinya

Seorang dosen dari Harvard bernama Lilian Cheung juga menjelaskan, seseorang bisa merasa lapar sebelum jam makan akibat fungsi makanan terhadap dirinya. Beberapa orang merasa senang karena makan dan ini adalah contoh bahwa makanan berfungsi sebagai penghibur. Hal inilah yang membuat orang bergejala stres kronis, seperti terlalu cemas, terlalu sedih, terlalu marah, dan mudah bosan, cenderung lebih suka makan dan merasa sering lapar. Dengan emosi yang dirasakan tubuh, otak melepaskan kortisol yang dapat merangsang nafsu makan dan lapar.

Ilustrasi: makan (sumber: verywellmind.com)

Ilustrasi: makan (sumber: verywellmind.com)

Untuk mengendalikan rasa lapar dan keinginan untuk makan, dibutuhkan niat, kesadaran, dan perencanaan untuk makan. Ini adalah cara ampuh untuk mengontrol nafsu makan terhadap makanan yang harus dihindari. Namun, ada hal yang lebih mudah dan bisa Anda lakukan untuk menghindari makan sebelum perut Anda lapar.

Baca juga:  Tips-Tips Mendapatkan Kulit Sebening Kaca Ala Artis K-Pop

Tips Mengontrol Nafsu Makan

  • Memperhatikan pola makan sendiri akan membuat Anda tahu apa saja yang menjadi penyebab Anda ingin makan sebelum waktunya atau nafsu makan Anda meningkat. Beberapa orang dengan pola makanan tidak sehat, seperti suka makan daging berlemak, produk instan, dan mengandung banyak gula atau garam, diketahui memiliki nafsu makan yang tinggi dibandingkan mereka yang memiliki pola makan sehat.
  • Hal paling penting yang harus Anda lakukan sebelum beraktivitas adalah sarapan. Anda tidak bisa melewatkan sarapan, karena ini salah satu kunci untuk mencegah ingin makan karena lapar muncul sebelum jam makan siang. Beberapa orang yang menghindari sarapan akan merasakan lapar dua kali lipat saat siang hari, sehingga mereka akan makan dalam porsi lebih besar dan ini bisa menyebabkan obesitas.
  • Beberapa orang mungkin lebih suka makan sambil nonton TV, padahal ini adalah salah satu pemicu mengapa Anda tidak bisa mengontrol nafsu makan dan sering ingin makan sebelum lapar. Ketika nonton TV, otak Anda akan bekerja dua kali lipat, yakni memproses informasi yang Anda dapatkan dari TV dan memproses rasa hidangan yang Anda makan. Hal ini yang membuat nutrisi utuh dari makanan yang harusnya diserap secara keseluruhan untuk menghasilkan rasa kenyang, menjadi terbuang setengahnya untuk membantu otak bekerja.
Baca juga:  Ini Dia, 5 Parfum Wanita Terlaris dan Harganya Dibawah 100 Ribu Saja!

Lakukan hal di atas untuk mengontrol nafsu makan Anda, sehingga Anda bisa menghindari makanan saat belum waktunya makan. Selain itu, pastikan Anda mengonsumsi makanan yang bergizi, berserat, dan dengan porsi yang cukup setiap harinya. Hal ini juga terbilang ampuh untuk mengendalikan rasa ingin makan Anda saat tidak lapar.

[1] Fathimah, Fidela Zahradika & Tatik Mulyati. 2015. Pengaruh Pemberian Sarapan Tinggi Protein terhadap Tingkat Rasa Kenyang Wanita Obesitas. Journal of Nutrition College Universitas Diponegoro, Vol. 4(1): 10-17.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: