Tips Diet Sehat Jadi Lebih Mudah dan Menyenangkan

Ilustrasi: diet sehat yang menyenangkan (sumber: aminoco.com) Ilustrasi: diet sehat yang menyenangkan (sumber: aminoco.com)

Ada banyak cara menjaga kesehatan tubuh dan salah satunya dengan menjalani diet sehat. Secara umum, diet merupakan cara mengatur pola makanan harian dengan tujuan kesehatan, termasuk menjaga berat badan.[1] Sayangnya, seperti yang kita ketahui, tidak semua orang bisa konsisten dengan diet sehatnya. Untuk itu, Anda harus memperhatikan tips supaya diet sehat jadi lebih mudah dan menyenangkan, sehingga Anda bisa konsisten.

Mengapa Orang Ingin Diet Sehat?

Sebetulnya, diet sehat bervariasi, ada diet ketogenik, diet mediterania, rendah diet karbohidrat, dan diet protein. Selain bertujuan mempertahankan dan meningkatkan kesehatan tubuh, tiap pola makan memiliki fungsinya masing-masing.

Bagi penderita diabetes, biasanya disarankan untuk melakukan diet mediterania, diet rendah kalori, dan diet rendah karbohidrat. Intinya, orang dengan riwayat diabetes dianjurkan untuk mengurangi asupan gula dan kalori yang umumnya ditemukan di sumber karbohidrat seperti nasi.

Sementara itu, bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan atau mendapatkan berat tubuh ideal, bisa mencoba diet ketogenik. Tak hanya mampu menurunkan berat badan, dilansir dari Primaya Hospital, diet ini cocok untuk penderita epilepsi. Hal ini karena diet mampu mengurangi kejang pada penderita epilepsi.

Baca juga:  Tak Hanya Melembapkan, Nivea Soft Simpan Beragam Kegunaan Lain untuk Kulit Anda

Di sisi lain, biasanya ketika diet, ada banyak jenis makanan yang dirasa kurang sedap. Bahkan ada orang yang rela membeli makanan yang tidak disukainya karena diet. Ini membuat pelaku diet menjadi kesulitan, hingga akhirnya memutuskan untuk berhenti. Untuk itu, sebaiknya pilihlah makanan yang sekiranya bisa Anda makan dan rasanya lezat untuk diet sehat. Selain itu, berikut tips diet sehat agar lebih mudah dan menyenangkan.

Tips Diet Sehat

Hindari Makanan Olahan

Lihat piring Anda dan perhatikan jenis hidangan yang Anda makan. Kebanyakan orang salah mengartikan sumber pangan bergizi yang baik. Ada juga yang sembarangan memilih protein tanpa memedulikan apakah itu hasil olahan atau bukan.

Dilansir dari Harvard Health Publishing, makanan olahan seperti sosis, saus tomat botolan, dan kornet dinilai kurang sehat dibandingkan daging asli. Selain itu, daripada daging olahan, protein asli seperti daging sapi, ayam, dan ikan memiliki citarasa lebih lezat.

Selain itu, makanan olahan dikaitkan dengan peradangan kronis dan kondisi kesehatan lainnya seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker. Salah satu pola makan paling sehat yang bisa Anda makan adalah pola makan gaya Mediterania yang kaya akan sayuran, polong-polongan, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, ikan, unggas, dan produk susu rendah lemak.

Ilustrasi: makanan sehat untuk diet

Ilustrasi: makanan sehat untuk diet

Jadwalkan Makanan dan Camilan

Setel alarm di ponsel Anda untuk tiga kali waktu makan dan dua kali waktu camilan dan jangan makan jika belum waktunya. Ini mungkin mengekang keinginan Anda, tetapi mampu mengurangi stres tentang kapan Anda akan makan, dan mengurangi kalori ekstra dari ngemil yang tidak perlu. Hindari menjadwalkan makan larut malam atau ngemil, saat jam internal tubuh Anda (ritme sirkadian).

Baca juga:  Rekomendasi Produk Pelembab Wajah Untuk Kulit Kering Dan Berjerawat

“Selama periode tidur sirkadian, metabolisme kita melambat, sistem pencernaan kita menurun, dan suhu otak turun,” kata Dr. Lawrence Epstein, dokter di Brigham and Women’s Hospital. “Ini merupakan bagian dari proses pembersihan racun selama tidur. Makan pada waktu yang berbeda dari fase bangun sirkadian menyebabkan penambahan berat badan.”

Kurangi Porsi Makan

Jika Anda terbiasa makan terlalu banyak, cara mudah untuk menerapkan kontrol porsi diet sehat, yakni kurangi porsi makan secara bertahap. Anda bisa mulai dari mengurangi porsi makanan seperempat piring hingga setengah piring.

Ini juga akan membantu mengetahui berapa banyak kalori yang harus Anda konsumsi dalam sehari. Misalnya, jika Anda seharusnya makan 2.000 kalori per hari tetapi Anda mengurangi 3.000, mungkin inilah saatnya untuk memotong semua porsi biasa Anda menjadi sepertiga piring.

Baca juga:  Manfaat Mendaki untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Olahraga Ringan Setiap Hari

Untuk mengatasi rasa lapar atau menghindari rasa ingin makan berlebih, lakukan aktivitas yang bermanfaat sekaligus menyenangkan seperti olahraga. Tak harus pergi ke gymnasium, Anda hanya perlu melakukan olahraga ringan seperti jalan santai, lari keliling komplek, atau naik turun tangga.

Selain bisa mencegah keinginan untuk makan, setidaknya kegiatan ini bisa menyita waktu Anda sebentar untuk pergi ke dapur dan melihat lemari pendingin. Selain itu, olahraga bisa membuat tubuh lebih sehat dan bugar.

[1] Oktrisia, Chania, dkk. 2021. Beberapa Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Diet Remaja Akhir Usia 18-22 Tahun pada Konsumen Herbalife di Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, Vol. 9(2): 157-165.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*