Tips Ciptakan Suasana Belajar Jarak Jauh yang Nyaman untuk Anak

Ilustrasi: aktivitas anak bersekolah di rumah (sumber: beritasatu.com)Ilustrasi: aktivitas anak bersekolah di rumah (sumber: beritasatu.com)

Semakin canggihnya teknologi, membuat banyak sekolah mencoba menyelenggarakan metode belajar jarak jauh dengan sistem daring. Selain sekolah, banyak juga lembaga bimbingan belajar yang melakukan kegiatan belajar mengajar dengan konsep online lewat sejumlah aplikasi. Agar anak lebih giat belajar, tampaknya Anda harus bisa menciptakan suasana yang nyaman, sehingga mereka tidak merasa bosan.

Konsep belajar mengajar jarak jauh sebenarnya sudah ada sejak dulu dan berkembang dengan baik. Ini berkat perkembangan teknologi informasi serta komputer yang semakin canggih. Pembelajaran interaktif yang didukung dengan teknologi canggih, dapat dilaksanakan dengan berbagai macam media, termasuk melalui radio, TV, ponsel, hingga laptop dan komputer.

Jangkauan internet yang semakin luas juga menjadi salah satu alasan adanya metode belajar jarak jauh. Berkat internet, para siswa bisa melakukan proses belajar mengajar kapan saja dan dimana saja.[1] Bahkan, mereka bisa mendapatkan informasi seputar pelajaran dari rumah. Namun, sebagai orang tua, mungkin belajar dari rumah membuat Anda cemas. Apalagi saat ini banyak siswa yang mencoba kabur dari kelas belajar online. Lalu, bagaimana agar anak bisa belajar jarak jauh dengan nyaman dan tidak mencoba kabur dari kelas online mereka?

Baca juga:  Penyebab Diare & Referensi Susu Formula untuk Bayi Mencret Cirit Birit

Atur Posisi Media Belajar dengan Tepat

Bagi anak-anak yang masih belum begitu paham tentang penggunaan komputer, laptop, atau gadget sesuai dengan posisinya, belajar jarak jauh akan terasa sulit. Pasalnya, mereka yang sembarangan meletakkan media belajar online akan merasa terbebani dengan posisi yang salah. Anak-anak akan memperhatikan media belajar dengan posisi mata dan tubuh sesuai dengan posisi media belajar mereka.

Ilustrasi: aktivitas anak belajar jarak jauh dari rumah (sumber: mediaindonesia.com)

Ilustrasi: aktivitas anak belajar jarak jauh dari rumah (sumber: mediaindonesia.com)

Dilansir dari HuffPost, posisi laptop atau media belajar lain yang diletakkan sembarangan dapat meningkatkan risiko sakit leher, sakit punggung, dan sakit mata secara bertahap. Posisi media belajar yang baik, terutama gadget dan laptop, yakni sekitar 20 inci hingga 30 inci dari wajah anak-anak.

Selain mengatur posisi media belajar, Anda juga perlu memperhatikan tingkat pencahayaan gadget dengan tepat. Apalagi, kelas online tidak berlangsung sebentar, tetapi bisa lebih dari 30 menit. Pencahayaan media belajar yang terlalu terang akan cepat membuat mata pedih dan lelah, sehingga membuat anak cepat bosan. Sebaliknya, pencahayaan yang terlalu redup akan membuat anak cepat mengantuk dan membuat mereka malas menghadiri kelas online.

Baca juga:  Diklaim Kaya Nutrisi, Dancow Fortigro untuk Usia Berapa?

Pastikan Koneksi Internet Lancar

Koneksi internet sangat penting untuk menunjang kelas belajar online. Anda harus selalu mengecek apakah koneksi internet di rumah berjalan dengan baik. Koneksi internet yang buruk dapat mengganggu proses belajar mengajar menjadi tidak kondusif. Selain membuat anak kesal, koneksi internet buruk akan memengaruhi mereka untuk kabur dari kelas online.

Sebagai solusi agar internet di rumah selalu lancar, pastikan setiap gadget memiliki satu sumber internetnya sendiri-sendiri. Sebagai solusi hemat, jika Anda memiliki lebih dari dua anak yang harus belajar online, Anda bisa memasang jaringan Wifi di rumah. Wifi yang bisa dimanfaatkan lebih dari satu orang bisa membuat pengeluaran menjadi lebih sedikit. Pastikan juga Anda memilih provider yang terpercaya dengan layanan koneksi internet cepat tapi tidak mahal.

Ilustrasi: aktivitas anak belajar jarak jauh (sumber: jpnn.com)

Ilustrasi: aktivitas anak belajar jarak jauh (sumber: jpnn.com)

Buat Ruang Belajar Darurat

Agar anak merasa nyaman belajar di rumah, Anda bisa membuat ruang belajar darurat. Untuk membuat ruang belajar sendiri tidaklah sulit, karena Anda hanya perlu mengubah kamar atau ruang yang tidak terpakai menjadi ruang belajar. Lengkapi ruang belajar mereka dengan media belajar yang dipakai, alat tulis lengkap, dan buku pelajaran mereka.

Baca juga:  Perlengkapan Bayi Baru Lahir Yang Harus Dibeli

Selain bisa membuat mereka nyaman belajar secara online, ruang darurat bisa dipakai untuk meminimalkan gangguan dari luar. Misalnya jika tiba-tiba ada tamu yang datang dan anak Anda sedang belajar online, suara-suara kecil seperti percakapan Anda dengan tamu Anda tidak akan sampai di telinga anak yang sedang belajar.

Semakin kecilnya gangguan di rumah, maka anak akan semakin nyaman dalam belajar. Dengan adanya ruang belajar di rumah, anak-anak juga akan lebih fokus menelan materi yang diajarkan oleh guru. Mereka juga bisa mengeksplorasi dan mengembangkan ilmu yang telah diberikan oleh tutor mereka dengan baik.

[1] Utami, Yuliza Putri & Putri Sukma Dewi. Model Pembelajaran Interaktif SPLDV dengan Aplikasi Rumah Belajar. MATHEMA JOURNAL, Vol. 2(1): 24-31.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: