Viral di Tiktok, Benarkah Klorofil Cair Mampu Atasi Jerawat?

Ilustrasi: mengonsumsi minuman klorofil (sumber: yahoo news)Ilustrasi: mengonsumsi minuman klorofil (sumber: yahoo news)

Baru-baru ini, netizen dihebohkan dengan viralnya sebuah video Tiktok yang menunjukkan bahwa produk klorofil cair diklaim mampu mengatasi jerawat dalam hitungan hari. Hal ini membuat produk klorofil cair di sejumlah apotek ludes dan kebanyakan pembelinya adalah remaja dan wanita milenial. Sementara lebih terkenal sebagai minuman kesehatan daripada obat kulit, benarkah klorofill cair mampu membasmi jerawat?

Klorofil adalah pigmen hijau alami pada daun yang dapat diperoleh dengan cara ekstraksi.[1] Dilansir dari allure, klorofil tersedia dalam bentuk cair dan biasanya diminum dengan cara diencerkan atau dilarutkan dengan air mineral untuk kesehatan tubuh. Namun, baru-baru ini sebuah video dari akun Tiktok @ellietaylor929 yang minum klorofil cair dengan tujuan untuk mengobati jerawat menjadi viral.

Dalam videonya yang berdurasi 18 detik ini, terlihat jelas kulit wajah Taylor masih dipenuhi jerawat meradang dengan kulit yang kemerahan. Setelah itu, Tiktokers ini mendokumentasikan hasil treatment minum klorofil cair setiap hari dan dalam seminggu, sudah terlihat bahwa wajahnya yang dipenuhi jerawat menjadi lebih baik. Diketahui, video ini telah ditonton lebih dari tiga juta viewers.

Baca juga:  Rekomendasi Varian Foundation Pixy untuk Kulit Berminyak

Video ini lantas membuat banyak remaja berjerawat mulai penasaran dan ingin mencobanya. Selain itu, beberapa Tiktokers mulai mengunggah konten yang sama pada aplikasi tersebut. Tidak hanya melarutkan klorofil dalam air mineral, tetapi juga dalam berbagai macam minuman, termasuk jus buah kemasan. Ada juga yang membuat konten mengubah cara pemakaian klorofil dengan mencampurkannya ke dalam toner untuk obat totol jerawat dan masker.

Manfaat Klorofil Cair untuk Jerawat

Ilustrasi: klorofil pada daun tanaman (sumber: Vadim Gromov)

Ilustrasi: klorofil pada daun tanaman (sumber: Vadim Gromov)

Menurut seorang dokter kulit asal New York bernama Dhaval G. Bhanusali, klorofil adalah mediator penting dalam fotosintetis yang berfungsi untuk mengubah energi matahari menjadi energi kimia. Sementara itu, dalam kehidupan manusia, klorofil yang diekstrak dalam bentuk cair memiliki manfaat yang baik untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh.

Seorang dokter kulit dari Tennessee bernama Purvisa Petel juga menjelaskan bahwa ada beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari minum klorofil cair. Hal ini karena klorofil cair mengandung vitamin A, C, E, dan K yang memiliki sifat antioksidan tinggi sekaligus sebagai zat yang paling dibutuhkan kulit yang sedang rusak. Dengan ini pula, klorofil cair diklaim bermanfaat bisa menyembuhkan jerawat yang meradang, jerawat bernanah akibat infeksi, jerawat kistik, dan kulit yang kemerahan akibat jerawat.

Baca juga:  5 Kursus yang Bermanfaat Buat Calon Ibu, Patut Dicoba!

Dengan pendapat para ahli ini, video viral tentang klorofil tersebut memang tidak salah. Selain itu, tidak salah juga jika ada Tiktokers yang menggunakan klorofil cair sebagai obat topikal. Secara topikal, klorofil cair memiliki manfaat untuk mengurangi pembengkakan dan kemerahan pada kulit akibat jerawat.

Beberapa orang juga lebih memilih menggunakan klorofil cair sebagai obat topikal daripada meminumnya. Hal ini karena klorofil memiliki rasa yang pahit dan tidak mudah hilang. Untuk menghilangkan rasa pahit ini, tak jarang orang harus makan permen atau gula setelah minum klorofil cair.

Klorofil cair (sumber: maed.co)

Klorofil cair (sumber: maed.co)

Meskipun begitu, penggunaan klorofil cair secara topikal dinilai kurang efektif. Ini karena bentuk klorofil yang tidak stabil dan membuat bahan lebih cepat teroksidasi. Hal ini yang membuat waktu pemulihan jerawat dengan cara minum klorofil cair lebih cepat dibanding menjadikannya sebagai obat topikal.

Baca juga:  Jangan Bingung Saat Beli, Ini Lho Letak Kondom di Indomaret

Hingga saat ini, belum ada penelitian yang mengungkapkan efek samping minum klorofil cair. Namun, secara umum, berlebihan meminumnya bisa menyebabkan perubahan pada warna gigi. Diketahui, jika Anda minum larutan klorofil secara berlebihan, warna gigi yang semula putih akan berubah menjadi kekuningan. Hal ini karena klorofil memiliki kadar antioksidan tinggi. Selain itu, perubahan yang terjadi pada kulit dan kondisi tubuh pada setiap orang berbeda, tergantung pada metabolisme masing-masing.

Sebenarnya, jika Anda dalam kondisi yang sehat dan tidak memiliki masalah kulit yang serius, Anda tidak perlu mengonsumsi klorofil. Hal ini karena setiap hari, secara tidak sadar Anda sudah mendapatkan klorofil dari berbagai bahan pangan yang Anda konsumsi. Secara alami, klorofil dapat diperoleh dari sayuran hijau seperti sawi, bayam, dan selada. Selain itu, klorofil bisa Anda peroleh dari buah-buahan dan olahan pangan berbahan dasar sayur serta kacang-kacangan.

[1] Aryanti, Nita, Aininu Nafiunisa, Fathia Mutiara Willis. 2016. Ekstraksi dan Karakterisasi Klorofil dari Daun Suji (Pleomele Angustifolia) sebagai Pewarna Pangan Alami. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan Universitas Diponegoro, Vol, 5(4): 129-135.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: