Sudah Tidur Semalaman, Tapi Tetap Kelelahan? Ini Alasannya!

Ilustrasi: bangun tidur tidak enak (sumber: goodfon.com)

Ada dua komponen utama yang perlu diperhatikan dalam tidur yaitu kualitas tidur dan kuantitas tidur.[1] Apabila terjadi gangguan pada kedua komponen tersebut, maka akan menimbulkan dampak seperti kelelahan. Namun, banyak yang tidak menyadarinya, sehingga meskipun sudah tidur semalaman, tapi badan tetap kelelahan.

Dilansir dari HuffPost, gangguan pada kualitas tidur kadang bisa memengaruhi otak dan tubuh, sehingga Anda akan bangun dalam keadaan lelah. Ini juga biasa dikenal dengan istilah ‘tidur sampah.’ Istilah ‘tidur sampah’ memiliki lebih dari 36 juta penonton di TikTok, tetapi jika Anda belum pernah mendengarnya sebelumnya, bagaimana Anda tahu bahwa Anda sedang menghadapinya, apa penyebabnya, dan bagaimana cara mengalahkannya?

Tanda-Tanda Mengalami Tidur Sampah

Mempertanyakan Fungsi Tidur

Jika Anda pernah bangun dan mempertanyakan apakah Anda benar-benar tertidur, karena merasa lelah, itu bisa jadi salah satu tanda bahwa Anda mengalami tidur sampah. Pada beberapa orang, mereka juga mempertanyakan apa fungsi tidur jika hasilnya malah kelelahan.

“Anda mungkin bangun dan merasa seperti tidak tidur,” kata Kristen Casey, psikolog klinis dan spesialis insomnia. “Anda bangun dengan perasaan tidak tenang, pening, atau mudah tersinggung. Jenis tidur seperti ini tidak membantu kita memulihkan fungsi tubuh dan menyebabkan kesulitan beraktivitas.”

Baca juga:  Yuk, Cobain! Ini Manfaat Kunyit untuk Kulit Tubuh yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Penurunan Kesehatan Fisik dan Mental

“Setelah bangun tidur, bukan badan yang bugar yang Anda dapatkan. Anda malah mungkin merasa sangat cemas, tertekan, dan mudah tersinggung,” menurut Phil Lawlor, pakar tidur di Dormeo. “Dalam jangka panjang, Anda mungkin merasa lebih mudah sakit, mengalami nyeri kronis, masalah pencernaan atau kardiovaskular, atau merasa sangat lelah akibat tidur sampah.”

Selain itu, Anda mungkin melihat perubahan dalam pola makan Anda. Nicole Eichelberger, pakar tidur di Mattressive juga menambahkan bahwa gejala lain yang kurang diketahui adalah makan lebih banyak dari biasanya. Ini karena tidur sampah yang dapat meningkatkan kadar ghrelin, hormon lapar.

Banyak faktor yang dapat menyebabkan tidur sampah. Untungnya semua penyebab ini bisa kita hindari dan atasi. Berikut ulasannya.

Apa Penyebab Tidur Sampah?

Ilustrasi: bangun tidur yang tidak enak (sumber: ent-md.com)

Ilustrasi: bangun tidur yang tidak enak (sumber: ent-md.com)

Faktor Lingkungan

Kristen Casey, seorang psikolog klinis membuat daftar berbagai suara yang dapat membuat Anda tidak bisa tidur nyenyak sepanjang malam. Ini termasuk suara anak-anak yang terbangun, hewan peliharaan, lalu lintas, dengkuran pasangan Anda, dan televisi. Faktor lingkungan lainnya adalah yang kita rasakan, seperti hawa yang terlalu panas atau terlalu dingin, tidur di kasur yang tidak nyaman, sakit, dan terlalu banyak cahaya.

Baca juga:  Terbangun dari Tidur Karena Lapar? Ini Penyebabnya

Cara mengatasinya cukup sesuaikan apa yang Anda bisa. Contohnya, bisa membeli penutup kasur yang empuk, menyalakan AC, memasang tirai anti tembus pandang, memastikan Anda makan cukup agar tidak terbangun dengan rasa lapar, mengenakan penutup telinga, dan tidak nonton televisi sebelum tidur.

Faktor Perilaku

Variabel ini lebih dalam kendali Anda, seperti bermain ponsel atau menonton film larut malam. Menurut The Sleep Foundation, sebaiknya jauhkan ponsel Anda satu jam sebelum tidur.

“Meskipun bermain media sosial atau menonton televisi memberi Anda sesuatu untuk dilakukan, otak Anda merespons rangsangan tersebut, terlepas dari apakah Anda menyadarinya atau tidak,” kata Casey. “Hal ini dapat menyebabkan kesulitan tidur dan mengalami tidur yang tidak nyenyak.”

Selain itu, zat seperti alkohol juga bukan ide yang bagus untuk diminum sebelum tidur. Sleep Foundation mengatakan alkohol dapat menurunkan kualitas tidur, tergantung pada seberapa banyak Anda minum. Alkohol juga dapat mengganggu tidur Anda dengan menyebabkan mimpi buruk.

Baca juga:  Stop Kebiasaan Menggemeretakkan Gigi Saat Tidur! Ini Bisa Menyebabkan Gangguan Medis

Cara mengatasinya juga cukup mudah. Hindari kebiasaan buruk yang Anda lakukan sebelum tidur dan pilih kebiasaan yang lebih baik. Mungkin itu berarti minum kopi tanpa kafein, membaca buku, dan mandi air hangat sebelum tidur.

Jika Anda akan menggunakan ponsel di tempat tidur, Lawlor menganjurkan untuk mengaktifkan mode malam. Dia mengatakan itu mengurangi emisi cahaya biru dan menurunkan kecerahan. Meskipun tidak menggunakan telepon sama sekali adalah pilihan yang lebih baik, ini adalah hal terbaik berikutnya.

Namun, jika Anda masih saja merasa kelelahan saat bangun tidur, mungkin Anda membutuhkan bantuan profesional. Carilah bantuan dari dokter, psikolog, atau psikiater untuk mendapatkan perawatan tidur yang layak.

[1] Fenny & Supriatmo. 2016. Hubungan Kualitas dan Kuantitas Tidur dengan Prestasi Belajar pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran. Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia UGM, Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia. 5(3): 140-147.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: