Tape Singkong, Hasil Fermentasi Singkong Mentega Dengan Rasa Manis dan Warna Kuning Yang Cantik

Tape Singkong - (Sumber: medis612.blogspot.co.id) Tape Singkong - (Sumber: medis612.blogspot.co.id)

Membuat cemilan di saat senggang, atau pada saat menjelang berbuka puasa, bagi sebagian orang menjadi kegiatan yang menyenangkan. Salah satu bahan yang sering diolah adalah singkong.

Singkong merupakan umbi-umbian yang sering dijadikan alternatif pokok sumber karbohidrat selain beras. Daunnya biasanya dijadikan sayuran atau lalapan. Selain mengandung karbohidrat, singkong memiliki kandungan serat yang tinggi.

Olahan singkong termasuk yang sering dijumpai dan mudah ditemukan, seperti keripik, tape dan roti. Salah satu singkong yang bergizi adalah singkong mentega. Singkong mentega ini diklaim memiliki kandungan kalori, protein, lemak, hidrat arang, fosfor, zat besi, vitamin B dan C, serta amilum.

Singkong ini mempunyai tekstur lebih kenyal dan legit serta warna yang kuning. Makanan yang dibuat menggunakan singkong ini mempunyai warna yang cantik dan menggugah selera. Singkong kuning sering dibuat menjadi tapai singkong dengan rasa yang manis dan warna kuning yang cantik.

Tanaman ini dapat tumbuh optimal pada ketinggian antara 10-700m dpl. Untuk dibudidayakan, singkong mentega termasuk yang mudah dikembangkan. Waktu penanaman yang baik dapat dilakukan pada awal musim kering atau kemarau dengan maksud untuk hasil penanaman dapat dipanen pada awal musim hujan.

Dalam panen singkong mentega, ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan, antara lain umur tanaman sekitar 6-9 bulan apabila untuk dikonsumsi. Untuk produk seperti tepung, sebaiknya umbi ini dipanen ketika berumur lebih dari 10 bulan, itu juga tergantung dari varietas yang ditanam. Ciri saat panen adalah warna daunnya menguning dan banyak yang rontok.

Umbi yang baik setelah panen hanya berumur 1-3 hari tergantung penyimpanan. Setelah itu umbi sudah melakukan banyak perombakan kalori. Bahkan, kadang umbi berwarna kebiruan apabila kandungan HCNnya tinggi. Dan munculnya warna ini sangat mempengaruhi kualitas tepung.

Sebagai bentuk kemudahan mendapatkan bibit singkong mentega, Anda dapat memperolehnya secara online. Bibit singkong mentega dijual mulai Rp 12.000 untuk 1 kg nya.

Tape - (Sumber: solo.tribunnews.com)

Tape – (Sumber: solo.tribunnews.com)

Singkong mentega jika difermentasi dapat berubah menjadi makanan yang lezat. Salah satunya adalah tapai. Tapai merupakan salah satu cara mengawetkan makanan dengan teknik fermentasi. Berasal dari bahan berkarbohidrat yang difermentasi menggunakan ragi.

Ragi untuk fermentasi tapai merupakan campuran beberapa organisme, terutama fungi seperti kapang dan jamur. Diantaranya Sccharomyces cerevisiae, Rhizopus oryzae, Pediococcus sp. dan Candida utilis.

Hasil fermentasi dengan ragi biasanya punya tekstur lunak, rasanya manis asam, agak lengket dan mengandung alkohol. Supaya pembuatan tapai sukses, baik alat dan bahan harus bersih. Terbebas dari lemak atau minyak. Begitu pula dengan penggunaan air bersih.

Di Indonesia ada beberapa jenis tapai yang banyak ditemui. Bahannya dari singkong dan beras ketan.

Tapai singkong atau disebut peuyeum oleh masyarakat Sunda, merupakan produk fermentasi singkong. Dalam pengolahannya, singkong dikupas lalu dikukus. Setelah dingin diberi ragi dan disimpan selama beberapa hari sampai terjadi fermentasi.

Adapun keempukan dan kelegitan tapai singkong bergantung pada kualitas singkong. Jika fermentasinya cukup, maka tekstur tapai empuk dan berair. Rasanya pun cenderung manis. Cocok diolah jadi colenak atau bahan es campur.

Untuk warnanya, bahan ubi kayu yang putih maka warnanya akan putih. Sedangkan penggunaan singkong mentega membuat warna tapai jadi kuning cerah dan teksturnya empuk lembut.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: