Kuatkan Mental Anda, Ini Ciri-ciri Ditolak Interview Kerja

Ilustrasi: interview kerja (sumber: scout.io)Ilustrasi: interview kerja (sumber: scout.io)

Wawancara kerja (job interview) saat ini merupakan salah satu aspek penting dalam proses rekrutmen dan seleksi karyawan.[1] Nah, jika Anda sekarang dalam posisi sebagai pencari kerja, tentunya Anda harus mampu menangkap sinyal-sinyal apakah lamaran atau CV Anda akan diterima atau tidak. Biasanya pihak HRD akan memperlihatkan ciri-ciri tertentu dalam interview bahwa Anda kemungkinan besar akan ditolak atau diterima.

Meskipun validitas wawancara dianggap lebih rendah jika dibandingkan dengan metode seleksi yang lain seperti psikotes, tetapi wawancara memiliki berbagai kelebihan yang memudahkan petugas seleksi dalam menggunakannya. Apapun penilaian pelamar (calon karyawan), wawancara kerja memberikan suatu kesempatan atau peluang bagi pelamar untuk mengubah lowongan kerja menjadi penawaran kerja.

Wawancara kerja merupakan suatu proses pencarian pekerjaan yang memungkinkan pelamar untuk memperoleh akses langsung ke perusahaan (pemberi kerja) sehingga “performance” wawancara kerja merupakan suatu hal yang sangat penting dalam menentukan apa pelamar akan diterima atau ditolak.

Bagi si pelamar, wawancara kerja memberikan kesempatan untuk menjelaskan secara langsung pengalaman, pengetahuan, keterampilan, dan berbagai faktor lain yang berguna untuk meyakinkan perusahaan bahwa dia layak (qualified) untuk melakukan pekerjaan (memegang jabatan) yang ditawarkan.

Baca juga:  Cara Mengkonsumsi Bekatul & Manfaatnya untuk Kesehatan

Wawancara kerja juga memungkinkan pelamar untuk menunjukkan kemampuan interpersonal, profesional, gaya hidup, atau kepribadian pelamar. Jika di dalam CV pelamar hanya bisa mengklaim bahwa dirinya memiliki kemampuan komunikasi dan interpersonal yang baik, dalam wawancara dia akan diberi kesempatan untuk membuktikannya.

Bagi perusahaan, wawancara kerja merupakan salah satu cara untuk menemukan kecocokan antara karakteristik pelamar dengan persyaratan jabatan yang harus dimiliki pelamar tersebut untuk memegang jabatan/pekerjaan yang ditawarkan.[2] Nah, bagi Anda yang baru saja menjalani interview, berikut ini beberapa ciri bahwa lamaran pekerjaan Anda ditolak.

Ciri-ciri Anda Ditolak Saat Interview

Ilustrasi: interview kerja (sumber: nextsteps.biz)

Ilustrasi: interview kerja (sumber: nextsteps.biz)

Proses Interview Berlangsung Sangat Cepat

Ciri pertama bahwa divisi personalia atau HRD kurang terkesan dengan lamaran Anda adalah proses interview atau wawancara berlangsung terlalu cepat. Proses yang cepat ini bisa jadi karena pihak HRD tidak tertarik menggali lebih dalam seputar skill atau informasi tentang Anda atau bisa juga karena sudah menemukan kandidat lain yang cocok.

Baca juga:  Sulit Cari di Minimarket? Ini Pengganti Kecap Inggris yang Bikin Masakan Enggak Kalah Enak

Pertanyaan Kurang Mendalam

Apabila HRD kurang tertarik, mereka biasanya tidak menanyakan hal-hal yang spesifik seperti skill Anda, riwayat atau pengalaman kerja Anda sebelumnya, hingga soal prestasi Anda. Terlebih jika respons yang ditunjukkan kurang positif atau bahkan cenderung singkat, maka bisa jadi karena HRD tidak terkesan dengan apa yang Anda sampaikan. Jika hal-hal penting tidak ditanyakan, sebaiknya bersiaplah untuk berlapang dada menerima penolakan.

Tidak Membahas Gaji

Pelamar kerja yang akan diterima lamarannya biasanya akan ditanyai lebih lanjut seputar gaji dari pihak perekrut. Mereka kemungkinan bertanya tentang besaran gaji yang Anda inginkan dan besaran gaji awal yang akan Anda terima. Nantinya diskusi soal gaji ini akan berujung pada kesepakatan antara kedua belah pihak. Namun, jika tidak ada pembicaraan soal honor, sebaiknya Anda tak perlu menaruh harapan terlalu tinggi terhadap perusahaan tersebut, sebab bisa jadi lamaran Anda ditolak.

Tidak Ditanya Kesiapan Bergabung

Apabila perusahaan tersebut tertarik merekrut Anda, biasanya mereka akan bertanya tentang sejauh mana kesiapan Anda untuk bergabung dalam perusahaan serta kapan Anda bisa mulai bekerja. Namun, jika tidak ada pertanyaan tersebut, maka itu juga bisa menjadi salah satu ciri bahwa Anda kemungkinan tidak diterima bekerja di sana.

Baca juga:  Ketahui Tanda Perfeksionisme Menjadi Toksik di Tempat Kerja

Tidak Ada Kabar dari Perusahaan dalam 2 Minggu

Pihak pewawancara atau HRD yang menolak Anda biasanya tidak akan memberi kabar dalam kurun waktu yang telah dijanjikan. Apabila setelah 2 minggu ternyata Anda tidak juga memperoleh kabar baik dari perusahaan tersebut, sebaiknya segera move on dan cobalah untuk melamar kerja di tempat lain.

Nah, bagi Anda yang baru saja ditolak interview, sebaiknya tak perlu berkecil hati. Latih skill Anda dan coba untuk mengikuti berbagai seminar atau sertifikasi untuk menunjang pengalaman Anda. Mengikuti pelatihan sesuai dengan bidang yang dicari oleh perusahaan tentunya menjadi poin plus dalam CV Anda.

[1]Wibowo, A &Duwi R. 2020. Best Score Psikotes Kerja. Fajar W, editor. Surakarta: Genta Smart, hlm 464.

[2] Ibid.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: