Takaran Susu dan Pilihan MPASI yang Tepat Untuk Bayi Usia 6 Bulan

Takaran, susu, bayi, 6, bulan, asi, formula, makanan, pengganti, MPASI, berapa, kali, minum, sehari, kebutuhan, sendok, Pilihan MPASI untuk bayi 6 bulan (today.com)

Air Susu (ASI) adalah sumber gizi dan utama pada saat belum dapat mencerna padat. Pemberian ASI tanpa dan tambahan lain pada biasanya berlaku pada saat berusia 0-6 bulan. Selanjutnya pemberian ASI diteruskan hingga mencapai usia 2 tahun.

ASI yang diberikan selama 6 bulan pertama tanpa makanan tambahan apapun diklaim mengandung nutrisi yang sudah mampu mencukupi kebutuhan selama 6 bulan pertama kehidupan bayi. Pada minggu-minggu pertama, akan ada peningkatan kebutuhan ASI. Kemudian, jumlahnya akan menetap hingga 6 bulan kehidupan bayi. Namun, terdapat pengecualian jika bayi sedang ada di masa growth spurt (percepatan pertumbuhan) di mana terjadi peningkatan kebutuhan ASI.

Takaran, susu, bayi, 6, bulan, asi, formula, makanan, pengganti, MPASI, berapa, kali, minum, sehari, kebutuhan, sendok,

Takaran susu & Pilihan MPASI untuk bayi 6 bulan

Pada bayi yang menyusu langsung, memang cukup sulit mengukur jumlah takaran ASI yang harus diminum oleh bayi. Menurut penelitian, bayi membutuhkan sekitar 750 ml/hari (25 oz). Rata-rata bayi membutuhkan asupan ASI 570-900 ml/hari.

Berikut adalah gambaran kasar mengenai berapa rata-rata jumlah ASI yang dibutuhkan oleh seorang bayi setiap kali menyusu:

  • Hari pertama, sebanyak 7 ml atau setara dengan satu sendok teh lebih.
  • Hari kedua, sebanyak 14 ml atau hampir tiga sendok teh.
  • Hari ketiga, sebanyak 38 ml.
  • Hari keempat, sebanyak 58 ml.
  • Hari ketujuh, sebanyak 65 ml.

Frekuensi menyusu ASI pada bulan pertama sekitar 8-12 kali per hari. Setelah berusia 1-2 bulan, frekuensi menyusunya cenderung akan berkurang menjadi 7-9 kali per hari.

Selain diberikan asupan ASI, bayi usia 6 bulan ke atas juga sudah dapat diberikan makanan dan minuman pendukung lainnya. Saat usianya memasuki umur 6 bulan, bayi diperkenalkan dengan makanan lunak sebagai pendamping ASI kemudian naik bertahap menjadi makanan padat dan makanan keluarga hingga bayi umur 12 bulan atau lebih.

Namun pada beberapa keadaan di mana sebagian tidak dapat memberikan ASI seperti produksi ASI yang sedikit, maka pemberian dapat dijadikan alternatif untuk menunjang perkembangan dan pertumbuhannya. Pemberian ini juga tidak boleh sembarangan. Takaran harus sesuai dengan usia bayi.

Takaran susu formula yang dibutuhkan setiap bayi berbeda-beda. Pemberian susu formula bergantung pada kondisi badan dan umur bayi. Umumnya, bayi yang baru saja dilahirkan atau masih berumur di bawah 6 bulan, biasanya mengkonsumsi sekitar 30 ml susu setiap 2-3 jam. Bayi berumur sekitar 1-2 bulan mengkonsumsi 30-60 ml setiap 3-4 jam.

Saat bayi memasuki usia 2-6 bulan, biasanya mengonsumsi susu sebanyak 60-90 ml. Sedangkan, bayi berusia 6 bulan ke atas biasanya membutuhkan 90 ml atau lebih. Perhitungan tersebut bukanlah perhitungan yang baku jika bayi Anda menangis karena lapar menginginkan asupan susu yang lebih maka ibu bisa berikan 30-60 ml susu sebagai tambahan.

Apabila Anda kebingungan untuk menentukan takaran susu formula yang pas untuk bayi, maka sebaiknya gunakan botol susu bayi yang sesuai dengan umur bayi. Anda juga dapat menentukan takaran susu untuk bayi Anda dengan menggunakan rumus: berat badan bayi x 2 x 2,2 x 30 ml.

Dari hasil perhitungan tersebut akan diketahui berapa nilainya dan itu merupakan kebutuhan susu total dalam satu hari. Karena mungkin jumlahnya terlalu banyak untuk diminum dalam satu kali minum, Anda bisa membaginya dalam beberapa kali minum menggunakan botol susu sebagai penakarnya.

Susu Formula - www.momjunction.com

Susu Formula – www.momjunction.com

Perhitungan takaran susu per sekali minum dengan cara membagi hasilnya dengan berapa kali Anda memberikan susu dalam satu hari. Selain itu, Anda juga dapat melihat takaran yang terdapat dalam kemasan susu formula. Pada kemasan susu formula biasanya tercantum informasi mengenai takaran susu sesuai golongan usia. Anda dapat konsultasi ke dokter anak untuk mendapatkan informasi lebih jelas.
Aturan pemakaian susu formula diharapkan dibuat berdasarkan rata-rata keperluan bayi. Jangan membuat formula lebih pekat atau lebih encer daripada yang ditentukan. Siapkan larutan formula bayi hanya untuk satu kali pemberian dan gunakan langsung setelah disiapkan. Buang sisa larutan formula bayi yang tersisa.

Selain susu formula, bayi usia 6 bulan juga bisa diberikan makanan pendamping ASI yang dapat menunjang pertumbuhannya. Pemberian MPASI ini perlu dilakukan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi bagi bayi sekaligus memperkenalkan makanan selain ASI. Namun, hal yang perlu diperhatikan adalah memberikan makanan yang halus sesuai dengan kemampuan bayi, dan merupakan buatan sang ibu sendiri untuk menjaga nutrisi dan kualitas bahan yang digunakan.

Berikut beberapa menu makanan pendamping ASI (MPASI) untuk bayi usia 6 bulan yang dapat dijadikan sebagai menu makanan untuk bayi.

MPASI dengan . Anda dapat memilih wortel sebagai MPASI yang baik untuk bayi. Pasalnya, selain enak dibuat sebagai jus, ternyata wortel juga cocok untuk diberikan sebagai makanan pendamping ASI yang sejak dulu banyak direkomendasikan untuk proses pengenalan makanan pada bayi. Anda bisa memberikan wortel rebus pada bayi karena kandungan sumber vitamin A dan mineral yang tinggi.

Selain wortel, Anda juga bisa memberikan kacang panjang dan juga kentang. Kacang panjang memiliki serat dan vitamin B, Untuk lebih memudahkan bayi untuk mencernanya buatlah bubur dengan bahan dasar kacang dan tambahan susu. Sementara kentang, bisa Anda berikan pada bayi yang usia 6 bulan untuk memperkenalkan rasa gurih. Anda bisa menyajikan dengan merebus kentang sampai lunak dengan menambahkan susu kemudian sajikan pada mangkuk dan bubur diberikan kepada si bayi.

Takaran, susu, bayi, 6, bulan, asi, formula, makanan, pengganti, MPASI, berapa, kali, minum, sehari, kebutuhan, sendok, Pilihan MPASI untuk bayi 6 bulan (parents.com)

MPASI dengan buah-buahan. Anda bisa memberikan buah pisang sebagai makanan pendamping ASI. hampir semua orang menyukai buah pisang, begitu juga dengan bayi yang suka dengan buah ini. Anda bisa menjadikan buah pisang untuk membuat bubur. Akan tetapi bila kerepotan membuat bubur pisang bisa saja langsung memberikan kepada buah hati dengan mengambil sedikit demi sedikit daging pisang menggunakan sendok. Nutrisi yang terkandung pada buah pisang antara lain vitamin A, fosfor, asam folat dan kalsium.

Selain pisang, Anda pun bisa menjadikan buah pepaya sebagai pilihan MPASI yang cocok diberikan pada bayi. Buah pepaya begitu banyak mengandung enzim papain untuk membantu melancarkan proses pencernaan. Selain itu pepaya banyak mengandung nutrisi seperti zat besi dan asam folat untuk membantu proses perkembangan otak. Begitu juga kandungan kalsium dan zink yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan pada tulang.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: