Tahun 2018, Undercut Masih Menjadi Model Cukur (Potongan) Rambut Pria Paling Populer

Model, cukur, rambut, pria, 2018, cowok, undercut, artis, fade, gaya, potongan, tren, remaja, anak, muda, pendek, Ilustrasi: tren model rambut pria 2018 (menhairstylestrend.com)

Tak hanya wanita, memiliki yang menawan juga seolah menjadi bagian dari hidup . Di tahun 2018 ini, beberapa mencukur bukan hanya sekadar tuntutan kerapian semata, namun tujuan lainnya lebih mengarah kepada eksistensi.

Hal ini berdampak pada semakin menjamurnya bisnis salon dan tata gaya rambut khusus pria. Danny Anthonius, Managing Partner Ixobox, membenarkan bahwa perubahan gaya konsumen saat ini lebih kepada eksistensi, bukan hanya sekadar rapi. Untuk itu pihak Ixobox menghadirkan potongan rambut bergaya sesuai dengan yang berlaku setiap tahunnya.

David menuturkan, potongan rambut dengan gaya memotong bagian samping masih menjadi primadona bagi kaum laki-laki di tahun 2018 ini, misalnya model textured spiky hair and low skin fade, slicked back undercut, comb over and high fade, dan brushed back hair ditambah high blad fade. “Model atau gaya potongan rambutnya yang dipilih juga yang gaya kekinian, sehingga mereka menyebutnya gunting rambut zaman now,” tutur Danny, dilansir dari Jawapos.

Selain David, bos pangkat rambut Asgar, yakni Rijal Fadilah juga menjelaskan model cukur rambut yang kerap dipilih oleh cowok di tahun ini. Menurutnya, model potongan tak jauh berbeda dengan model yang berlaku di tahun 2017 lalu. “Rujukannya masih Amerika dan Eropa. Tapi perlu sedikit sentuhan agar berbeda,” katanya.

Ia kembali menjelaskan, gaya rambut outschool, mandarin classic atau stick classic, serta morissey masih sering dipesan kalangan adam khususnya anak muda sebagai gaya rambutnya. “Patokannya lihat saja artis atau pemain sepakbola yang sedang ngetren akhir,” tambahnya.

Seperti diketahui, Outschool merupakan jenis potongan rambut tipis di bagian kedua sisi kepala serta bagian atas yang tetap dibiarkan tumbuh dengan sedikit potongan masih banyak dipakai anak-anak dan pelajar hingga mahasiswa. Sementara untuk Mandarin Classic, model potongan rambut asal negeri Tirai Bambu tetap diminati di tahun ini. Meskipun banyak variannya, namun jenis potongan rambut ini mayoritas menggunakan jenis potongan undercut. Yakni model rambut yang mempunyai potongan tipis di kedua sisi bawah kepala, tetapi sedikit panjang pada sisi rambut bagian atas.

Sementara untuk model Morissey, sepintas gaya rambut ini hampir sama dengan jenis potong rambut ala pompadour, yaitu dengan tetap membiarkan bentuk rambut yang bervolume di bagian depan atas, sedangkan sisi samping yang dipotong tipis. Namun bedanya model rambut morissey, ini dibuat sedikit berantakan dan cukup menggunakan bantuan tangan saja saat ditata rapi, sedangkan pompadour mesti disisir rapi. “Kalau morissey itu lebih ribet, namanya juga buat anak muda,” tutup Rijal.

Jadi, pada tahun 2018, akan banyak pria yang memiliki gaya rambut yang menggabungkan sisi pendek dan atasan yang lebih panjang. Dengan demikian, model undercut dan high blad fade menjadi yang paling . Potongan rambut lainnya untuk tahun 2018 meliputi buzz cuts, Caesar cuts, dan French Crops, dan potongan gaya menyamping lainnya.  

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: