Jenis Suplemen Vitamin yang Dilarang untuk Ibu Hamil, Akibatnya Bisa Fatal!

Jenis Suplemen Vitamin untuk Ibu Hamil - (mom.com)Jenis Suplemen Vitamin untuk Ibu Hamil - (mom.com)

Selama hamil, para wanita cenderung bingung mengenai makanan atau minuman yang boleh dan tidak boleh untuk dikonsumsi. Hal yang sama berlaku untuk suplemen atau vitamin. Para dokter kandungan biasanya akan memberi petunjuk vitamin apa saja yang boleh dan dilarang untuk ibu hamil. Oleh sebab itu, sebelum mengonsumsi produk tertentu, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Kebutuhan vitamin dan mineral selama kehamilan memang lebih tinggi dibanding sebelum kehamilan. Namun, meski begitu, Anda tidak bisa mengandalkan terpenuhinya kebutuhan tersebut hanya pada suplemen semata. Artinya, meski Anda tidak dilarang mengonsumsi suplemen selama kehamilan demi terpenuhinya kebutuhan vitamin dan mineral, namun Anda tidak bisa menjadikannya sebagai pengganti makan yang utama.

Selain itu, kebutuhan asam folat pada masa awal kehamilan sangat tinggi, untuk mencegah terjadinya cacat pada janin. Karenanya, konsumsilah suplemen hanya sebagai penambah asupan vitamin dan mineral yang Anda peroleh dari makanan pokok Anda.[1]

Nah, bagi Anda yang sedang mengandung, berikut ini beberapa jenis dan kandungan vitamin yang dilarang atau sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil.

Baca juga:  Anggaran Terbatas? Ini Cara Melengkapi Persediaan Dapur Anda
Suplemen Vitamin yang Dilarang untuk Ibu Hamil - (www.sbs.com.au)

Suplemen Vitamin yang Dilarang untuk Ibu Hamil – (www.sbs.com.au)

Suplemen Vitamin yang Dilarang untuk Ibu Hamil

Suplemen dengan Kandungan Echinacea

Daun Echinacea biasanya dipakai sebagai suplemen meredakan flu sekaligus menjaga daya tahan tubuh. Akan tetapi, beberapa penelitian menyebutkan bahwa efek samping suplemen tersebut dapat menimbulkan gejala pada saluran pencernaan, seperti mual atau sakit perut. Oleh sebab itu, ibu hamil sebaiknya menghindari konsumsi suplemen yang mengandung Echinacea.

Suplemen Daun Pegagan

Suplemen yang mengandung daun pegagan juga sebaiknya tidak dikonsumsi selama hamil. Pasalnya, dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa daun pegagan bisa meningkatkan risiko kerusakan pada liver. Selain itu, daun pegagan disebut-sebut bisa menginduksi kontraksi rahim. Apabila terjadi kontraksi sebelum waktunya, kondisi ini tentunya akan berbahaya untuk kehamilan Anda.

Suplemen Black Cohosh

Suplemen black cohosh umumnya dipakai untuk mengatasi tanda-tanda menopause. Pemakaian suplemen black cohosh dilarang selama kehamilan dan menyusui. Menurut studi dalam The Canadian Journal of Clinical Pharmacology tahun 2006, black cohosh dapat menimbulkan risiko persalinan dini karena bisa menyebabkan kontraksi. Dilansir dari Healthline, beberapa ahli juga percaya jika suplemen ini berisiko bahaya, khususnya jika dikonsumsi bersamaan dengan herbal lain yang bisa menginduksi persalinan.

Baca juga:  Hamil 10 Minggu Keluar Darah, Apa Penyebabnya?

Vitamin A

Dalam kondisi normal, vitamin A sebenarnya baik untuk sistem imunitas dan menunjang penglihatan. Akan tetapi, konsumsi vitamin A yang berlebihan saat hamil dapat meningkatkan risiko melahirkan bayi yang cacat. Selain itu, kelebihan vitamin A akan disimpan oleh tubuh di dalam organ hati. Apabila hal tersebut terjadi, vitamin A yang masuk ke tubuh justru akan menjadi racun yang membahayakan hati.

Vitamin E

Dilansir dari Alodokter, vitamin E penting untuk sistem kekebalan tubuh dan pembentukan gen. Tetapi, penelitian menemukan bahwa konsumsi suplemen vitamin E terbukti tidak berdampak positif, baik pada ibu maupun janin. Malahan, apabila dikonsumsi secara berlebih, ibu hamil berisiko sakit perut dan mengalami pecah ketuban dini.

Vitamin B6

Vitamin B6 sebenarnya menawarkan banyak manfaat untuk ibu hamil, seperti meringankan keluhan morning sickness, mendukung perkembangan otak dan sistem saraf bayi sejak dalam kandungan. Tetapi, bila dikonsumsi secara berlebihan, vitamin B6 justru akan berisiko menyebabkan gangguan saraf pada ibu hamil.

Dianjurkan Ibu Hamil Minum Suplemen - (www.nutraingredients.com)

Dianjurkan Ibu Hamil Minum Suplemen – (www.nutraingredients.com)

Vitamin B9 (Asam Folat)

Anda mungkin sudah sering mendengar bahwa asam folat banyak dibutuhkan oleh ibu hamil untuk melindungi bayi dari risiko lahir cacat. Namun, jika konsumsi asam folat berlebih justru bisa menutupi tanda-tanda kekurangan vitamin B12, sehingga ibu hamil rentan mengalami gangguan saraf.

Baca juga:  Awas, Pemanis Buatan Sebabkan Obesitas pada Wanita

Zat Besi

Ibu hamil setidaknya dianjurkan mengonsumsi rata-rata 27 mg zat besi per hari. Anda perlu waspada, sebab kelebihan zat besi selama kehamilan dapat menyebabkan Anda mengalami konstipasi, mual, muntah, serta diare. Bahkan, dalam kasus yang sangat berat kondisi tersebut bisa berakibat fatal.

Kalsium

Tubuh kabarnya hanya mampu menyerap maksimal 500 mg kalsium dalam satu waktu. Oleh sebab itu, ibu hamil hanya perlu mengonsumsi suplemen kalsium dalam dosis yang lebih kecil, beberapa kali dalam sehari. Pasalnya, apabila kelebihan kalsium akan berisiko menyebabkan batu ginjal pada ibu hamil.

[1]Naviri, Tim. 2011. Buku Pintar Ibu Hamil. Jakarta: Elex Media Komputindo, hlm 63.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: