Superbug, Bakteri Yang Dikenal Resisten Terhadap Antibiotik

bakteri, superbug, jenis, tiga, resisten, antibiotik, daging, ayam, amerika, serikat, risiko, kematian, patogen, lemah, pasien, rumah, sakit, alat, medis, kontak, hubungan, rendah, imun, tubuh, sistem, anak-anak, dewasa, organik Bakteri superbug menghantui warga Amerika Serikat (sumber: theindependent.sg)

Menurut Environmental Working Group, sebuah organisasi penelitian lingkungan nirlaba, mengatakan bahwa hampir 80 persen daging di supermarket AS mengandung bakteri resisten antibiotik.

Bakteri yang ada pada daging sering disebut dengan ‘superbug’. Bakteri ini dikenal tahan terhadap setidaknya 1 dari 14 antibiotik yang diuji pada tahun 2015 oleh Sistem Pengawasan Perlawanan Antimikroba Nasional, kemitraan kesehatan federal. Bakteri resisten antibiotik ditemukan pada 79 persen sampel kalkun tanah yang diuji, 71 persen daging babi, 62 persen daging giling, dan 36 persen dada ayam, sayap dan paha.

Sementara itu, temuan terbaru dari Consumer Reports juga melaporkan adanya penemuan bakteri berjenis ‘superbug’ yang terkandung dalam setengah dada dari daging ayam mentah di Amerika. Sedangkan kurang dari 50 persen sampel dada ayam teruji resisten terhadap antibiotik.

Menariknya, penelitian menunjukkan bahwa ayam organik yang dibesarkan tanpa penyuntikan antibiotik atau hormon, justru hanya memiliki kemungkinan terkontaminasi dengan bakteri superbug ini. Kabar ini mendorong Food and Drug Administration (FDA) untuk mengeluarkan undang-undang terkait pembatasan penggunaan antibiotik non-medis untuk unggas. Dan, akhirnya FDA melontarkan sebuah perintah terbaru untuk menghapuskan praktik perawatan tersebut pada unggas. Namun, belum ada kejelasan lebih lanjut apa efek dari rencana dari FDA. Sejak Amerika menemukan kejanggalan terhadap dada daging ayam, temuan ini diharapkan mendorong adanya tindakan yang lebih tegas.

Sementara itu, untuk memastikan dada ayam bebas dari bakteri, Anda bisa memerhatikan cara memasak dan memanaskan daging yaitu sebaiknya berada pada suhu 165 derajat celcius, sehingga dapat membantu matinya bakteri yang mungkin tumbuh dalam daging ayam.

bakteri, superbug, jenis, tiga, resisten, antibiotik, daging, ayam, amerika, serikat, risiko, kematian, patogen, lemah, pasien, rumah, sakit, alat, medis, kontak, hubungan, rendah, imun, tubuh, sistem, anak-anak, dewasa, organik

Daging ayam seringkali diketahui terkontaminasi superbug

Bakteri superbug yang dikenal tahan terhadap obat dan antibiotik itu bisa berbahaya bagi kelangsungan hidup manusia. Patogen mengklasifikasikan superbug sebagai bakteri paling berbahaya dalam kelompok bakteri yang tak mempan terhadap antibiotik. Setidaknya ada tiga bakteri yang tergolong dalam superbug. Seperti dilansir oleh Livescience, mengutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), ketiganya adalah:

Baca juga:  Mengusung Teknologi Lock + Clear, Benarkah Pond's Acne Solution Daily Expert Moisturizer Ampuh Basmi Jerawat Dalam Tiga Hari?

Acinetobacter baumannii

Bakteri ini penyebab pneumonia, infeksi darah serius, dan kondisi lain. Bakteri ini berada pada pasien yang ada di rumah sakit dan menyebar dengan kontak manusia ke manusia atau manusia dengan apapun yang terkontaminasi. Ia sangat berbahaya bagi pasien yang mengalami masalah kekebalan tubuh atau penyakit kronis.

Pseudomonas aeruginosa

Infeksi bakteri ini kebanyakan terjadi di rumah sakit dan membahayakan nyawa penderitanya. Pasien bisa terinfeksi dari alat pernafasan, kateter, atau luka operasi. Tapi, bakteri ini juga ditemukan di hot tub dan kolam renang. Ia sangat membahayakan mereka yang rendah kekebalan tubuhnya.

Enterobacteriaceae

Infeksi bakteri ini sangat mungkin terjadi di rumah sakit dan tempat perawatan jangka panjang. Ia sangat membahayakan nyawa mereka yang rendah kekebalan tubuhnya.

Ketiga bakteri di atas mungkin saja tersebar lewat kontak manusia-manusia, atau lewat peralatan medis, seperti ventilator. Penyebab serangan bakteri superbugs antara lain adalah konsumsi obat antibiotik yang salah dan berlebihan. Selain itu, penularan dapat juga melalui bahan makanan.

Produksi pertanian diketahui menjadi salah satu penyebab pertumbuhan bakteri superbugs dalam rantai makanan. Hal itu ditunjukkan dengan ditemukannya bakteri superbugs methicillin-resistant staphylococcus aureus (MRSA) di tempat pertokoan yang menjual daging babi, ayam, daging sapi dan daging lain di AS.

bakteri, superbug, jenis, tiga, resisten, antibiotik, daging, ayam, amerika, serikat, risiko, kematian, patogen, lemah, pasien, rumah, sakit, alat, medis, kontak, hubungan, rendah, imun, tubuh, sistem, anak-anak, dewasa, organik

Jenis bakteri Enterobacteriaceae (sumber: Reuters)

Pada tahun 2009, peneliti di Turki menemukan 95 persen handphone dokter dan perawat memiliki setidaknya satu jaringan bakteri. Yang mengejutkan, pada satu dari delapan ponsel ditemukan bakteri superbugs MRSA.

Baca juga:  Bintitan dan Kalazion - Perbedaan, Penyebab, dan Pengobatan

Penyakit menular seksual kencing nanah atau gonore adalah penyakit yang juga potensial terkena bakteri superbugs. Hal ini terjadi karena mudahnya penularan melalui hubungan seksual dan penggunaan obat yang berlebihan dan tak terkendali.

Menurut ahli gizi, Dawn, Undurraga mengatakan bahwa resistensi antibiotik adalah ancaman serius bagi kesehatan dan keamanan pangan. Konsumen perlu tahu tentang potensi kontaminasi daging yang mereka makan, sehingga mereka dapat waspada tentang keamanan makanan, terutama ketika memasak untuk anak-anak, wanita hamil, orang dewasa yang lebih tua atau kekebalan tubuh dikompromikan.

Undurraga juga menyarankan agar konsumen dapat membantu mengurangi jumlah antibiotik yang digunakan pada hewan ternak dan memperlambat penyebaran resistensi obat dengan memilih daging organik yang dibangkitkan tanpa antibiotik.

Sementara itu, Dr Gail Hansen, konsultan kesehatan publik dan dokter hewan, menguraikan bahaya dari superbug. Menurutnya, bakteri akan mentransfer gen resistensi antibiotik ke bakteri lain yang bersentuhan dengan mereka (bakteri) di lingkungan dan di saluran pencernaan manusia dan hewan. Sehingga, membuat bakteri menjadi sangat sulit untuk secara efektif mengobati infeksi.

Meskipun resistensi antibiotik merupakan ancaman serius bagi kesehatan manusia, pemerintah AS memungkinkan produsen daging untuk memberikan antibiotik pada hewan yang sehat.

Terkait penggunaan obat-obat antibiotik, penelitian di US National Ambulatory Medical Care Survey pada tahun 1989 menunjukkan setiap tahun sekitar 84 persen anak mendapatkan antibiotik. Hasil lainnya, ditemukan bahwa 47,9 persen resep pada anak usia 0-4 tahun terdapat antibiotik. Angka tersebut menurut perhitungan banyak ahli cukup mencemaskan. Dalam tahun yang sama, ditemukan resistensi kuman yang cukup tinggi karena pemakaian antibiotik berlebihan tersebut.

bakteri, superbug, jenis, tiga, resisten, antibiotik, daging, ayam, amerika, serikat, risiko, kematian, patogen, lemah, pasien, rumah, sakit, alat, medis, kontak, hubungan, rendah, imun, tubuh, sistem, anak-anak, dewasa, organik

Antibiotik, jenis obat yang umum dikonsumsi untuk mengatasi penyakit

Tidak hanya anak-anak, orang dewasa pun kerap mengkonsumsi obat-obat antibiotik secara sembarangan dan berlebihan. Misalnya saja, ketika terkena infeksi saluran napas seperti batuk, pilek dan demam, banyak orang berobat ke dokter dan kerap mendapatkan obat-obat antibiotik.

Baca juga:  Apakah Sarapan Mampu Menurunkan Berat Badan?

Ada pula kebiasaan masyarakat lainnya yang kerap mengobati diri sendiri dengan membeli obat-obat yang mengandung antibiotik secara bebas di apotek dan toko obat. Padahal sebagian besar penyebab infeksi saluran napas seperti batuk, pilek dan demam adalah virus yang bisa sembuh sendiri tanpa pemberian antibiotik.

Antibiotik yang umum digunakan untuk mengobati radang tenggorokan dan infeksi telinga mungkin bisa menjadi senjata ampuh melawan superbugs yang resisten terhadap sebagian besar obat lainnya.

Pada uji coba laboratorium tradisional lainnya melawan bakteri sejenis, antibiotik azithromycin, dijual dengan nama zithromax, tidak bekerja terlalu baik. Tapi, dalam situasi uji coba lainnya, azithromycin terbukti sangat efektif melawan tiga patogen yang sulit diobati.

Alih-alih melakukan uji coba di laboratorium standar, para ilmuwan menguji coba obat tersebut (azithromycin) di lingkungan yang lebih mirip dengan tubuh manusia dan mengandung banyak faktor bakter bakteri alami manusia.

Menurut Victor Nizet, seorang profesor ilmu kesehatan anak dan farmakologi di University of California-San Diego, hasilnya terbukti sangat manjur dan bisa dilihat bahwa azithromycin bisa menyembuhkan beberapa infeksi pada patogen yang resisten terhadap obat.

Kelompok peneliti Nizet menemukan bahwa azithromycin dapat merangsang tiga jenis superbug, yang terdiri dari pseudomonas aeruginosa, klebsiella pneumoniae and acinetobacter baumannii.

Superbugs jarang menyerang orang sehat. Justru, mereka cenderung menyerang pasien rumah sakit yang lemah dengan sistem imun yang lemah, dan dapat meningkatkan risiko kematian, karena tidak ada antibiotik yang efektif melawan patogen.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: