Solusi dan Perawatan Untuk Mata Kering Akibat Penggunaan Gadget

Gangguan, mata, kering, solusi, cara, mengatasi, merawat, perawatan, penyakit, kondisi, pelumasan, air mata, debu, benda, sakit, pedih, makanan, jenis, omega 3, efek samping, obat, lensa kontak, penelitian, operasi, jaringan, kelenjar, kafein, kornea, faktor, penuaan, lansia, komputer, gadget, Ilustrasi: mata lelah akibat terlalu lama memandang layar laptop

Apakah Anda sering mengalami gejala-gejala seperti ada yang mengganjal di mata, mata memerah dan berair, atau jadi sensitif terhadap cahaya silau? Hati-hati, artinya Anda berisiko mengalami mata kering. Mata kering memang bisa terjadi pada siapa saja, tapi orang yang berusia lanjut (lansia) lebih rentan mengalaminya.

Penyakit mata kering adalah kondisi saat mata tidak mendapat pelumasan yang memadai dari air mata. Kondisi ini membuat mata tidak bisa menghilangkan debu atau benda asing yang mengganggu mata. Akibatnya, mata terasa sangat tidak nyaman.

Pada mata yang sehat, kornea akan terus dialiri oleh air mata ketika mata berkedip, untuk memberi nutrisi pada sel kornea dan melindungi kornea dari lingkungan luar. Air mata merupakan senyawa campuran dari lemak, air, lendir, serta lebih dari 1.500 protein yang membuat permukaan mata tetap halus dan terlindungi dari lingkungan sekitar, unsur yang mengganggu, atau kuman yang menimbulkan infeksi. Saat kelenjar di sekitar mata tidak bisa memproduksi air mata yang cukup atau saat komposisi air mata berubah, maka permukaan luar mata yang berperan untuk meneruskan cahaya ke dalam mata juga dapat terganggu.

Nama lain dari penyakit mata kering adalah keratoconjunctivitis sicca atau sindrom mata kering. Mata kering lebih banyak dialami wanita dibandingkan pria, dan risiko mata kering juga makin meningkat pada usia lanjut.

Mata kita memiliki beberapa sumber kelembapan. Salah satunya adalah kelenjar lakrimal di kuadran luar atas mata. Itu adalah kelenjar yang menghasilkan segumpal air mata jika Anda menangis atau sesuatu masuk ke mata Anda. Sumber-sumber lain termasuk:

  • Jaringan kelenjar tertanam di konjungtiva (permukaan putih mata dan permukaan bawah kelopak mata) yang menghasilkan air dan lendir.
  • Kelenjar di tepi kelopak yang menghasilkan zat berminyak.
Baca juga:  Apa Saja yang Harus Dikonsumsi Sebelum Melakukan Olahraga Pagi?

Penderita mata kering akan mengalami produksi air mata berlebih yang turun mengalir di pipi. Hal ini terjadi ketika mata tidak mendapatkan cukup lubrikasi sehingga mata mengirimkan sinyal darurat melalui sistem saraf untuk meminta lebih banyak pelumas.

Gangguan, mata, kering, solusi, cara, mengatasi, merawat, perawatan, penyakit, kondisi, pelumasan, air mata, debu, benda, sakit, pedih, makanan, jenis, omega 3, efek samping, obat, lensa kontak, penelitian, operasi, jaringan, kelenjar, kafein, kornea, faktor, penuaan, lansia, komputer, gadget,

Ilustrasi: mata perih akibat kehilangan kelembapan (health.harvard.edu)

Sistem saraf mata kemudian menanggapi permintaan darurat ini dengan membanjiri mata dengan air mata untuk mencoba mengimbangi kekeringan yang diderita. Tetapi, air mata darurat ini terbuat hanya dari air dan tidak memiliki kualitas pelicin atau komposisi air mata normal. Air mata palsu ini bisa membilas kotoran, namun tidak akan melapisi mata dengan baik.

Mata kering dapat membuat lebih sulit untuk melakukan beberapa kegiatan, seperti menggunakan komputer atau membaca untuk jangka waktu lama, dan dapat menurunkan toleransi mata untuk lingkungan kering, seperti udara di dalam pesawat terbang.

Seiring bertambahnya usia, produksi air mata kita melambat. Jika kelenjar lakrimal tidak membuat banyak air mata, Anda akan memiliki masalah dengan kuantitas air mata. Jika beberapa kelenjar lainnya lambat, seperti yang menghasilkan minyak, Anda akan memiliki masalah dengan kualitas air mata, karena Anda membutuhkan ketiga komponen air mata untuk film air mata. Hasilnya adalah sindrom mata kering, dengan gejala yang meliputi rasa terbakar dan rasa pedih di mata.

Baca juga:  Tips Aman Keluar Rumah Selama Pandemi

Tetapi, tidak hanya penuaan yang dapat menyebabkan sindrom mata kering. Penyebab lainnya termasuk:

  • Efek samping dari obat-obatan (seperti antihistamin atau obat tekanan darah)
  • Kondisi yang mendasari (seperti masalah tiroid; diabetes; artritis reumatoid; sindrom Sjögren, gangguan sistem kekebalan; atau penyakit Parkinson)
  • Lingkungan Anda (paparan debu, asap, dan polutan lainnya)
  • Operasi mata
  • Penggunaan lensa kontak

Melihat gadget elektronik terlalu lama tanpa berkedip (jika Anda terlalu lama tanpa berkedip, Anda tidak memberikan kesempatan pada mata Anda untuk mengisi ulang film air mata).

Kondisi terakhir ini terkait dengan penggunaan gadget elektronik yang dikenal sebagai sindrom penglihatan komputer. “Orang-orang cenderung menatap layar mereka dan kurang berkedip. Mata mereka menjadi kering karena mata lebih banyak terbuka, dan mereka kering karena tidak banyak berkedip untuk menyegarkan permukaan mata,” kata Dr Matthew Gardiner, seorang dokter mata di Massachusetts Eye and Ear Infirmary. Sindrom visi komputer juga dapat mencakup gejala seperti penglihatan kabur atau ganda.

Perawatan Mata Kering

Gangguan, mata, kering, solusi, cara, mengatasi, merawat, perawatan, penyakit, kondisi, pelumasan, air mata, debu, benda, sakit, pedih, makanan, jenis, omega 3, efek samping, obat, lensa kontak, penelitian, operasi, jaringan, kelenjar, kafein, kornea, faktor, penuaan, lansia, komputer, gadget,

Memberi obat tetes mata (sumber: 2020tulsa.com)

Merawat mata kering tidak hanya meredakan ketidaknyamanan tetapi dapat membantu Anda menghindari infeksi atau bahkan kornea yang berlubang. Perawatannya juga cukup sederhana. Untuk orang-orang yang memiliki gejala mata kering, Dr. Gardiner merekomendasikan beberapa cara, seperti:

Baca juga:  Jangan Sampai Salah, Begini Urutan & Cara Pakai Starter Kit Hada Labo Terbaru
  • Kompres dengan air hangat
  • Pijat mata dengan lembut untuk merangsang kelenjar minyak pada margin tutup.
  • Memberi obat tetes mata (ada banyak jenis dan merek)
  • Konsumsi obat-obatan yang meningkatkan produksi air mata, seperti cyclosporine oftalmik (Restasis)

Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa kafein dapat membantu mata kering. “Kafein meningkatkan produksi kelenjar lakrimal,” kata Dr. Gardiner. “Tetapi hati-hati dalam meningkatkan asupan kafein Anda. Terlalu banyak kafein dapat menyebabkan kegugupan dan insomnia.” Dengan kata lain, jangan membuang waktu minum kopi dalam upaya memperbaiki mata kering.

Penelitian terakhir dalam jurnal Ophthalmology tahun 2013 mendapatkan bukti bahwa peningkatan konsumsi asam lemak esensial omega-3 selama satu bulan dapat membantu meningkatkan produksi air mata dan menurunkan penguapan. Asam lemak omega-3 bisa didapatkan dalam bentuk suplemen ataupun melalui makanan sehari-hari.

Beragam jenis makanan yang mengandung omega-3 dalam jumlah tinggi antara lain sayuran berdaun hijau, minyak zaitun, ikan tuna, salmon, dan sarden, kacang-kacangan, biji rami, telur yang diperkaya omega-3, dan alpukat.

Hal lain yang juga dapat membantu untuk mengurangi gejala dari mata kering adalah perubahan gaya hidup. Misalnya dengan menghindari paparan asap rokok, menjaga kelembapan udara di sekitar Anda (misalnya dengan menggunakan humidifier atau alat pelembap udara), serta membatasi penggunaan gadget yang bisa menyebabkan mata lelah.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*