Sering Disembunyikan, Ini Sisi Gelap Perawatan Kulit Teknologi Canggih

Perawatan terapi lampu LED (sumber: myclinic.com)Perawatan terapi lampu LED (sumber: myclinic.com)

Kecanggihan teknologi tidak hanya merambah dunia gadget, bahkan dunia kecantikan juga terkena imbasnya. Berkat teknologi, Anda sekarang tidak perlu repot-repot mempercantik kulit Anda, karena sudah ada banyak produk perawatan kulit berteknologi tinggi. Sementara banyak orang ketagihan memakai produk tersebut, tahukah Anda bahwa produk perawatan kulit berteknologi canggih juga punya sisi gelap?

Seiring berkembangnya zaman, standar kecantikan mulai berubah karena adanya pengaruh kapitalis global. Kenyataan bahwa masyarakat Indonesia yang berkulit sawo matang telah dipengaruhi oleh budaya dari berbagai negara, sehingga terjadi pergeseran dari kecantikan asli Indonesia itu sendiri.[1]

Bahaya Produk Berbasis Teknologi Canggih

Untuk memenuhi standar kecantikan yang baru, tentu masyarakat akan berlomba-lomba merawat kulitnya. Semakin bertambahnya kebutuhan akan produk dan peralatan kecantikan, membuat sejumlah produsen kosmetik membuat berbagai inovasi menarik. Hampir keseluruhan produk dilengkapi dengan teknologi yang canggih.

Dilansir dari allure, baru-baru ini telah bermunculan produk dan alat kecantikan berbasis teknologi mutakhir yang dapat mempermudah Anda dalam memperbaiki kulit. Salah satunya adalah alat terapi cahaya LED berbentuk cermin yang bisa Anda pakai di rumah. Meskipun alat canggih tersebut harganya mahal, tampaknya tidak jadi masalah bagi sebagian besar wanita.

Baca juga:  Ini Sederet Wewangian yang Tidak Disukai & Mampu Mengusir Tikus

Alat yang bisa dipakai untuk memperbaiki kulit tersebut memang memiliki manfaat luar biasa bagi sebagian besar orang. Sayangnya, alat tersebut tidak akan berguna bagi Anda yang memiliki kulit sensitif,  dan ini adalah kelemahan alat tersebut. Sinar yang dihasilkan oleh cermin LED tersebut mampu membuat kulit sensitif menjadi infeksi dan kemerahan.

Cermin LED tersebut tampaknya juga memiliki efek samping berupa kecanduan skincare. Perlu Anda ketahui, selain menyinari kulit wajah dengan sinar khusus, alat juga akan menampilkan kondisi kulit Anda dengan lebih tajam. Tak heran jika Anda bisa melihat jerawat yang akan muncul atau kerutan yang tidak tampak jika dilihat dengan cermin biasa.

Perawatan terapi lampu LED (sumber: more.com)

Perawatan terapi lampu LED (sumber: more.com)

Melihat kondisi kulit yang parah tersebut, tentu membuat sebagian besar orang akan panik. Tak heran, jika setelah melihat kondisi kulitnya yang sebenarnya, mereka akan memiliki ambisi tinggi untuk memakai berbagai macam produk skincare. Hasilnya, memang kulit akan berangsur membaik, tetapi bagaimana dengan kantong Anda?

Baca juga:  Tips Cegah Penuaan Dini (Anti Aging) Untuk Kulit Tangan

Fakta telah membuktikan bahwa sebagian besar wanita yang kecanduan produk perawatan kulit biasanya cenderung hidup boros. Mereka bahkan mengeluh tentang gaji bulanan yang Efek kecanduan karena memakai alat-alat canggih untuk kecantikan biasanya tidak dapat hanya berputar-putar di dalamnya. Tak jarang, konsumen yang telah berhenti memakai alat-alat tersebut, akan kembali memakainya setelah efeknya berkurang.

Memang, efek positif yang diberikan produk perawatan kulit berteknologi mutakhir tidaklah permanen. Paling lama, mungkin efeknya akan hilang setelah setahun tidak memakainya. Bahkan, ada juga produk kecantikan yang hanya memberikan efek setelah pemakaian. Jelas ini akan semakin membuat para konsumennya kecanduan dan tidak ingin lepas dari produk tersebut.

Efek yang tidak permanen juga terbilang berbahaya bagi Anda yang memiliki kulit sensitif. Biasanya, setelah mencoba produk yang dinilai tidak bisa memberikan efek permanen, orang akan mencoba produk lainnya. Gonta-ganti produk akan membuat kulit Anda semakin berushabis begitu saja setelah membeli satu produk skincare. Selain itu, banyak juga wanita yang rela memakai uangnya untuk membeli skincare dibanding untuk membeli benda-benda yang memang diperlukan.

Baca juga:  Robinto: Mahasiswa Asal Kalimantan Sukses Curi Perhatian Lewat Ajang Pencarian Bakat di Jerman

Selain cermin LED, masih ada banyak produk perawatan kulit berbasis teknologi canggih yang ternyata juga banyak kekurangan. Secara umum, produk canggih tersebut biasanya akan memberikan efek yang positif di kulit Anda, kulit akan terlihat lebih cerah, tidak berkerut dan kenyal. Hal seperti itu memang sudah biasa, namun bagi sebagian besar orang, itu adalah hal yang luar biasa. Tak jarang orang akan kecanduan setelah mengetahui efeknya.

Sayangnya, sebagian besar produk canggih selalu memberi embel-embel efek permanen pada setiap produknya. Ini adalah salah satu teknik marketing agar produk laris di pasaran. Selain menggunakan tagline tersebut, kebanyakan produk saat ini juga memberikan harga diskon yang padahal itu adalah harga aslinya. Jadi, apakah Anda masih tertarik mencoba produk-produk perawatan kulit canggih masa kini?

[1] Indarto, dkk. 2016. Perilaku Mahasiswi dalam Perawatan Kecantikan Secara Tradisional. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional, Vol. 1(1): 94-99.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: