Kenali Gejala Siklus Menstruasi Tidak Normal

Ilustrasi: periode menstruasi bulanan (sumber: pandiahealth.com) Ilustrasi: periode menstruasi bulanan (sumber: pandiahealth.com)

Siklus menstruasi wanita berjalan seperti jarum jam, diperkirakan dimulai setiap empat minggu dan berlangsung sekitar 5 hingga 10 hari. Jika haid Anda tidak mengikuti pola ini, haruskah Anda khawatir? Belum tentu. Siklus menstruasi normal dapat berkisar dari 21 hari hingga 35 hari sejak haid hari terakhir, dengan aliran menstruasi sekitar 2 hingga 3 sendok teh per siklus, kata Jonathan Espana, MD, seorang dokter kandungan seperti dilansir dari EverydayHealth di Rumah Sakit Spesialis Anak-anak dan Wanita di Houston, Texas. Tetapi jika menstruasi Anda tidak memiliki ciri-ciri di atas, tubuh Anda mungkin mencoba untuk memberi tahu Anda sesuatu. Maka dari itu, sebaiknya kenali gejala siklus menstruasi tidak normal untuk menjadi pembelajaran bersama.

Jenis-jenis Menstruasi Tidak Normal

Menstruasi dikatakan tidak lancar atau tidak teratur apabila siklus terjadi kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari terhitung sejak hari terakhir menstruasi. Selain itu menstruasi dikelompokkan tidak lancar bila lamanya menstruasi berubah-ubah setiap bulannya. Volume darah yang tidak sama, kadang banyak dan kadang sedikit, juga merupakan salah satu bentuk menstruasi tidak lancar.

Menstruasi yang tidak lancar biasanya terjadi pada beberapa tahun pertama setelah memasuki usia baligh. Namun, jika menstruasi tidak lancar terjadi bukan di beberapa tahun pertama Anda mengalami menstruasi, maka hal tersebut bisa dikatakan sebagai menstruasi tidak normal, yang dapat digolongkan ke dalam beberapa tipe berikut ini.

  • Polymenorrhea, adalah siklus menstruasi yang berlangsung kurang dari 21 hari.
  • Oligomenorrhea, adalah kondisi ketika siklus menstruasi jadi lebih panjang, atau tidak terjadi menstruasi lebih dari 35 hari.
  • Amenorrhea, adalah kondisi ketika tidak mengalami menstruasi dalam waktu 3 bulan berturut-turut.
  • Metrorrhagia, merupakan pendarahan menstruasi yang berlangsung lebih lama dan volume darah lebih banyak.
Baca juga:  Dengan Warna Merah Menyala, Lipstik Purbasari Nomor 84 Dapat Menjadi Lipstik Favorit Anda

Berikutnya akan kami paparkan beberapa hal yang bisa menjadi penyebab menstruasi yang tidak lancar atau tidak teratur di bawah ini.

Penyebab Menstruasi Tidak Lancar

Tanda, kehamilan, setelah, haid, telat, 1, hari, terlambat, menstruasi, hamil, test pack, negatif, positif, minggu, awal, mungkin, dikatakan,

Ilustrasi: nyeri menstruasi (beautyhealthtips.com)

 

  • Menopause. Menjelang menopause, menstruasi bisa menjadi tidak lancar. Kondisi ini biasanya dialami oleh wanita lanjut usia mulai umur 50 hingga 60 tahun. Penyebabnya karena hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh menjadi tidak teratur seiring pertambahan usia sehingga siklus menstruasi pun terhenti.
  • Kehamilan. Jika menstruasi Anda terhenti atau terlambat, cobalah melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah Anda hamil. Dokter biasanya akan merekomendasikan tes kehamilan dan USG.
  • Alat kontrasepsi. Menggunakan alat kontrasepsi, seperti IUD (spiral) atau pil KB dapat menyebabkan perubahan berupa flek di antara siklus menstruasi. IUD bisa menyebabkan darah yang keluar menjadi lebih banyak dari biasanya atau nyeri (kram) perut pada saat menstruasi. Alat kontrasepsi juga menyebabkan keluarnya sedikit darah, misalnya pada penggunaan pil KB. Namun biasanya kondisi ini akan berhenti setelah beberapa bulan penggunaan.
  • Pola hidup sehari-hari. Jika Anda melakukan olahraga secara berlebihan yang menyebabkan berat badan Anda turun drastis, hal itu bisa menyebabkan menstruasi tidak lancar atau tidak teratur. Begitu pula sebaliknya dengan berat badan yang berlebih atau obesitas. Tidak hanya perubahan berat badan, stres juga bisa mempengaruhi siklus menstruasi Anda.
  • Sindrom ovarium polikistik (PCOS). (PCOS) adalah kompilasi gejala yang disebabkan oleh terbentuknya kista-kista kecil di dalam indung telur. Keberadaan kista ini membuat hormon pada tubuh wanita menjadi tidak seimbang. Testosteron dapat meningkat melebihi batas normal, yang mana seharusnya pada wanita hanya terdapat sedikit hormon ini. Ketidaknormalan juga terjadi pada proses pelepasan sel telur atau menstruasi. Ini menyebabkan wanita dengan PCOS mengalami menstruasi dengan darah yang keluar hanya sedikit. Bahkan dalam beberapa kasus, wanita dengan PCOS tidak mengalami menstruasi sama sekali.
  • Kelenjar Tiroid. Pada bagian leher Anda terdapat kelenjar tiroid yang memproduksi hormon yang dapat mengatur metabolisme tubuh. Jika tiroid Anda bermasalah, maka siklus menstruasi Anda juga akan terpengaruh. Konsultasikan hal ini kepada dokter spesialis endokrin. Dokter akan melakukan tes darah untuk melihat bagaimana kadar hormon tiroid dalam darah Anda.
Baca juga:  Gejala dan Tanda-tanda Tiroid Bermasalah Yang Harus Diketahui Wanita

 

Cara Mengatasi Menstruasi Tidak Lancar

Depresi, pasca, melahirkan, postpartum, depression, wanita, ibu, baru, melahirkan, anak, kecemasan, sedih, perasaan, penelitian, gangguan, penyebab, gejala, penanganan, pengobatan, perawatan. Sosial, dukungan, terapi, tekanan, para, ahli, baby blues, menangis, stres, diagnosis, bayi, merawat, ekonomi, emosi, marah, penelitian

Wanita berkonsultasi dengan dokter (sumber: Huffington Post)

Pengobatan untuk menangani menstruasi tidak lancar perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Berikut ini beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi menstruasi yang tidak lancar atau tidak teratur.

  • Mengubah gaya hidup yang tidak sehat.
  • Mengganti alat kontrasepsi untuk mengendalikan kelahiran.
  • Melakukan pengobatan hormon tiroid.
  • Lakukan pengobatan sindrom ovarium polikistik, misalnya untuk mengontrol kadar hormon yang berlebihan atau diabetes. Selain itu, turunkan berat badan dengan cara yang sehat jika Anda menderita sindrom ovarium polikistik dengan berat badan berlebih.
  • Melakukan konseling jika Anda mengalami stres yang menyebabkan berat badan turun drastis dan siklus menstruasi yang tidak teratur.
  • Jika Anda berencana memiliki momongan, konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis. Mungkin dokter akan menyarankan terapi hormonal untuk memicu ovulasi kembali normal.
Baca juga:  Wardah White Secret, Rangkaian Produk Perawatan Wajah Yang Bagus dan Halal

Apabila Anda mengalami perdarahan yang tidak biasa pada saat menstruasi hingga perlu mengganti pembalut tiap jam, menstruasi Anda terjadi selama lebih dari 7 hari, atau bila Anda mengalami flek setelah melakukan hubungan intim secara berkelanjutan, segera hubungi dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: