Info Gejala & Produk Shampo untuk Mengatasi Dermatitis Seboroik

Ilustrasi: pasien dermatitis seboroik (sumber: lloydbusinessschool.com)Ilustrasi: pasien dermatitis seboroik (sumber: lloydbusinessschool.com)

Anda atau orang terdekat Anda saat ini sedang menderita dermatitis seboroik? Sebagian dari Anda mungkin akan bertanya-tanya penyakit apakah gerangan. Tampilannya sepintas cukup menyeramkan dan bisa sangat mengganggu kepercayaan diri seseorang. Bahkan bila tidak ditangani dengan tepat kabarnya juga bisa menyebabkan iritasi. Kondisi dermatitis seboroik bisa diatasi dengan berbagai cara, mulai dari penggunaan salep atau krim topikal (pemakaian luar), obat oral (diminum), atau bahkan menggunakan shampo khusus yang diresepkan oleh dokter.

Apa Itu Dermatitis Seboroik?

Menurut Collins & Borda (dalam Murlistyarini, 2018: 287), dermatitis seboroik (DS) adalah penyakit dermatosis kronik yang ditandai dengan kemerahan dan sisik yang terjadi pada area di mana aktivitas kelenjar sebaseus paling aktif, seperti wajah, kulit kepala, area presternal, dan pada lipatan tubuh. Dandruff terbatas pada kulit kepala. Dan meliputi keluhan gatal dan sisik tanpa adanya peradangan yang tampak.

Sementara itu, Meadow & Newell (2005) menjelaskan, dermatitis seboroik atau cradle cap sering ditemukan pada bayi sebagaimana ketombe pada anak yang lebih besar. Dermatitis seboroik timbul berupa krusta tebal berwarna cokelat terang melapisi kulit kepala dan sulit dilepaskan. Sebagian besar farmasi menjual berbagai merek shampo yang mengandung obat atau minyak bayi yang digunakan untuk membersihkan kulit kepala bayi. Pembersihan kulit kepala secara reguler membantu mencegah rekurensi.

Gejala Dermatitis Seboroik

Ilustrasi: pasien dermatitis seboroik (sumber: honestdocs.id)

Ilustrasi: pasien dermatitis seboroik (sumber: honestdocs.id)

  • Kulit bersisik.
  • Kulit kemerahan dan gatal.
  • Muncul ketombe akibat kulit yang terkelupas, baik di kulit kepala atau daerah kumis, jenggot, dada, dan alis.
  • Timbul ruam yang bentuknya bulat atau oval.

Penyebab Dermatitis Seboroik

  • Penggunaan obat-obatan tertentu, misalnya interferon, lithium, psoralen.
  • Terpapar cuaca ekstrem, misalnya terlalu dingin dan kering.
  • Mempunyai daya tahan tubuh yang lemah. Contohnya, orang yang baru melakukan transplantasi organ, pengidap HIV/AIDS, atau penderita kanker.
  • Dalam tahap pemulihan penyakit berbahaya seperti serangan jantung.
  • Mengalami gangguan mental atau saraf seperti penyakit parkinson atau depresi.

Dilansir dari Alodokter, penyebab dari dermatitis seboroik masih belum diketahui secara pasti. Tetapi, diduga gangguan kulit tersebut diakibatkan oleh jamur Malassezia yang tumbuh akibat minyak berlebih di permukaan kulit. Bisa juga diakibatkan oleh respons abnormal dari sistem kekebalan tubuh.

Produk Shampo untuk Dermatitis Seboroik

Layaknya ketombe, kondisi dermatitis seboroik kabarnya merupakan kondisi berulang yang bisa saja muncul lagi suatu saat nanti. Diungkapkan oleh Graham-Brown & Burns (2005), dermatitis seboroik biasanya memerlukan pengobatan selama bertahun-tahun, karena tidak ada pengobatan yang dapat benar-benar menyembuhkan penyakit tersebut.

Ilustrasi: keramas (sumber: prose.com)

Ilustrasi: keramas (sumber: prose.com)

Masih menurut sumber yang sama, hidrokortison topikal bisa efektif, tetapi akan kambuh lagi bila pengobatannya dihentikan. Steroid dalam bentuk losion atau gel dan sampo tar dapat bermanfaat pada kulit kepala. Ketokonazol dalam bentuk sampo dan krim, dan kombinasi imidazole/hidrokortison juga efektif.

Nah, salah satu solusi untuk mengatasi dermatitis seboroik adalah penggunaan shampoo dengan bahan-bahan khusus. Salah satu yang biasanya direkomendasikan oleh ahli dermatologi adalah Head & Shoulders Clinical Strength Shampoo yang didalamnya mengandung formula selenium sulfida. Produk sampo dengan kemasan warna biru tua ini dijual dengan harga yang memang relatif mahal, mencapai Rp250 ribu per botol.

Selain itu, ada juga produk Selsun Blue yang dijual seharga Rp33.500 per botol ukuran 120 ml, kemudian Erha Erazol Medicated Shampoo harga Rp167 ribuan, hingga Ketomed SS 2% Shampo 60ml seharga Rp57 ribuan per botol. Produk shampo untuk dermatitis seboroik biasanya bisa dibeli di apotik atau toko-toko obat besar. Ada juga produk yang hanya bisa ditemukan di online shop. Harga shampoo untuk dermatitis seboroik bisa berbeda-beda antara satu tempat dengan yang lain.

Namun sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan produk shampoo, salep, atau obat-obatan tertentu untuk mengatasi dermatitis seboroik, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis kulit agar Anda bisa memperoleh penanganan yang tepat. Jangan sembarangan menggunakan obat atau produk tertentu untuk keluhan dermatitis seboroik yang Anda alami. Pasalnya, obat-obatan atau produk yang dikhususkan dermatitis seboroik biasanya tergolong keras dan ada dosis atau cara-cara penggunaan tertentu yang harus mengacu pada resep maupun rekomendasi dokter.

 

Baca juga:  ASI Ternyata Mampu Perangi Pertumbuhan Bakteri Buruk pada Bayi

Referensi:

Murlistyarini, Sinta dkk. 2018. Intisari Ilmu Kesehatan Kulit Dan Kelamin. Malang: UB Press.

Meadow, Sir R., Simon J. N. 2005. Lecture Notes: Pediatrika. Safitri A, editor. Jakarta (ID): Erlangga.

Graham-Brown, Robin, Tony B. 2005. Lecture Notes on Dermatologi Edisi Kedelapan. Safitri A, editor. Jakarta (ID): Erlangga.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: