Seberapa Efektifkah Pil Tabir Surya?

pil, suplemen, kapsul, sunscreen, tabir, surya, paparan, sinar, matahari, ultraviolet, FDA, AS, jenis, kulit, tekstur, UVA/UVB, kulit, kandungan, ringan, gel, efektif, produk, bahan, aktif, kesehatan Mandi sinar matahari di atas kapal

Jika Anda berpikir pil akan membuat kulit tetap aman saat berjemur, sebaiknya hal ini perlu dipikirkan kembali. The U.S. Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan AS mengeluarkan surat peringatan kepada perusahaan pemasaran suplemen yang diklaim akan melawan efek sinar ultraviolet (UV) yang berbahaya.

Menurut Komisaris FDA, Dr. Scott Gottlieb mengatakan bahwa pihaknya telah menemukan produk yang dianggap dapat memberikan perlindungan dari matahari yang tidak memberikan manfaat yang dijanjikan. Sebaliknya, beberapa produk dinilai menyesatkan konsumen dan menempatkan orang pada risiko.

Kemudian, FDA mengirim surat peringatan kepada perusahaan yang secara ilegal memasarkan pil dan kapsul berlabel suplemen makanan yang membuat klaim bahwa obat yang diedarkan ke pasaran telah terbukti melindungi konsumen dari bahaya yang datang dari paparan sinar matahari tanpa memenuhi standar FDA untuk keamanan dan efektivitas.

Salah satu perusahaan pembuat tabir surya di AS, Napa Valley Bioscience mengatakan bahwa pil yang mereka produksi telah terbukti melalui uji klinis bisa melindungi kulit. Pihak Napa Valley Bioscience yang meluncurkan pil yang diberi nama Sunsafe Rx dinilai tidak mengatakan bahwa dengan mengonsumsi pil, konsumen lantas tidak memerlukan perlindungan lain dari sinar matahari.

Sementara itu, seorang wanita di Houston, AS mengatakan bahwa dirinya telah mengonsumsi suplemen bernama Heliocare (pil tabir surya). Pil itu dinilai mudah digunakan, aman, dan tidak memiliki efek samping. Heliocare dianggap memiliki kandungan aktif bekerja langsung ke lapisan kulit epidermis. Selain Heliocare, ada produk bernama Uvo yang mengklaim produknya mampu bekerja efektif sebagai pelindung sinar matahari dalam bentuk minuman kemasan.

pil, suplemen, kapsul, sunscreen, tabir, surya, paparan, sinar, matahari, ultraviolet, FDA, AS, jenis, kulit, tekstur, UVA/UVB, kulit, kandungan, ringan, gel, efektif, produk, bahan, aktif, kesehatan

Pil tabir surya

Seberapa efektifkah pil tabir surya? Menurut Gottlieb dari FDA mengatakan bahwa tidak ada pil, kapsul atau suplemen cair yang dapat bekerja secara efektif menggantikan kegunaan tabir surya. Beberapa pil tabir surya malah akan membahayakan kesehatan orang karena memberikan rasa keamanan palsu bahwa suplemen akan bisa mencegah paparan sinar ultraviolet, mengurangi risiko penuaan kulit akibat sinar matahari, atau melindungi dari kanker kulit.

Di Amerika, diperkirakan satu dari lima penduduk berisiko terkena kanker kulit dalam hidupnya. Paparan sinar UV adalah faktor risiko terbesar untuk kanker kulit, terlepas dari usia atau jenis kulit Anda.

Sebagian besar kasus kanker kulit paling mematikan yaitu melanoma yang dapat dilacak dari seringnya terkena sinar UV, baik dari matahari atau lampu kamar tidur. Dan, efek dari paparan sinar bersifat kumulatif, akan semakin bertambah selama hidup Anda.

Gottlieb, Komisaris FDA telah menguraikan beberapa tindakan yang dilakukan agensinya untuk menjaga agar penduduk Amerika aman dari efek berbahaya dari paparan sinar matahari, serta memastikan keamanan jangka panjang dan manfaat tabir surya. Terdapat banyak tindakan perlindungan yang jelas, seperti memakai pakaian yang sesuai, menghindari matahari dari pagi hingga sore hari, dan berlindung dari sinar matahari.

Tujuan FDA lainnya, kata Gottlieb, adalah mendorong produsen untuk melakukan penelitian tentang bahan aktif tambahan dalam tabir surya. Ia mencatat bahwa sebagian orang menggunakan lebih sering menggunakan tabir surya sebagai perlindungan dari sinar matahari.

pil, suplemen, kapsul, sunscreen, tabir, surya, paparan, sinar, matahari, ultraviolet, FDA, AS, jenis, kulit, tekstur, UVA/UVB, kulit, kandungan, ringan, gel, efektif, produk, bahan, aktif, kesehatan

Memakai lotion pelindung sinar UV

Ketika tabir surya pertama kali dipasarkan, produk itu hanya digunakan sesekali ketika berada di pantai. Kini, sebagian besar orang didorong untuk menggunakan tabir surya kapanpun mereka berada di bawah sinar matahari. Hal menarik yang diteliti oleh FDA adalah mengenai bagaimana bahan aktif di dalam produk bekerja dan dapat diserap oleh kulit.

Pada saat tabir surya pertama kali masuk pasar AS, bahan aktifnya dianggap tidak dapat menembus kulit. Tetapi, kini FDA telah memiliki bukti bahwa mungkin beberapa bahan aktif tabir surya telah dapat diserap oleh kulit.

Kombinasi dari peningkatan dalam jumlah dan frekuensi penggunaan tabir surya, bersamaan dengan kemajuan dalam pemahaman ilmiah dan metode evaluasi keselamatan, telah menimbulkan pertanyaan baru. Pertanyaan itu adalah tentang informasi apa yang diperlukan dan tersedia untuk mendukung pengakuan umum tentang keamanan dan efektivitas bahan aktif untuk digunakan dalam tabir surya yang dijual bebas.

FDA akan terus melakukan riset dan mengeluarkan kebijakan terkait zat aktif dalam tabir surya konvensional. Hal ini terkait dengan beberapa studi yang menyebutkan bahwa beberapa zat aktif bisa menyerap ke dalam kulit.

Dalam hal melindungi kulit dari bahaya paparan sinar matahari, produk yang masih sangat disarankan adalah memakai tabir surya. Namun, sayangnya tidak jarang sebagian orang merasa bingung untuk menentukan produk tabir surya/sunscreen terbaik sebagai pelindung kulit. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan.

pil, suplemen, kapsul, sunscreen, tabir, surya, paparan, sinar, matahari, ultraviolet, FDA, AS, jenis, kulit, tekstur, UVA/UVB, kulit, kandungan, ringan, gel, efektif, produk, bahan, aktif, kesehatan

Minum pil tabir surya

Tabir surya yang dianggap bagus adalah memiliki perlindungan tidak hanya dari sinar UVA, tetapi juga UVB (selain kandungan SPFnya). Biasanya, dalam kemasan produk akan tertera tulisan ‘broad spectrum’, ‘multi-spectrum’, atau UVA/UVB protection.

Selanjutnya, perhatikan jenis kulit. Jika Anda memiliki kulit berjerawat dan berminyak, sebaiknya gunakan tabir surya yang ringan. Tabir surya berbentuk gel bisa menjadi alternatif, dikarenakan formulasi gel lebih ringan. Selain itu, tabir surya dengan kandungan zinc oxide dinilai dapat membantu melindungi paparan sinar matahari bagi kulit berjerawat.

Untuk kulit sensitif, Anda bisa memilih tabir surya yang tidak menyebabkan alergi (hypoallergenic) dan bebas aroma. Anda bisa mencari kandungan aktif seperti titanium dioxide atau zinc oxide. Jika Anda mengalami iritasi atau alergi kulit, sebaiknya hindari tabir surya yang memakai alkohol atau pengawet.

Hal yang tidak kalah pentingnya adalah tekstur dari tabir surya. Apabila memungkinkan, ketika sedang berada di toko kosmetik atau drugstore, Anda bisa mencoba tekstur dari sunscreen ketika dioleskan pada tangan untuk mengetahui apakah produk bisa meresap ke dalam kulit.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: