Sayur Kale, Sayuran Berwarna Hijau Yang Kaya Manfaat Bagi Kesehatan

Sayur Kale - (Sumber: nuramijaya.com)Sayur Kale - (Sumber: nuramijaya.com)

Sayur Kale dipandang memiliki manfaat bagi kesehatan. Salah satu khasiat yang diklaim dimiliki sayur ini adalah penangkal kanker. Selain lezat, Kale juga kaya akan nutrisi. Tidak heran apabila sayur ini disebut sebagai ratunya sayur.

Kale disebut juga dengan borecole, merupakan sayuran dari keluarga Brassica seperti halnya kubis, kailan dan brokoli. Bila dikonsumsi secara rutin, sayuran berwarna hijau tua ini disebut-sebut mampu membentengi tubuh dari kanker dan menurunkan kolesterol.

Selain kaya akan mineral, kale juga sarat antioksidan vitamin A, C dan K. Karotenoid dan flavonoid merupakan jenis antioksidan yang sudah terbukti efektif dalam menangkal kanker.

Kale terdiri dari berbagai varietas, diantaranya Kale Keriting, Kale Lacinato atau Dino, Kale Premier, Kale Siberia, Kale Rusia Merah, Kale Redbor, Kale Walking Stick.

Kandungan kale lainnya adalah lutein dan zeaxanthin yang sangat baik agar kesehatan mata terjaga. Bersama dengan antioksidan, kandungan serta yang cukup banyak dalam kale bisa menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Dalam pengolahan sayur Kale, Anda dapat membuat resep sesuai dengan kreasi. Misalnya Tumis Kale, Nasi Merah Goreng dengan Pete dan Kale, Gulai Daun Kale, Tumis Kale Teri dan Dadar Jagung, Salmon Pasta with Kale Pesto, Kale Permesan Pasta dengan Saus Bolognaise, dan lain sebagainya.

Apabila Anda tertarik untuk mempunyai sayur kale sendiri di pekarangan rumah, dapat membeli bibitnya baik online maupun langsung mendatangi petani atau tempat menjual bibit sayuran. Untuk satu bibitnya dihargai sekitar Rp 4.000. Atau jika Anda berminat membeli langsung sayur kale dalam jumlah kiloan, sayuran ini dibanderol dengan harga Rp 70.000 per kilonya.

Sayuran Kale - (Sumber: www.bukalapak.com)

Sayuran Kale – (Sumber: www.bukalapak.com)

Untuk menanam sayur kale di rumah, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

  1. Menyiapkan ruang tumbuh. Dalam tahap ini Anda terlebih dahulu memilih varietas kale yang paling sesuai dengan iklim tumbuh di daerah Anda. Kale biasanya dikelompokkan berdasarkan bentuk daun, meskipun memiliki masa tumbuh yag berbeda untuk tiap varietas, kebanyakan kale siap dipanen antara 45-75 hari setelah ditanam.
  2. Memilih sebuah pot atau petak tanah. Anda memerlukan setidaknya 15 cm persegi sebagai ruang tumbuh untuk setiap tanaman. Pilih area yag penuh sinar matahari. Hindari daerah yang rendah atau tempat yang cenderung tergenang air. Gunakan papan untuk membuat raised garden bed Anda.
  3. Ujilah tanah Anda. Kale lebih suka dengan tanah yang memiliki pH antara 5,5 hingga 6,8. Pastikan Anda menanam kale di tanah yang sehat. Tanah yang banyak mengandung pasir atau tanah liat akan mengurangi kualitas rasanya dan mengganggu kemampuan produksi kale Anda.
  4. Ketahui waktu yang tepat untuk menanam. Agar biji kale bertunas, suhu tanahnya minimal harus 4 °C, biji kale tumbuh paling efektif dalam suhu tanah 21 °C.
  5. Memanen Kale dapat dilakukan sekitar 70-95 hari setelah Anda menabur benih. Pastikan tinggi tanaman minimal 20 cm untuk siap dipanen.

Tanaman ini memang belum secara luas dibudidayakan di Indonesia, hanya tempat-tempat tertentu seperti Bogor dan Bandung. Ketersediaannya juga terbatas, hanya toko-toko tertentu yang memasarkannya. Sayuran ini biasanya didatangkan dengan mekanisme impor.

 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: