Sama-sama Bagus untuk Kulit, Apa Beda Serum dan Toner?

Ilustrasi: kulit wajah sehat terawat

Produk perawatan kulit atau skincare kini sudah sedemikian beragam, mulai dari serum, toner, pelembab, essence, lotion, dan sebagainya. Karena terlalu banyak, tak jarang para wanita pun bingung membedakan satu produk dengan lainnya. Lalu, apa sebenarnya beda serum dan toner? Simak ulasannya berikut!

Toner

Salah satu kosmetik yang digunakan untuk membersihkan wajah adalah toner atau penyegar. Penggunaan toner adalah step terakhir dalam rangkaian kosmetik pembersih. Jadi, setelah wajah dibersihkan dengan susu pembersih, lanjutkan dengan membasuh wajah menggunakan sabun. Jangan lupa untuk memakai toner. Wajah pun terasa bersih dan segar. Sisa-sisa kotoran dan susu pembersih yang mungkin masih tertinggal bisa diangkat dengan toner.

Memilih toner yang akan digunakan sebaiknya disesuaikan dengan jenis kulit wajah. Toner untuk kulit wajah kering biasanya mengandung bahan yang berfungsi melembapkan wajah dan tidak mengandung alkohol, sehingga bisa mengembalikan kelembapan wajah yang berkurang setelah mencuci muka dengan sabun. Sedangkan toner untuk kulit berjerawat, sering disebut dengan astringent, mengandung zat aktif yang berfungsi mengangkat minyak berlebih dan mengeringkan jerawat.[1]

Menuangkan cairan toner pada kapas (sumber: reequil.com)

Menuangkan cairan toner pada kapas (sumber: reequil.com)

Bila dicermati secara saksama, toner memiliki beberapa peranan penting dalam merawat kecantikan Anda lantaran dinilai baik bagi kulit, di antaranya sebagai berikut.

Baca juga:  Tak Hanya Membuat kulit mulus, Putih Telur Juga Mampu Mengencangkan Payudara.
  • Toner dapat menghilangkan kotoran dari kulit, sehingga terhindar dari komedo.
  • Toner adalah pembersih muka sederhana yang dapat Anda gunakan ketika wajah tampak kusam. Ini dapat menghilangkan lapisan sel kulit mati dan kotoran yang mengeras.
  • Toner memberikan kelembapan yang sangat dibutuhkan oleh kulit kering.
  • Gunakan toner sebelum memakai pelembap. Pelembap akan mudah diserap ke dalam lapisan kulit, jika Anda menggunakan toner wajah untuk membersihkan kulit. Toner membuat pori-pori terbuka, sehingga pelembap bisa menembus kulit.
  • Gunakan toner demi menjaga keseimbangan pH kulit Anda. Semestinya, pembersih wajah Anda sesuai dengan keseimbangan pH alami kulit. Hal ini dikarenakan setiap kulit bereaksi berbeda terhadap berbagai jenis air. Air yang Anda gunakan mungkin terlalu basa atau asam. Pada dasarnya, ada kemungkinan kulit Anda kekurangan oksigen setelah dibersihkan. Kondisi tersebut dapat dicegah dengan menggunakan toner wajah.[2]
Baca juga:  Rekomendasi Produk Krim Malam yang Bagus untuk Kulit Berminyak

Serum

Dalam dunia kecantikan, serum merupakan zat cair yang kandungan sebagian besarnya terdiri atas asam amino, air, dan emulsi (air dalam minyak atau minyak dalam air), dengan tambahan zat aktif lainnya, sehingga dapat meresap ke dalam lapisan kulit terdalam. Adapun penggunaannya cukup dioleskan secara langsung pada permukaan kulit.

Serum terdiri atas beberapa bahan, seperti asam amino, glycerin, vitamin, dan bahan esensial lainnya, misalnya asam hyaluronat, kolagen, dan elastin. Serum memiliki cara kerja yang berbeda dengan jenis krim anti-aging lainnya. Setelah dioleskan pada kulit wajah, serum akan langsung menyerap ke bagian lapisan kulit terdalam karena kandungan molekul yang sangat kecil dan memiliki konsentrasi tinggi, yaitu 10 kali lipat dibandingkan krim wajah biasa.

Aplikasi serum (sumber: youglowgal.com)

Aplikasi serum (sumber: youglowgal.com)

Perbedaan Serum dan Toner

Menurut skincare expert, AmaliaDeszell, toner adalah cairan yang berfungsi untuk mengembalikan pH wajah menjadi normal dan mengisi kelembapan kulit wajah. Toner juga berguna untuk memaksimalkan penyerapan skincare pada kulit. Oleh sebab itu, toner dipakai setelah mencuci wajah dan sebelum mengaplikasikan skincare lain. Karena digunakan pertama kali pula, toner memiliki tekstur sangat ringan seperti air dan jarang sekali kental.

Baca juga:  Pixy Lip Cream Nomor 1, Lip Cream Tahan Lama dengan Harga Terjangkau

“Semua orang, semua tipe kulit wajah butuh toner untuk mengembalikan pH kulit setelah melakukan pembersihan atau mencuci muka,” terangnya, seperti dilansir CNN Indonesia. Dalam skincare Korea Selatan, toner dikenal dengan sebutan losion, sedangkan di Eropa atau Amerika Serikat memiliki nama lain liquid essence.

Sementara itu, serum adalah skincare dengan zat aktif yang menyasar langsung pada permasalahan kulit. Misalnya, serum untuk melembapkan berisi hyaluronic acid, serum vitamin C untuk mencerahkan, dan serum retinol untuk mengurangi penuaan atau kerutan.

“Zat aktifnya lebih banyak dibanding toner, karena memang tujuannya [serum] untuk memperbaiki kulit,” terang Deszell. Apabila tak terlalu dibutuhkan, maka serum pun tak perlu digunakan. Serum bisa dipakai setelah memakai toner dan sebelum memakai pelembab.

[1]Muliawan, D dkk. 2013. A-Z tentang Kosmetik. Jakarta: Elex Media Komputindo.

[2]Rossalia, L dkk. 2018. Cantik Alami ala Wanita Jepang, Korea, dan Eropa (hlm 85-86). William D, editor. Yogyakarta: Laksana.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: