Review Obat Benzolac untuk Mengatasi Jerawat Batu

Ilustrasi: aplikasi krim obat jerawat (sumber: thehealthy.com)

Jenis jerawat yang menyerang kulit manusia ada bermacam-macam, salah satunya adalah jerawat batu. Jerawat batu seringkali mengganggu. Jerawat batu biasanya disebabkan adanya sisa kosmetik yang tertinggal atau tidak dibersihkan. Namun, kehebatan teknologi dapat membantu menghilangkan jerawat batu tersebut, yaitu dengan cara mekanik atau mengonsumsi obat tertentu yang mampu membantu sumbatan-sumbatan di kulit.[1] Alternatif pengobatan jerawat batu yang kerap direkomendasikan adalah dengan Benzolac.

Swamedikasi acne sebetulnya hanya untuk kasus-kasus yang ringan dan tidak terlalu parah dengan obat benzoilperoksida dan salisilat. Obat yang efektif bagi seseorang, kadang memperburuk pada yang lain. Obat yang paling efektif dan digunakan secara standar adalah benzoilperoksida, suatu keratolitik yang berfungsi mengelupaskan lapisan tanduk (keratin) sehingga pori-pori dari folikel KT yang tersumbat dapat terbuka kembali dan talg yang tertimbun mudah mencari jalan keluar.

Berkhasiat pula terhadap peradangan dan memberantas kuman P. acnes. Dapat dibeli tanpa resep dalam bentuk gel dengan kadar 5% dan digunakan 1-2 kali sehari. Bila setelah 2-3 minggu belum ada perbaikan, dapat ditingkatkan dengan kadar 10%. Efek pengobatan baru tampak sesudah 3-4 bulan, dan perlu dilanjutkan lagi setelah 1-2 bulan.[2]

Baca juga:  Ini Dia, 5 Parfum Wanita Terlaris dan Harganya Dibawah 100 Ribu Saja!

Varian & Harga Benzolac

Varian benzolac (sumber: soco.id)

Varian benzolac (sumber: soco.id)

  • Benzolac 2.5% Gel 5 g:Benzolac 2.5 mengandung benzoyl peroxide dengan konsentrasi sebanyak 2,5% sebagai bahan tunggal. Produk Benzolac 2,5% dijual di apotik dengan harga Rp18.605 per tube isi 5 gram.
  • Benzolac 5% Gel 5 g:Benzolac 5 mengandung benzoyl peroxide dengan konsentrasi sebanyak 5% sebagai bahan tunggal.Produk Benzolac 5% dijual di apotek dengan harga Rp24.727 per tube isi 5 gram.
  • Benzolac CL CR 10 g:Benzolac CL bukan hanya mengandung benzoyl peroxide dengan konsentrasi 5% sebagai, tetapi juga mengandung antibiotik clindamycin dengan konsentrasi 1,2%.Produk Benzolac CL Cream dijual di apotek dengan harga paling mahal dibanding kedua jenis sebelumnya, yakni Rp42.532 per tube isi 10 gram.

Benzolac untuk Jerawat Batu

Bagi Anda yang menderita jerawat batu mungkin bingung menentukan salep Benzolac mana yang paling sesuai dengan permasalahan kulit yang Anda hadapi. Sebelumnya perlu diketahui bahwa varian Benzolac 2,5% dan Benzolac 5% tergolong sebagai obat bebas terbatas (logo biru) yang bisa Anda beli di apotek tanpa resep dokter. Sedangkan untuk krim Benzolac CL tergolong obat keras yang hanya bisa dibeli dengan resep dokter untuk mengetahui dosis yang tepat.

Baca juga:  Innisfree Orchid Eye Cream Review Indonesia

Adapun salep Benzolac 2,5% dikhususkan bagi jerawat dengan taraf ringan sampai sedang, Benzolac 5% untuk jerawat sedang sampai parah, dan Benzolac CL diperuntukkan Anda yang menderita jerawat batu. Namun ingat, kandungan antibiotik (clindamycin) dalam Benzolac CL tidak dapat Anda pergunakan sembarangan tanpa arahan dari dokter. Agar lebih paham, berikut gambaran umum dosis dan cara pakai Benzolac yang biasa disarankan, seperti dilansir Alodokter.

Ilustrasi: aplikasi gel untuk obat jerawat (sumber: verywellhealth.com)

Ilustrasi: aplikasi gel untuk obat jerawat (sumber: verywellhealth.com)

Dosis & Aturan Pakai Benzolac

  • Benzolac 2.5 dan Benzolac 5: Untuk pasien dewasa dan anak-anak usia di atas 12 tahun, oleskan gel yang mengandung 2,5-5% benzoyl peroxide pada jerawat sebanyak 1-2 kali sehari.
  • Benzolac CL: Untuk pasien dewasa, oleskan campuran benzolac peroxide dan clindamycin secara tipis pada kulit yang berjerawat, 2 kali sehari.
Baca juga:  Dosis & Cara Makan Herb Lax dan Lecithin Shaklee yang Dianjurkan

Efek Samping Benzolac

Hati-hati saat memakai salepBenzolac bersamaan dengan obat-obatan lain. Pasalnya, pemakaian benzoyl peroxide bersamaan dengan tretinoin dan isotretinoin berpotensi mengurangi efektivitas obat dan meningkatkan risiko terjadinya iritasi kulit. Kandungan benzoyl peroxide dan clindamycin yang ada dalam Benzolac juga bisa menimbulkan beberapa efek samping seperti kulit kering, kulit mengelupas, kulit berminyak, kemerahan dan sensasi terbakar pada kulit, sakit kepala, sakit perut, hingga diare.

Apabila reaksi alergi atau efek samping yang Anda rasakan cukup mengganggu dan berlangsung terus-menerus, sebaiknya segera hentikan pemakaian obat dan berkonsultasi dengan dokter agar memperoleh penanganan yang tepat.

[1] Tim Penulis Plus. 2009. 260 Tips Seputar Kecantikan (hlm 16). Depok: Penebar Plus.

[2] Tan, HT dkk. 2010. Obat-Obat Sederhana untuk Gangguan Sakit Sehari-hari (hlm 42-43). Jakarta: Elex Media Komputindo.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: