Nutrijell untuk Diet, Benarkah Bisa Bikin Langsing?

Ilustrasi: jelly puding (hln.be)

Setiap tentunya menginginkan berat badan yang ideal. Selain lebih sedap dipandang, berat badan ideal juga menambah kepercayaan diri seseorang sekaligus memudahkan dalam beraktivitas. Oleh sebab itu, banyak orang yang berlomba-lomba untuk melatih kebugaran sekaligus menjalani program diet demi mencapai berat badan yang ideal. Seperti diketahui, ada banyak metode atau program diet di luar sana, termasuk yang belum lama ini populer adalah diet jelly. Beberapa orang bahkan memanfaatkan bubuk jelly instan seperti Nutrijell untuk menunjang program diet tersebut.

Sesuai namanya, diet jelly merupakan salah satu cara menurunkan berat badan yang memang terbilang praktis. Pasalnya, dalam diet jelly Anda tetap dapat makan cemilan namun camilan tersebut diganti dengan jelly atau agar-agar. Pendapat ini memang bukan hal yang aneh, sebab jelly atau agar-agar dikenal sebagai salah satu makanan yang kaya akan serat dan bisa membantu melancarkan proses pencernaan Anda. Konsumsi jelly selama menjalankan program diet jelly ini kabarnya dapat membantu Anda kenyang lebih lama dan menekan rasa lapar atau keinginan untuk makan makanan yang berlemak atau kandungan kalorinya terlalu tinggi.

Baca juga:  Tanda-tanda Hubungan Yang Tidak Sehat

Dilansir dari Alodokter, jelly merupakan makanan tinggi serat yang bahan utama pembuatannya adalah pectin (serat) yang diperoleh dari bermacam-macam buah, gula, dan aroma perasa. Kandungan serat yang tinggi dalam jelly tersebut menyebabkan perut terasa kenyang dan serat bisa menekan kolesterol karena dalam saluran cerna, serat dapat mengikat asam empedu yang merupakan produk akhir kolesterol dan dikeluarkan bersama feses.

Walaupun ada diet jelly semacam itu, agar-agar atau jelly yang digunakan pun tidak boleh sembarangan. Anda biasanya disarankan mengonsumsi jelly yang rendah kalori dan tanpa gula. Umumnya, agar-agar yang berbentuk bubuk mengandung sekitar 65 kalori. Agar-agar juga termasuk makanan yang bebas lemak.

Ilustrasi: mengonsumsi jelly (Cottonbro via pexels)

Ilustrasi: mengonsumsi jelly (Cottonbro via pexels)

Manfaat penurunan berat badan dari diet jelly tersebut berasal dari kandungan gelatin yang mengandung tinggi protein dan serat dari rumput laut. Menurut Hellosehat, setengah gelas agar-agar yang dilarutkan (120 ml) bisa mengandung hingga 2 gram protein.

Baca juga:  Treatment Dermapen di Rumah, Ini Pengalaman Sejumlah Wanita

Sedangkan beberapa jenis rumput laut seperti rumput laut cokelat kabarnya mengandung pigmen fucoxanthin yang bisa meningkatkan kerja metabolisme tubuh untuk mengubah lemak jadi energi. Hal tersebut juga didukung oleh sebuah penelitian dalam jurnal Food Chemistry yang menemukan bahwa alginat, serat alami dalam rumput laut coklat bisa membantu memperlambat lemak dalam usus hingga 75 persen.

Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, jelly atau agar-agar kaya akan serat untuk membantu memperlancar pencernaan. Di samping itu, gelatin juga mampu merangsang produksi asam lambung dan enzim-enzim pencernaan lain supaya memudahkan makanan bergerak dalam saluran cerna.

Dalam gelatin juga terkandung sejenis asam amino bernama glisin. Menurut penelitian tahun 2012, asupanglisin disebut bisa meningkatkan stamina sehingga Anda tak mudah lelah atau mengantung pada siang hari. Yang lebih menarik lagi, glisin juga membantu Anda tidur lebih nyenyak karena asam amino itu merangsang otak melepaskan hormon melatonin dalam jumlah lebih banyak. Nah, agar diet lebih menyenangkan, Anda bisa mencoba resep Nutrijell untuk diet berikut ini.

Baca juga:  Upayakan Kehamilan, Simak Tips Meningkatkan Kesuburan

Resep Choco Mint Dessert untuk Diet

Choco mint dessert

Choco mint dessert

Bahan Choco Mint Dessert

  • 1 bungkus jelly instan rasa cokelat
  • 2 sdm pemanis diet
  • 500 ml susu skim cair
  • 125 ml yoghurt tawar
  • 1/4 sdt ekstrak mint
  • 2 tetes pewarna makanan warna hijau
  • Daun mint segar

Cara Membuat Choco Mint Dessert

  1. Masak jelly instan dengan susu dan 1 1/2 sendok makan pemanis diet. Aduk hingga mendidih. Bagi dalam 8 gelas kecil.
  2. Aduk rata, yoghurt, 1/2 sdm pemanis diet dan ekstrak mint, dan pewarna hijau.
  3. Setelah puding cokelat mengeras, tuang yoghurt di atasnya. Hias dengan daun mint segar. Masukkan kulkas selama 1 jam sebelum dihidangkan.[1]

Bagaimana? Cukup mudah bukan? Jika Anda bosan menyantap jeli dengan cara yang itu-itu saja, Anda bisa mencoba resep di atas supaya program diet Anda lebih menyenangkan.

[1]Prakoso, P. 2011. Kudapan Enak & Sehat untuk Diet (hlm 25). Ayu K, editor. Jakarta: Demedia.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: