Resep Nastar Lumer & Lembut ala Holland Bakery yang Wajib Anda Coba!

Ilustrasi: selai nanas untuk isian (sumber: laylita.com)Ilustrasi: selai nanas untuk isian (sumber: laylita.com)

Sebagian besar dari Anda pasti sudah pernah mencicipi lezatnya kue nastar. Kue kering yang memiliki perpaduan rasa manis, gurih, dan sedikit rasa asam dari selai nanas yang menjadi isiannya ini memang cocok dijadikan suguhan untuk berbagai momen perayaan. Resep kue nastar pada dasarnya cukup sederhana dan bahan-bahannya mudah ditemukan di mana saja. Namun belum banyak yang bisa menyaingi kelezatan nastar ala Holland Bakery yang memang dikenal lembut dan terasa lumer ketika dikunyah.

Nastar adalah sejenis kue kering dari adonan tepung terigu, mentega, dan telur yang diisi dengan selai buah nanas. Asal katanya dari Bahasa Belanda ananas dan taart. Bentuk kue ini bulat-bulat dengan diameter sekitar 2 cm, di atasnya sering dihias dengan potongan kecil kismis atau cengkeh.

Selain itu sekarang nastar juga dibuat dengan selai buah lain, misalnya stroberi, bluberi, dan lain-lain. Sama halnya dengan kaastengels, nastar sering dihidangkan pada hari-hari raya, mulai dari Natal, Idul Fitri, sampai tahun baru Imlek. Nastar biasanya dijual dalam kemasan toples plastik di toko roti, toko kue, dan pasar swalayan. Kue nastar sendiri kini sudah berkembang dengan berbagai resep nastar yang bervariasi.[1]

Baca juga:  Bisa Dinikmati Sebagai Teh Herbal, Begini Cara Mengeringkan Bunga Telang

Seperti yang dipaparkan sebelumnya, Holland Bakery juga menawarkan menu aneka kue kering yang laris-manis saat perayaan Lebaran maupun Natal. Selain kue putri salju dan kastengel, Holland Bakery juga memiliki nastar yang sudah dikemas dalam toples cantik. Karena termasuk produk kue premium, tak heran jika harga nastar Holland Bakery memang relatif mahal, yakni Rp88 ribu untuk nastar toples segi 4 dan Rp102 ribu untuk nastar toples segi 8.

Bagi beberapa kalangan, harga sekian untuk kue kering mungkin dirasa terlalu mahal. Jika Anda juga merasa demikian, tak perlu khawatir. Pasalnya, kini sudah banyak beredar resep nastar yang lumer, legit, renyah, dan lembut di dunia maya. Untuk Anda yang ingin mencoba berhemat, berikut ini kami rangkum resep nastar ala Holland Bakery.

Resep Nastar Lumer ala Holland Bakery

Ilustrasi: adonan kuning telur, terigu, dan butter (sumber: storyblocks.com)

Ilustrasi: adonan kuning telur, terigu, dan butter (sumber: storyblocks.com)

Bahan Nastar Lumer ala Holland Bakery

  • 150 gram butter
  • 100 gram margarin
  • 90 gram gula halus
  • 150 gram maizena
  • 50 gram susu bubuk full cream
  • 300 gram tepung terigu protein rendah (contoh: Tepung Kunci)
  • 2 butir kuning telur
  • 50 gram keju cheddar/edam parut
Baca juga:  Sering Dibuat Adonan, Bagaimana Jenis Tepung Terigu Yang Baik Untuk Kue Kering?

Olesan Nastar

  • 1 sdm madu
  • 1 sdm susu cair
  • 2 butir kuning telur

Isian Nastar

  • 2 buah nanas palembang (kupas, cuci, parut)
  • 200 gram gula pasir
  • 2 batang kayu manis
  • 3 biji cengkih
Ilustrasi: selai nanas untuk isian (sumber: laylita.com)

Ilustrasi: selai nanas untuk isian (sumber: laylita.com)

Cara Membuat Nastar

  1. Sebelum membuat nastar, Anda bisa membuat filling atau selai nanasnya terlebih dahulu. Jika tak punya banyak waktu, Anda bisa membeli selai nanas khusus nastar di toko-toko bahan kue. Nah, bila ingin membuat sendiri, langkah pertama parut terlebih dahulu buah nanas yang sudah dikupas dan dicuci sampai bersih. Masak parutan nanas di panci berbahan teflon (tak perlu disaring airnya) sampai air menyusut. Jika sudah menyusut, masukkan gula, kayu manis, dan cengkih. Masak lagi sambil diaduk-aduk hingga airnya benar-benar menyusut. Setidaknya proses memasak selai nanas ini butuh waktu antara 1,5-2 jam, tergantung dari banyaknya buah nanas yang Anda gunakan. Jika selai nanas sudah jadi, biarkan dingin dan kemudian pulung bulat-bulat supaya lebih mudah diisikan ke adonan nastar. Sisihkan.
  2. Buat adonan nastar. Kocok margarin, butter, dan gula halus hingga mengembang berwarna putih pucat (bisa menggunakan mixer atau diaduk manual menggunakan whisker). Jika memakai mixer, kocok sekitar 2 menit.
  3. Masukkan kuning telur, kocok lagi sebentar cukup sampai tercampur rata.
  4. Masukkan campuran terigu, maizena, dan susu bubuk yang sudah diayak secara bertahap sambil diaduk dengan spatula.
  5. Masukkan juga parutan keju, aduk rata lagi dengan spatula.
  6. Bulatkan adonan secepat mungkin, kemudian pipihkan, isi dengan bahan filing nanas di tengah, lalu tutup lagi adonan. Letakkan di atas loyang yang telah dialasi kertas roti (baking paper) atau diolesi margarin + ditaburi tepung tipis-tipis supaya tidak lengket. Tata tiap adonan yang sudah dibulatkan agar berjarak dengan adonan lainnya. Lakukan sampai adonan habis.
  7. Panaskan oven sekitar 10 menit. Kemudian panggang nastar di suhu 150 derajat celsius (api atas dan bawah, atau sesuaikan dengan oven masing-masing) selama 15 menit. Setelah itu, keluarkan dari oven dan olesi dengan bahan olesan di permukaannya.
  8. Masukkan ke oven lagi dan panggang dengan suhu yang sama, yakni 150 derajat celsius selama 15-20 menit atau sampai matang.
  9. Biarkan nastar dingin, baru simpan dalam toples kedap udara.
Baca juga:  Tempe VS Tahu, Mana yang Lebih Sehat?

Bagaimana? Cukup mudah bukan? Tertarik membuat nastar sendiri di rumah?

[1] Dimas. 2015. 180 Sumber Penghasil Uang (hlm 98). Bogor: Guepedia.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: