Rasa Yang Manis dan Kaya Manfaat, Menjadi Daya Tarik Manisan Terong

Beraneka Manisan - (Sumber: makananlampung.com)Beraneka Manisan - (Sumber: makananlampung.com)

Kegiatan ngemil biasanya dilakukan pada saat senggang. Salah satu cemilan yang dikonsumsi pada waktu luang adalah manisan. Manisan biasanya terbuat dari buah, yang mudah ditemui dan banyak dijual. Beberapa buah yang kerap dijadikan manisan seperti mangga, pepaya, atau kedondong.

Tetapi, kini manisan tidak hanya berasal dari buah yang telah disebutkan di atas. Salah satu inovasi manisan adalah manisan terong. Terong (Solanum melongena) berasal dari India dan Sri Lanka. Dengan daging buah yang cukup tebal, dan empuk menjadikan terong mampu diolah menjadi manisan.

Beraneka Manisan - (Sumber: makananlampung.com)

Beraneka Macam Manisan – (Sumber: makananlampung.com)

Warna dari terong bermacam macam, ada yang putih, hijau dan ungu. Di dalam daging buahnya terdapat biji dengan jumlah cukup banyak, berbentuk pipih dan berwarna cokelat muda. Selain rasanya yang enak, terong juga membawa manfaat bagi tubuh, salah satunya sebagai pencegah kanker.

Di dalam kulit terong ungu, terdapat kandungan zat phycocyanian atau protein kompleks yang memiliki sifat antioksidan serta berguna memproduksi sel darah dan mengobati wasir. Daging buahnya mengandung ellagic acid yang berguna untuk mencegah penggumpalan darah. Selain itu juga mengandung senyawa flavanoid yang melindungi tubuh dari radiasi sinar ultraviolet.

Di Indonesia, jenis terong yang sering dijumpai adalah terong hijau dan ungu. Kedua jenis ini biasanya disayur atau dimakan dengan lalapan. Terong hijau berbentuk bulat sering juga disebut dengan terong gelatik.

Untuk dibuat menjadi manisan, ada beberapa tahap yang harus dilalui, yaitu tahap persiapan bahan, pengolahan, dan mempersiapkan tempat. Dalam membuat manisan terong, selain berbagai tahap yang harus dilalui, Anda juga perlu memperhatikan kualitas terong serta pemberian konsentrat gula yang sesuai.

Tahap persiapan adalah mencuci terong dengan air kapur agar bersih dari getah. Setelah itu proses pengolahan dengan memotong terong menjadi kecil-kecil dan merendamnya di dalam air gula selama kurang lebih dua jam.

Tahap selanjutnya adalah terong dikeringkan sekitar satu atau dua hari hingga akhirnya terbentuk manisan terong yang siap untuk disajikan. Bagi Anda yang ingin menjadikan manisan terong sebagai produk yang dijual, dapat mengemasnya sehingga layak untuk dijual.

Biasanya, setiap kemasan manisan terong dijual dengan harga Rp 7.000-10.000. Hal ini tentunya tergantung dari besar atau kecilnya kemasan. Manisan terong ini juga ada yang dijadikan oleh-oleh, seperti manisan terong dari Bengkulu.

Terong Sebagai Bahan Baku Manisan - (Sumber: kuliner.blogekstra.com)

Terong Sebagai Bahan Baku Manisan – (Sumber: kuliner.blogekstra.com)

Manisan terong yang dijual di Bengkulu mendapatkan respons positif dari pasar. Hal ini terbukti dari datangnya penawaran dari distributor asal Jakarta. Pemerintah setempat menyambut baik kabar tersebut.

Bentuk dari produk ini mirip dengan buah kurma, sehingga tidak jarang masyarakat salah mengira. Apalagi ditambah dengan cita rasa manis yang mirip dengan buah yang biasanya tumbuh di Tanah Suci tersebut.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: