Ingin Awet Muda dan Bebas Keriput? Perhatikan Posisi Tidur dan Sarung Bantal Anda!

Ilustrasi: tidur miring (unsplash: bruce mars)Ilustrasi: tidur miring (unsplash: bruce mars)

Keriput adalah lipatan, garis, atau kerutan yang muncul di wajah dan leher sebagai tanda penuaan dan tak jarang muncul di usia yang relatif muda, sehingga disebut sebagai penuaan dini.[1] Ada banyak faktor kemunculan keriput sebagai tanda penuaan dini, seperti posisi tidur yang salah dan penggunaan sarung bantal kurang tepat.

Manfaat Tidur

Sangat penting memprioritaskan tidur sebagai waktu untuk memperbaiki kerusakan yang ada di tubuh akibat aktivitas yang melelahkan. Setidaknya, tidur selama tujuh jam setiap malam akan membuat tubuh Anda menjadi sehat dan bugar kembali. Selain itu, tidur memiliki manfaat untuk kecantikan kulit.

Di siang hari, ketika Anda beraktivitas, kulit akan terpapar sinar matahari, polusi, dan zat pengoksidasi yang berkontribusi dalam merusak kulit. Semua ini juga bisa mengurangi kadar kolagen dalam kulit, sehingga kulit menjadi kusam, berkerut, tidak elastis, kering, dan bisa berjerawat.

“Saya menganggap malam hari sebagai kesempatan untuk memulihkan kondisi kulit,” kata Dermatolog Courtney Rubin  dalam HuffPost. “Ketika malam, sel kulit akan beregenerasi dan beristirahat untuk pulih dari kerusakan. Supaya lebih optimal, Anda bisa menggunakan retinol untuk meningkatkan kolagen dalam kulit, sehingga terhindar dari keriput.”

Baca juga:  Kenali Jerawat Dewasa yang Lebih Ganas daripada Acne Remaja

Ketika Anda tidur, kulit juga akan meremajakan sel-selnya, meningkatkan aliran darah, dan membangun kembali kolagen. Jika kuantitas dan kualitas tidur tidak tercukupi, maka tubuh Anda akan meresponsnya dengan menghasilkan hormon stres.

“Hormon stres adalah salah satu faktor utama dalam peradangan kulit, penuaan dini, dan sulit menyembuhkan luka,” kata dokter kulit Arash Akhavan. “Kurang tidur juga bisa memperburuk kondisi kulit meradang, seperti eksim, psoriasis, dan dermatitis.

Sayangnya, manfaat tidur juga dipengaruhi dari posisi tidur serta sarung bantal yang Anda gunakan. Jika Anda salah posisi tidur, ini tidak hanya menyebabkan cedera fisik, tetapi juga kerutan di kulit. Selain itu, penggunaan sarung bantal kurang tepat bisa memperparah gejala penuaan dini.

Ilustrasi: tidur tengkurap (unsplash: Andisheh A)

Ilustrasi: tidur tengkurap (unsplash: Andisheh A)

Posisi Tidur untuk Mencegah Keriput

“Tidur telentang adalah pilihan terbaik untuk mengurangi kerutan,” kata dokter kulit Michael Jacobs, profesor klinik Dermatologi di Weill Cornell Medical College. “Saat Anda tidur miring, kulit terlipat dan tekanan hanya berpusat pada satu sisi wajah, yang memungkinkan munculnya kerutan. Tidur telentang dapat membantu memerangi garis-garis yang tidak diinginkan.”

Baca juga:  Kebiasaan Tidur Bayi di Malam Hari

Rubin juga setuju bahwa punggung adalah yang terbaik dijadikan tumpuan saat tidur untuk mencegah kerutan di wajah. Sering tidur dengan posisi miring atau menumpu di satu sisi tubuh, bisa menyebabkan kerutan pada kulit. Menghabiskan waktu berjam-jam tidur dengan posisi yang kurang tepat juga akan meningkatkan jumlah kerutan yang ada.

“Tidur dengan posisi terlentang menghilangkan kemungkinan wajah Anda ditekan ke permukaan sepanjang malam,” kata Akhavan. “Ini juga menghilangkan potensi iritasi dari permukaan tempat Anda tidur.”

Joie Tavernise, ahli kecantikan medis dan pendiri JTAV Clinical Skincare menambahkan bahwa kulit diibaratkan lembaran kain. Jika Anda meletakkan dengan posisi yang kurang tepat, maka akan tercipta garis halus dan membuatnya kusut. Namun, jika Anda merentangkannya selama berjam-jam, Anda tidak akan membuatnya kusut.

Pilih Sarung Bantal untuk Mencegah Keriput

Jika Anda telah membaca tentang manfaat memiliki jenis sarung bantal yang tepat, ada beberapa ahli yang melihat logika di balik klaim tersebut. Sarung bantal menjadi salah satu faktor penting yang harus Anda perhatikan jika ingin awet muda.

Baca juga:  Rekomendasi Cara Ampuh Atasi Belang di Wajah Akibat Masker

“Sarung bantal sutra lebih baik untuk kulit Anda,” kata Jacobs. “Ada lebih sedikit gesekan antara kulit Anda dan bantal, yang mengurangi efek negatif seperti kerutan di kulit.”

Supaya lebih optimal, Anda juga disarankan memilih penutup mata yang tepat. Penutup mata dari sutra atau kain katun yang lembut akan mengurangi pembentukan kerutan di bagian mata. Kulit mata termasuk kulit yang paling sensitif, halus, dan lembut di antara kulit lainnya.

“Sutra lebih lembut dari kapas, itu tidak akan menarik kulit saat Anda tidur,” jelas Tavernise. “Sutra juga menyerap kelembapan lebih sedikit daripada kapas atau serat mikro, sehingga tidak akan menyedot hidrasi atau produk malam dari kulit Anda dalam semalam.”

[1] Abriyani, Fadhillah. 2018. Deteksi Keriput pada Citra Wajah dengan Teknik Pengolahan Citra (Skripsi). Program Studi Teknik Informatika – Program Sarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: