Apakah Pocari Sweat Bisa Jadi Minuman Pengganti Cairan Infus?

Pocari Sweat (sumber: kpopmap.com)Pocari Sweat (sumber: kpopmap.com)

Minuman isotonik seperti Pocari Sweat sering direkomendasikan untuk dikonsumsi setelah Anda melakukan aktivitas yang berat seperti olahraga dengan intensitas tinggi. Beberapa orang juga ada yang mengonsumsinya untuk mencegah dehidrasi akibat diare. Bahkan ada yang menyebut Pocari Sweat layaknya cairan pengganti infus. Namun, benarkah fungsinya sehebat itu?

Minum air putih pada saat olahraga dianggap bukan merupakan larutan yang ideal untuk mengoptimalisasi proses rehidrasi tubuh.Konsentrasi kalium dan sodium (natrium) yang hilang melalui keringat adalah tinggi berbanding elektrolit lain. Penelitian merekomendasikan bahwa suplementasi penting bagi olahraga dengan intensitas ringan.

Minuman isotonik adalah minuman yang dapat membantu menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang melalui keluarnya keringat. Minuman isotonik dengan cepat meresap ke dalam tubuh karena osmolaritas yang baik dan terdiri dari elektrolit-elektrolit untuk membantu menggantikan cairan tubuh.

Minuman isotonik memiliki komposisi elektrolit (ion positif dan ion negatif) yang mirip dengan cairan tubuh. Minuman isotonik mengandung air dan elektrolit dengan komposisi: gula, asam sitrat, natrium sitrat, natrium klorida, kalium klorida, kalium laktat, magnesium, karbonat dan perasa sitrus. Disebut isotonik karena keseimbangan kepekatan larutan yang sesuai dengan kepekatan cairan darah.

Baca juga:  Sebaiknya Berapa Kali dalam Seminggu Pakai Masker Bioaqua Facial Mask yang Dianjurkan?

Keluarnya cairan tubuh melalui keringat berimbas pada keluarnya mineral-mineral tubuh yang larut dalam air.Makin besar intensitas latihan, suhu dan kelembapan, akan semakin besar kehilangan air. Keluarnya air serta mineral seperti natrium, klor, kalium, kalsium, dan magnesium yang bertugas menjaga keseimbangan cairan didalam tubuh, menjaga irama jantung, serta relaksasi otot akan berimbas pada timbulnya rasa lelah.

Kekurangan mineral-mineral yang terjadi karena proses ini dapat digantikan oleh minuman isotonik yang mengandung mineral-mineral yang dibutuhkan tubuh untuk mencegah terjadinya kelelahan dan mempercepat pemulihan.[1]

Pocari Sweat Pengganti Infus

Pocari Sweat (sumber: amazon)

Pocari Sweat (sumber: amazon)

Di masa awal pengembangannya, Pocari Sweat memang diciptakan karena terinspirasi oleh cairan infus dan juga keringat. Selama penelitian, pabrik Pocari Sweat, yakni Otsuka menemukan bahwa orang-orang yang melakukan aktivitas fisik tinggi biasanya mengeluarkan keringat dengan kandungan ion natrium lebih tinggi pula. Oleh sebab itu, Otsuka memutuskan membuat minuman yang dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang setelah berolahraga.

Kadar gula dalam Pocari Sweat juga tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 6,2% saja. Hal ini juga didasarkan dari riset bahwa minuman dengan kandungan gula lebih rendah jauh lebih nikmati dikonsumsi saat aktivitas tinggi lantaran rasanya lebih ringan dan menyegarkan.

Baca juga:  Benarkah Zwitsal Baby Cream Mampu untuk Atasi Jerawat?

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, selain digunakan untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang setelah olahraga, Pocari Sweat pun kini banyak dikonsumsi oleh orang-orang yang menderita diare. Menurut dr. Muzal Kadim, SpA(K), Bagian Ilmu Kesehatan Anak FKUI – RSCM, pemberian obat dan infus pada anak yang mengalami diare sebenarnya tidak perlu dilakukan.

Dokter Muzal berpendapat, saat seseorang diare maka ia akan mengeluarkan kandungan natrium dan kalium di dalam tubuh cukup tinggi, sedangkan pengeluaran glukosa tidak terlalu banyak. Walau begitu, orang tua tetap harus berkonsultasi dengan dokter. “Pressure orangtua terkadang ingin anaknya dikasih infus dan obat, padahal itu tidak perlu,” terang dr Muzal, seperti dilansir dari Tribunnews.

Sebagai informasi, komposisi Pocari Sweat terdiri dari air, gula, asam sitrat, natrium sitrat, natrium klorida, kalium klorida, kalsium laktat, magnesium karbonat, dan perasa. Komposisi tersebut rupanya tak jauh berbeda dari oralit yang mengandung 75 mg/liter, glukosa 75 mg/liter, kalium 20 ml/liter, dan osmolaritas (kekentalan cairan) 245 mg/liter.

Baca juga:  Cara Membuat Shampo Kemiri untuk Kesehatan dan Kecantikan Rambut

Pocari Sweat dikemas dalam kemasan botol maupun kaleng siap minum yang praktis untuk dibawa ke mana saja. Adapun harga Pocari Sweat kemasan botol plastik isi 350 ml dibanderol Rp6.700, botol isi 500 ml harganya Rp7.500, kemasan kaleng 330 ml Rp6.600, kemasan 900 ml Rp13.700, dan kemasan botol besar isi 2000 ml (2 liter) harganya Rp23.500 per botol.

Selain minuman isotonik buatan pabrik seperti Pocari Sweat, air kelapa juga dikenal sebagai isotonik alami terbaik. Air kelapa biasa digunakan untuk pertolongan pertama untuk mengatasi dehidrasi. Cara ini mirip dengan pemberian cairan infus pada pasien diare dan disentri kronis yang baru tiba di rumah sakit.[2]

[1]Sepriani, R &Sepriadi.2020. Pengaruh Minuman Isotonik Terhadap Daya Tahan Aerobik. Jurnal SportaSaintika. 5(1): 40-48.

[2] Lingga, L. 2012. Terapi Kelapa untuk Kesehatan dan Kecantikan. Jakarta: Elex Media Komputindo, hlm 68.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: