Insomnia Akibat Perubahan Iklim? Bisa Jadi Itu Gejala Climate Anxiety

Ilustrasi: dampak perubahan iklim (sumber: time.com)Ilustrasi: dampak perubahan iklim (sumber: time.com)

Bencana alam yang dipicu perubahan iklim ekstrem tampaknya bisa menyebabkan efek psikologis langsung dan salah satunya adalah climate anxiety atau kecemasan iklim. Gejala paling umum yang dirasakan pasien climate anxiety biasanya adalah insomnia atau gangguan tidur.

Apa Itu Climate Anxiety?

Ada banyak bencana alam yang dipicu perubahan iklim ekstrem, seperti angin topan, gelombang panas, kebakaran hutan, dan banjir. Itu semua mungkin tidak dirasakan semua orang, tetapi tak sedikit yang sudah merasakan dampaknya.

Tidak hanya membuat perekonomian hancur, tetapi juga efek psikologis langsung dan yang paling umum adalah kecemasan iklim. Lebih dikenal dengan climate anxiety, ini adalah gambaran tentang rasa cemas berlebihan terkait krisis iklim global dan ancaman lingkungan.

Dilansir dari Harvard Health Publishing, kecemasan iklim bukan termasuk penyakit mental. Ini adalah kecemasan yang berakar pada ketidakpastian tentang masa depan dan mengingatkan kita akan bahaya perubahan iklim. Perubahan iklim adalah ancaman nyata, oleh karena itu wajar untuk mengalami kekhawatiran dan ketakutan tentang konsekuensinya.

Gejala Climate Anxiety

Gejala yang terkait dengan climate anxiety, termasuk serangan panik, insomnia, dan pemikiran obsesif.[1] Kecemasan terhadap iklim juga seringkali disertai dengan perasaan sedih, marah, bersalah, dan malu, yang pada gilirannya dapat memengaruhi suasana hati, perilaku, dan pemikiran.

Baca juga:  Tips dan Waktu Mengganti Dokter Anak untuk Remaja

Perasaan tertekan akibat kecemasan iklim bisa bertambah akibat stresor lainnya dan mempengaruhi mental keseluruhan secara negatif, memperburuk kesehatan, berpotensi menyebabkan peningkatan stres terkait depresi. Dengan sedikit data yang tersedia, prevalensi kecemasan iklim tidak dapat diukur, meskipun ada indikasi bahwa kaum muda sangat terpengaruh.

Seberapa Umumkah Kecemasan Iklim?

Menurut sebuah survei yang dilakukan American Psychological Association, lebih dari dua pertiga orang Amerika mengalami beberapa kecemasan iklim. Sebuah studi yang diterbitkan  The Lancet menemukan bahwa 84% anak-anak dan remaja berusia 16 hingga 25 tahun setidaknya cukup khawatir tentang perubahan iklim, dan 59% sudah mengalami climate anxiety.

Aksi protes remaja atas perubahan iklim (sumber: weforum.org)

Aksi protes remaja atas perubahan iklim (sumber: weforum.org)

Ini masuk akal, karena anak-anak dan remaja secara tidak proporsional akan menderita akibat perubahan lingkungan. Laporan UNICEF (United Nations International Children’s Emergency Fund) tahun 2021 memperkirakan, satu miliar anak akan berada pada ‘risiko yang sangat tinggi’ akibat perubahan iklim. Anak-anak dan remaja juga sangat rentan terhadap efek stres kronis dan kecemasan iklim yang menyebabkan depresi, kecemasan, dan stres.

Baca juga:  Apa Saja Tips Menjaga Kesehatan Kaki?

Selain kekhawatiran eksistensial dan ketakutan tentang masa depan, perubahan iklim dapat mempengaruhi kesehatan mental secara langsung (seperti melalui bencana alam atau perubahan suhu) dan secara tidak langsung (melalui perpindahan, migrasi, dan kerawanan pangan).

Meningkatnya suhu telah dikaitkan dengan peningkatan kunjungan gawat darurat karena alasan kejiwaan, dan dapat mengganggu perkembangan kognitif pada anak-anak dan remaja. Selanjutnya, kerawanan pangan dikaitkan dengan depresi, kecemasan, dan masalah perilaku.

Bagaimana Cara Mengatasi Climate Anxiety?

Karena ketidakpastian dan hilangnya kendali diri menjadi ciri climate anxiety, pengobatan terbaik adalah mengambil tindakan. Pada tingkat individu, berbagi kekhawatiran dan ketakutan Anda dengan teman terpercaya, terapis, atau bergabung dengan komunitas sosial adalah terapi yang baik.

Anda juga dapat membuat perubahan gaya hidup sesuai dengan kondisi kesehatan Anda. Ini mungkin termasuk memutuskan tidak bepergian, bergabung dalam komunitas penghijauan, atau membantu meningkatkan kesadaran publik tentang perubahan iklim. Bergabung dalam kelas meditasi juga dapat membantu Anda memproses perasaan yang terkait dengan kecemasan iklim dan terhubung dengan orang lain untuk mengambil tindakan yang berarti.

Baca juga:  Kenali Daftar Mainan yang Aman dan Berbahaya untuk Anak

Kecemasan iklim secara tidak proporsional mempengaruhi anak-anak dan remaja. Untuk membantu mereka terlepas dari climate anxiety, ada beberapa hal yang mungkin bisa Anda lakukan seperti berikut.

Tips Mengatasi Climate Anxiety pada Anak dan Remaja

  • Validasi kekhawatiran mereka.
  • Bantu anak atau remaja untuk mencari model meditasi yang tepat.
  • Habiskan waktu Bersama anak untuk menanam bunga atau pohon.
  • Ajari mereka cara merawat alam untuk menurunkan risiko perubahan iklim.

Kecemasan iklim penuh dengan ketidakpastian, tetapi mengambil tindakan dapat membantu Anda merasa terkendali adalah hal yang penting. Bicaralah dengan orang lain, bergabunglah dengan komunitas hijau, dan buat perubahan gaya hidup berdasarkan nilai-nilai sosial Anda.

[1] Wu, Judy & Gaelen Snell. 2020. Climate Anxiety in Young People: A Call to Action. The Planetary Health, Vol. 4(10): 435-436.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: