Shampo Anti Dandruff dan Anti Pelliculaire, Sama atau Berbeda?

Ilustrasi: rambut sehat (sumber: prose.com)Ilustrasi: rambut sehat (sumber: prose.com)

Melihat produk shampo atau perawatan rambut yang beredar di pasaran saat ini, banyak orang dibingungkan dengan jenis produk anti dandruff dan anti pelliculaire. Bahkan, tidak sedikit yang lantas memutuskan untuk membeli keduanya. Untuk mengetahui perbedaan anti dandruff dan anti pelliculaire, tentunya Anda perlu mengetahui definisi mengenai kandungan tersebut.

Anti Dandruff dan Anti Pelliculaire Ternyata Sama

Anti dandruff dan anti pelliculaire adalah bahan yang biasa terdapat dalam produk perawatan rambut, khususnya shampo. Kandungan tersebut memiliki fungsi untuk mengatasi ketombe pada kulit kepala. Sebenarnya, anti dandruff dan anti pelliculaire adalah kandungan yang sama. Dalam arti lain, anti dandruff dan anti pelliculaire tidak memiliki perbedaan.

Shampo atau produk perawatan rambut dengan kandungan anti dandruff pasti memiliki kandungan anti pelliculaire. Dilansir dari loreal.co.id, anti dandruff atau anti pelliculaire memiliki manfaat yang cocok bagi Anda dengan kondisi kulit kepala kering atau berminyak yang dapat menyebabkan ketombe. Anda bisa menggunakan shampo anti dandruff atau anti pelliculaire untuk menghilangkan ketombe.

Dikutip dari Alodokter, dandruff atau lebih dikenal dengan nama ketombe, adalah permasalahan kulit kepala yang serius jika dibiarkan begitu saja. Ketombe sendiri merupakan serpihan kulit kepala yang berwarna putih atau keabu-abuan. Ketombe bisa menyebabkan rasa gatal dan nyeri jika Anda menggaruk kulit kepala berlebihan.

Ilustrasi: wanita mengalami masalah ketombe (sumber: healthline.com)

Ilustrasi: wanita mengalami masalah ketombe (sumber: healthline.com)

Ketombe tidak hanya membuat kepala terasa gatal, banyak orang merasa tidak percaya diri akibat ketombe. Banyak di antara mereka menghindari baju berwarna gelap untuk mengatasi rasa tidak percaya diri akibat ketombe. Serpihan kulit kepala yang berwarna terang seringkali mengotori pakaian yang berwarna gelap. Inilah salah satu alasan mengapa banyak orang merasa tidak percaya diri karena ketombe.

Baca juga:  Dampak Buruk Rasa Kesepian Bagi Kesehatan dan Kualitas Tidur

Ada banyak penyebab kulit kepala berketombe, salah satunya yaitu proses pertumbuhan kulit kepala yang terlalu cepat. Proses pertumbuhan kulit kepala yang terlalu cepat dapat mempercepat kerontokan sel-sel kulit kepala yang lama. Pergantian sel kulit kepala inilah yang menyebabkan ketombe, dan meningkatnya kadar minyak pada kulit kepala.

Tak jarang, banyak orang yang kemudian memutuskan untuk keramas setiap hari untuk mengatasi ketombe. Meskipun begitu, cara ini tergolong tidak efektif. Penggunaan shampo setiap hari malah dapat membuat kulit kepala lebih kering, meskipun sedikit membantu mengatasi ketombe. Selain itu, penggunaan shampo setiap hari dapat membuat rambut dehidrasi, mudah rontok, kusam, dan rusak.

Jika Anda memiliki ketombe, akan lebih baik Anda tidak keramas setiap hari. Keramaslah sewajarnya menggunakan shampo anti dandruff atau anti pelliculaire setiap 3 hingga 4 hari sekali. Permasalahan ketombe yang tidak diatasi dengan cepat, dapat menyebabkan berbagai gangguan di kulit kepala. Terkadang beberapa orang juga tidak sadar jika ia memiliki ketombe.

Gejala Ketombe

  • Kulit kepala terasa sangat gatal dan semakin gatal jika digaruk.
  • Ada bagian kulit kepala yang memerah dan membengkak.
  • Gatal pada kulit kepala lebih dari satu bulan.
  • Rasa gatal dapat menyebar ke area lain, seperti telinga, alis, hidung dan jenggot atau kumis.
  • Rambut rontok berlebihan.
Baca juga:  Populer di Kalangan Milenial, Ini Manfaat Tinted Sunscreen

Cara Mengatasi Ketombe

Jika ketombe terus dibiarkan, tidak hanya menyebabkan kerontokan rambut saja, bisa-bisa kulit kepala menjadi infeksi karena luka akibat garukan. Ada baiknya Anda segera mengatasi ketombe dengan produk perawatan rambut. Sebagian besar orang bahkan mengatasinya dengan melakukan perawatan di salon atau berkonsultasi ke dokter kulit.

Ilustrasi: keramas untuk menghilangkan ketombe (sumber: independent.co.uk)

Ilustrasi: keramas untuk menghilangkan ketombe (sumber: independent.co.uk)

Untuk mengatasi ketombe, sebenarnya tidak hanya bisa menggunakan produk perawatan rambut dengan kandungan anti dandruff atau anti pelliculaire. Beberapa orang juga bisa menggunakan produk perawatan rambut lain, tergantung dari penyebab ketombenya. Perlu diketahui, ketombe juga bisa muncul jika Anda salah menggunakan produk shampo.

Anda bisa menggunakan produk shampo yang sesuai dengan kondisi kulit Anda untuk mengatasi gejala ketombe yang timbul. Ada juga cara-cara alami yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi ketombe. Anda bisa memakai bahan-bahan di sekitar Anda, seperti lidah buaya, daun sirsak, madu, jeruk nipis, minyak zaitun, dan masih banyak lagi.

Jika Anda menggunakan lidah buaya, Anda bisa membuatnya menjadi pasta dengan mencampurkan ekstrak lidah buaya dan madu. Aplikasikan pasta lidah buaya ke kulit kepala hingga ujung rambut dan biarkan selama 30 menit. Bilas dengan air hingga bersih dan lakukan cara tersebut secara rutin setiap 3 hari sekali. Cara ini adalah cara tradisional yang diklaim ampuh mengatasi ketombe.

Baca juga:  Menghadapi Gejala Memasuki Masa Menopause

Alternatif lainnya, Anda dapat menggunakan air perasan jeruk nipis. Cara ini tidaklah sulit, karena Anda hanya perlu menyiapkan air perasan jeruk nipis dan mengoleskannya ke kulit kepala. Diamkan perasan air jeruk nipis selama sekitar 15 menit, kemudian bilas menggunakan air hingga bersih.

Jika cara-cara tersebut masih belum ampuh, Anda bisa menggunakan obat ketombe yang sudah dijual di apotek. Obat ketombe bermacam-macam, ada yang berbentuk cairan hingga gel. Cara penggunaannya pun tidak sulit, Anda hanya perlu mengoleskannya ke kulit kepala secara merata sesuai dengan dosis dan aturan pemakaian.

Cara lain untuk mengatasi ketombe, ada baiknya Anda mengatur pola makan. Kurangi asupan gula, bahan makanan dengan kadar garam tinggi, dan makanan dengan rasa pedas. Perbanyaklah makanan makanan dengan kandungan vitamin B, seperti telur, ikan, dan bahan olahan dari susu.

Anda juga bisa berkonsultasi ke dokter kulit atau kecantikan untuk mengatasi ketombe lebih lanjut. Beberapa orang mengatasi ketombe dengan menggunakan produk obat khusus dari dokter kecantikan atau dokter kulit. Obat yang diberikan tentunya tergantung dari kondisi kulit kepala Anda. Setiap orang akan diberikan obat dengan dosis yang berbeda dan bahan yang berbeda pula.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: