Perbedaan Kulit Dehidrasi & Kering

beda, perbedaan, kulit, dehidrasi, kering, kondisi, jenis, perawatan, masker, pelembap, udara, musim, dingin, cairan, air, per, hari, cepat, kencang, kemerahan, gatal, area, hidung, mata, diagnosis Ilustrasi: kulit kering

Ada beberapa orang yang menganggap kulitnya berminyak, namun setelah menjalani treatment facial, ia baru mengetahui jika kulitnya ternyata dehidrasi. Kulit yang tampak berminyak, bisa jadi itu pertanda kulit Anda dehidrasi.

Menurut dokter kulit di SoHo Skin & Laser Dermatology, Ross C. Radusky, kulit kering ditandai oleh sedikitnya kelenjar penghasil minyak di wajah dan tubuh. Kulit dehidrasi, di sisi lain, adalah kekurangan air, bukan minyak. Jadi Anda memiliki kulit berminyak tetapi kulit Anda dehidrasi.

Sebagian besar orang memahami dampak negatif dari dehidrasi pada kesehatan secara keseluruhan, tetapi siapa yang tahu bahwa dehidrasi membawa dampak pada wajah? Untuk memahami perbedaan antara kekeringan dan dehidrasi secara keseluruhan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Langkah 1: Diagnosis

Pada dasarnya, kekeringan mengacu pada jenis kulit, dan dehidrasi mengacu pada kondisi kulit. Kulit kering tidak menghasilkan banyak sebum. Dan, kurangnya sebum yang berarti kulit tanpa adanya lipid yang dibutuhkan untuk mempertahankan kelembaban dan membangun penghalang yang kuat untuk melindungi terhadap agresor eksternal.

Kulit dehidrasi tidak memiliki cukup air. Dehidrasi disebabkan oleh banyak faktor eksternal, tetapi yang paling umum adalah cuaca, lingkungan, diet, dan konsumsi kafein, yang semuanya dapat mengakibatkan berkurangnya kadar air di dalam kulit.

Untuk mengetahui apakah kulit itu dehidrasi atau kering, bisa dengan mencubit pipi Anda. Jika cubitan pada pipi tetap membekas dalam waktu beberapa lama, maka kemungkinan kulit Anda dehidrasi.

Baca juga:  Pixy Two Way Cake Cover Smooth Natural Peach, Bedak Padat Murah untuk Kulit Kuning Langsat

Kulit dehidrasi bisa juga akan terasa kencang, terlihat kusam di cermin, dan Anda mungkin akan melihat kerutan yang berlebihan, atau yang di tempat-tempat yang Anda tidak ingat memilikinya, bersama dengan lingkaran hitam yang lebih berlebihan di bawah mata Anda. Menurut ahli estetika paramedis dan pendiri Kate Somerville Skincare, Kate Somerville, tanda-tanda umum kulit yang mengalami dehidrasi termasuk kemerahan dan peradangan.

Sementara itu, kulit kering, cenderung tidak nyaman, bersisik, dan gatal. Area terburuk biasanya dekat alis dan di sekitar sudut hidung dan mulut. Pada tubuh, area masalah umum termasuk leher, bagian dalam lengan, dan paha.

Langkah 2: Perawatan

Ilustrasi: perawatan kulit kering

Untuk kulit kering, ada sejumlah cara untuk menenangkan kulit, yaitu dengan mengonsumsi makanan atau suplemen antioksidan Anda dan kurangi konsumsi asam. Dehidrasi, di sisi lain, adalah kondisi yang berbeda.

Eksfoliasi

Eksfoliasi dibutuhkan untuk membuang kulit mati yang menumpuk, namun, tahap ini bisa jadi mengurangi penyerapan pelembab. Eksfoliasi direkomendasikan setidaknya sekali seminggu untuk mengangkat sel kulit mati, yang memungkinkan pelembab Anda bekerja lebih baik.

Gunakan Serum

Untuk menghidrasi kulit, gunakan serum sebelum pengapliasian pelembap. Serum bukan merupakan pelembab, begitu pula sebaliknya. Anda bisa menggunakan serum dengan kandungan asam hyaluronic.

Kulit Anda secara alami menghasilkan asam hyaluronic, tetapi mendapatkannya dari produk perawatan kulit merupakan kunci merawat kulit dehidrasi. Produk yang direkomendasikan di antaranya mengandung stimulator asam hyaluronic, seperti The Ordinary. Hyaluronic Acid 2% + B5 atau produk yang mengandung peptida alpukat, juga bisa meningkatkan kemampuan kulit Anda untuk memproduksi asam hyaluronicnya sendiri.

Baca juga:  Bintitan dan Kalazion - Perbedaan, Penyebab, dan Pengobatan

Gunakan Cukup Pelembab di Malam Hari

Pada malam hari, sebaiknya gunakan pelembab bebas minyak dan pelembab non-comedogenic. Produk yang direkomendasikan adalah Sunday Riley Tidal Brightening Enzyme Water Cream. Produk ini diformulasikan dengan asam hyaluronic yang menghidrasi kulit, serta enzim pepaya untuk memompa kelembapan ke kulit. Kandungan itu akan bekerja saat Anda tidur.

Perhatikan Musim

Perubahan suhu dan kelembapan benar-benar dapat memengaruhi penampilan dan perilaku kulit Anda. Misalnya, pada musim dingin, kelembapan udara cenderung rendah yang dapat menyebabkan kulit mengering dan menjadi gatal, pecah-pecah dan iritasi. Udara dingin juga bisa mengencangkan pori-pori, mengurangi sirkulasi, dan mengurangi produksi sebum. Kelembaban rendah, mandi air panas, dan panas sentral juga berkontribusi pada dehidrasi kulit. Itulah sebabnya mengapa sangat penting untuk menggunakan produk khusus musim dingin untuk menenangkan kulit.

Sementara itu, di musim semi dan musim panas, bisa memberikan ekstra kelembapan ke kulit. Tetapi, terlalu banyak sinar matahari langsung bisa menyebabkan dehidrasi. Jadi, sebaiknya ekstra waspada dengan tabir surya.

Ilustrasi: tabir surya di musim panas

Minum Air

Mungkin hal ini sudah terlihat jelas manfaatnya, sekali lagi, penting untuk menyebutkan bahwa minum air itu penting. Hidrasi internal sangat penting. Minum banyak cairan, dan makan buah-buahan dan sayuran yang kaya air dan asam lemak esensial juga bisa membantu memberikan hidrasi kulit. Anda bisa membuat jus hijau yang terbuat dari seledri, bayam, dan mentimun.

Baca juga:  Gentle Exfoliating Scrub, Produk Jafra yang Dikenal Ampuh untuk Atasi Komedo Membandel

Dalam sehari, delapan gelas air per hari, tetapi itu hanya rata-rata per hari. Sebagian dari Anda mungkin mengikuti kelas pilates. Setelah mengikuti kelas itu, Anda mungkin akan merasa haus karena energi terkuras, sehingga membutuhkan lebih banyak air, khususnya untuk kulit ketika berkeringat, maka akan memperparah kulit dehidrasi.

Pertimbangkan Dalam Menggunakan Humidifier
Anda perlu mempertimbangkan penggunaan humidifier di kantor atau rumah Anda untuk menjaga udara cukup lembab sehingga kulit Anda tidak melepaskan kelembapan ke udara.

Langkah 3: Menjaga

Kulit kering adalah kondisi kulit yang bisa dialami seseorang seumur hidup. Sedangkan dehidrasi lebih merupakan kondisi kulit Anda yang dapat diperbaiki. Ketika kulit terhidrasi, sel-sel kulit membengkak, dan ini bisa menjadi hal yang hebat. Ini meminimalkan munculnya garis-garis halus dan kerutan, dan umumnya membuat Anda tidak terlihat lelah.

Keadaan kulit kering dapat diperbaiki dalam waktu relatif cepat dengan minum cairan. Tetapi, ada cara lebih cepat yaitu menyemprotkan face mist seperti Herbivore Botanicals Rose Hibiscus Coconut Water Hydrating Face Mist. Anda juga bisa menggunakan masker seperti Paula’s Choice Rehydrating Moisture Mask) seminggu sekali untuk mengisi kembali kelembapan kulit.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: