Apa Bedanya Iced Coffee dan Cold Brew Coffee?

Es kopiEs kopi

Kopi merupakan minuman yang sejak lama digemari masyarakat Indonesia dan mengandung polifenol yang berperan sebagai antioksidan untuk menurunkan toksik radikal bebas dalam tubuh.[1] Selain dapat diminum dalam keadaan panas, kopi bisa diminum dalam kondisi dingin dengan produk berupa iced coffee atau cold brew coffee. Sekilas, dua jenis minuman kopi ini mirip, tetapi ada perbedaan yang perlu Anda ketahui sebelum mencicipinya.

Ketika cuaca sedang panas, dibanding menyeduh kopi dalam secangkir air panas, beberapa orang memilih membuat es kopi atau iced coffee. Minuman seperti ini juga bisa Anda beli di kafe terdekat atau kedai minuman pilihan. Jika Anda memilih kafe mahal, setidaknya ada dua jenis es kopi yang bisa Anda pilih, yakni iced coffee dan cold brew coffee. Dua jenis es kopi ini biasanya disajikan dengan cara yang mewah seperti pour-overs (gaya Jepang) dan es Americano (es kopi ala Amerika). Lalu, apa perbedaan antara iced coffee dan cold brew coffee?

Apa itu Iced Coffee?

Dilansir dari HuffPost, iced coffee adalah kopi yang langsung dituang ke dalam gelas berisi es batu. Seorang kepala peneliti asosiasi kopi bernama Peter Giuliano menjelaskan, es kopi dibuat dengan cara menyeduh bubuk kopi dalam keadaan panas dan langsung dituang ke dalam gelas berisi es batu.

Es kopi

Es kopi

Masih dari sumber yang sama, kopi yang disajikan dengan cara ini terbilang unik dan memiliki rasa yang berbeda dengan kopi yang dibuat dengan cara lainnya. Selain itu, ada beberapa jenis iced coffee dengan gaya pembuatan yang berbeda-beda untuk menghasilkan rasa kopi yang berbeda dan sesuai dengan keinginan penikmatnya.

Baca juga:  Bikin Enak & Tahan Lebih Lama, Seperti Ini Cara Mengawetkan Rebung Rebus

Es kopi biasa adalah jenis iced coffee yang paling umum di Indonesia dan Anda bisa membuatnya sendiri. Cara membuatnya tidaklah sulit, karena Anda hanya perlu menyeduh secangkir kopi dengan air panas dan menuangkannya ke dalam gelas yang lebih besar dan berisi es. Beberapa orang ada yang tidak menambahkan es, tetapi mendinginkan kpi di dalam lemari es.

Meskipun dua cara itu menghasilkan es kopi, tetapi rasanya berbeda. Cara pertama yang Anda lakukan dengan bantuan es batu, akan membuat rasa asam dan pahit kopi menjadi pudar. Sementara itu, kopi yang diseduh dan didinginkan ke dalam lemari pendingin, tidak mengalami perubahan rasa, tetapi pada suhu. Meskipun begitu, para ahli tidak merekomendasikan cara kedua, karena dapat merusak lemari pendingin Anda.

Jenis iced coffee berikutnya adalah iced Americano atau es Amerikano. Ini adalah espresso yang diseduh dengan air panas, kemudian ditambah sedikit air dingin dan dituang ke dalam gelas berisi air dan air es. Es seperti ini cocok untuk Anda yang kurang suka dengan kopi tubruk dengan tekstur pekat, tetapi tetap suka dengan rasa pahitnya kopi.

Baca juga:  Tips & Cara Memasak Daun Pakis Agar Tidak Berlendir

Sementara, pour-over adalah gaya pembuatan minuman kopi ala Jepang, yang kemudian dijadikan sebagai nama menu iced coffee. Untuk membuatnya, es batu diletakkan di bagian bawah alat penuang kopi seperti Chemex, sehingga ketika air panas dituangkan ke dasar alat, kopi yang diseduh akan menetes langsung ke es dan menghasilkan produk berupa iced coffee yang lembut dan beraroma tajam.

Apa Bedanya dengan Cold Brew?

Cold brew

Cold brew

Setelah memahami produk iced coffee dan pengertiannya, saatnya Anda mengetahui apa itu cold brew. Ini adalah minuman kopi yang diseduh tanpa menggunakan air hangat atau panas. Sehingga, membutuhkan waktu berjam-jam untuk menghasilkan minuman dingin dengan rasa yang pekat.

Teknik pembuatan cold brew coffee terbilang unik, karena Anda harus memilih biji kopi pilihan dan meletakkannya ke dalam alat khusus dan terbuat dengan kaca. Alat ini memiliki corong di bagian bawah dengan pipa dan kran kecil. Bentuk minuman yang dihasilkan berupa konsentrat dari hasil rendaman biji kopi. Konsentrat kopi harus disaring menggunakan kain atau kertas saring khusus.

Baca juga:  Cara Mudah Agar Lebih Terhubung dengan Rekan Kerja

Menurut pendiri Brooklyn Roasting Company, Jim Munson, resep membuat cold brew coffee yang baik adalah menggunakan satu galon air untuk satu pon kopi. Hal ini dilakukan untuk menghindari secangkir kopi yang encer, seperti produk cold brew coffee pada umumnya yang menggunakan resep dua galon untuk satu pon kopi. Metode cold brew akan menghasilkan minuman yang memiliki rasa manis dan halus yang kurang asam dibandingkan jenis es kopi lainnya. Sehingga, terbilang cocok untuk Anda yang tidak suka kopi dengan citarasa asam.

[1] Amaluddin, Nurlatifah Almaida & U. Kalzum Malik. 2018. Pengaruh Konsumsi Kopi terhadap Peningkatan Tekanan Darah The Influence of Coffee Consumption on Increased Blood Pressure. Magna Medika Universitas Muhammadiyah Makassar, Vol. 1(5): 44-49.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: