Sering Bikin Bingung, Ini Perbedaan antara Daun Basil dan Kemangi

Daun basilDaun basil

Masyarakat Indonesia tentu sudah tak asing lagi dengan daun kemangi. Namun, beberapa dari Anda mungkin masih asing dengan basil sehingga sulit untuk membedakan antara kedua tanaman yang hampir serupa tapi tak sama ini. Baik daun basil dan kemangi memang memiliki aroma yang khas dan bisa menambah cita rasa dalam suatu masakan. Lantas, apa sebenarnya perbedaan dari daun basil dan kemangi? Berikut ulasan lengkapnya.

Kemangi

Kemangi (Ocimum americanum) ialah terna tahunan yang tumbuh tegak dengan banyak cabang. Kemangi dikenal sebagai terna kecil dengan masa hidup pendek yang memiliki aroma khas. Bagian yang dikonsumsi dari tanaman kemangi ialah daun yang umum dimanfaatkan sebagai lalapan dan penyedap masakan. Kemangi juga dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional.

Kemangi tersebar luas di Asia, Afrika, Amerika Tengah, dan Selatan. Kemangi banyak dibudidayakan secara komersial di Eropa bagian Selatan, Maroko, Mesir, California, dan Indonesia. Kemangi di Indonesia dikenal dengan banyak nama lokal. Kemangi di Jawa dikenal dengan nama kemangi atau kemangen; Bahasa Sunda dikenal dengan nama lampes/surawung/ruku-ruku; Bahasa Madura disebut kemanghi; Bali disebut sebagai uku-uku; Manado disebut sebagai balakama; Maluku dikenal dengan lufe-lufe (Ternate); dan Minahasa sebagai baramakusu. Di Jawa, kemangi secara umum ditanam masyarakat di kebun, di pagar rumah, dan di pinggir jalan.

Daun kemangi (sumber: mediatani.co)

Daun kemangi (sumber: mediatani.co)

Tanaman kemangi memiliki sistem perakaran serabut dengan ujung akar berwarna cokelat. Daun kemangi merupakan daun tunggal dengan bentuk bulat telur, runcing pada bagian ujung daun dan tumpul pada pangkalnya, serta sistem pertulangan daun kemangi ialah menyirip. Panjang daun tanaman kemangi mencapai 2,5-5 cmatau lebih dengan tangkai daun panjang mencapai 1,3-2,5 cm. Daun berwarna hijau serta memiliki bau yang khas.

Baca juga:  Ini Dia, 5 Parfum Wanita Terlaris dan Harganya Dibawah 100 Ribu Saja!

Tanaman kemangi memiliki batang tegak dan bercabang yang pada umumnya berwarna hijau. Tinggi tanaman kemangi dapat mencapai 0,6-0,9 m dan bagian dasar batang berkayu serta memiliki sedikit rambut kasar pada tanaman muda.Bunga tanaman kemangi berwarna putih. Jika bunga tanaman dibiarkan mekar maka akan menghasilkan pertumbuhan daun yang lebih sedikit dan tanaman cenderung menjadi tua serta mudah mati.[1]

Basil

Basil atau Sweet Basil adalah nama umum dari salah satu bumbu dapur Ocimum basilicum. Basil masih satu famili dengan tanaman mint di bawah family Lamiaceae. Aslinya, basil adalah tanaman bumbu dapur dari India tapi lebih banyak digunakan untuk masakan Italia. Basil juga banyak digunakan pada masakan Taiwan, Thailand, Vietnam, Kamboja, dan Laos. Ada berbagai macam jenis basil yang dikembangkan di seluruh dunia, tapi yang paling umum digunakan adalah sweet basil. Sebagai bumbu dapur basil biasanya digunakan segar. Ditambahkan pada saat-saat terakhir memasak. Basil kering juga biasa digunakan, tapi aroma dan rasa yang dihasilkan sudah cukup banyak berkurang jika dibandingkan dengan basil segar.[2]

Daun basil

Daun basil

Perbedaan Daun Basil dan Kemangi

Dibandingkan basil, masyarakat Indonesia mungkin lebih umum mengonsumsi daun kemangi. Perbedaan mendasar antara daun basil dan kemangi tentu saja dari segi aroma, rasa, dan juga bentuknya. Sebagai contoh, Genovese basil memiliki aroma floral dan lembut. Tampilan daunnya agak melengkung dan membulat dan teksturnya agak tebal dibanding daun kemangi.

Baca juga:  Tak Cuma Bikin Sushi Makin Nikmat, Telur Ikan Terbang Ternyata Simpan Beragam Manfaat

Aroma daun basil dan kemangi sepintas hampir sama. Tetapi, daun basil punya aroma yang lebih unik mirip mint yang segar dan juga wangi. Sedangkan kemangi aromanya terasa lebih pengar di hidung ketika dimakan. Kemudian, daun kemangi juga bentuknya lebih meruncing dan tidak begitu tebal jika dibandingkan basil. Ketika diremas atau diolah dalam masakan, kemangi lebih mudah layu.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kemangi lebih cocok dimakan secara segar sebagai lalapan atau diolah lagi menjadi aneka hidangan khas Indonesia seperti pepes, aneka sayur atau tumisan, dan sebagainya. Sementara itu, daun basil umumnya lebih cocok untuk diolah sebagai saus pesto khas Italia, dijadikan topping pizza, dan masakan sejenisnya.

[1]Maghfoer, MD dkk. 2019. Sayuran Lokal Indonesia: Provinsi Jawa Timur (hlm 45-47). Malang: UBPress.

Baca juga:  Tahu Aci, Camilan dari Tahu Khas Tegal yang Laris Ketika Lebaran

[2]Muaris, H. 2013. Delighting D’Appetite (hlm 32). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: