Perlu Diketahui Pemula, Ini Perbedaan Contour dan Concealer

Model make up (sumber: allure.com)Model make up (sumber: allure.com)

Bagi para pemula di dunia make up, banyak yang mungkin bertanya-tanya mengenai perbedaan contour dan concealer. Ini karena keduanya sekilas terlihat mirip, baik dari sisi varian shades maupun bentuk kemasannya. Meskipun begitu, Anda harus mengetahui perbedaanya agar hasil riasan menjadi terlihat ideal dan tidak menor.

Fungsi Contour dan Concealer

Concealer, atau biasa disebut dengan corrector, adalah kosmetik yang berfungsi untuk menyamarkan noda atau bagian wajah yang kurang sempurna, seperti flek hitam, bekas luka, bekas jerawat, lingkaran hitam, kantung mata, dan garis-garis halus.[1] Sehingga, Anda tidak perlu mengaplikasikan concealer ke seluruh area wajah.

Sementara itu, contour adalah bahan kosmetik yang dipakai untuk membuat efek shading. Selain itu, contour juga dipakai untuk membuat beberapa area wajah menjadi lebih bold atau jelas. Sebagai contoh, Anda bisa mengaplikasikan contour di area hidung untuk memperjelas bentuk hidung dan membuatnya lebih mancung. Anda juga tidak perlu mengaplikasikan contour di seluruh area wajah, sama dengan concealer.

Jenis Contour dan Concealer

Contour dan concealer tidak hanya dibedakan dari fungsinya, tetapi juga jenisnya. Contour memiliki jenis yang disesuaikan dengan fungsinya, ada contour untuk meniruskan pipi, contour untuk membuat lekukan di area wajah, contour untuk kaki, contour untuk membentuk otot perut, dan contour untuk menutupi area botak di kepala atau poni.

Baca juga:  Praktis dan Anti Gagal, Ini Cara Membuat Lontong dengan Cetakan
Make up contouring (sumber: lovetoknow.com)

Make up contouring (sumber: lovetoknow.com)

Berbeda dengan contour, concealer memiliki jenis berdasarkan tingkat kepadatannya. Ada concealer cair yang biasa dipakai khusus untuk area mata dan bagian kulit wajah yang terlalu kering, ada juga concealer padat yang biasa dipakai untuk area rahang pipi dan bagian kulit yang cenderung berminyak.

Warna Contour dan Concealer

Dalam pemakaiannya, secara ideal, Anda bisa memakai concealer dengan dua warna yang sama atau lebih terang dengan dasar pigmen kulit Anda. Agar lebih mudah, Anda bisa memakai perimeter warna kulit untuk mencocokkan shade dengan warna kulit Anda. Pemakaian concealer tidak perlu terlalu tebal, cukup dengan sedikit mengoleskannya pada kulit, maka masalah kulit akan tertutupi.

Sementara itu, contour perlu diaplikasikan lebih dari dua warna di wajah Anda untuk menonjolkan sekaligus mengubah bentuk wajah Anda. Secara ideal, Anda bisa menggunakan 3 warna dengan shades lebih gelap dari warna dasar kulit Anda. Sehingga, Anda bisa membuat efek bayangan 3 dimensi dengan mudah di wajah Anda.

Baca juga:  Selain Enak Diminum, Inilah Beberapa Khasiat dan Cara Membuat Masker Yogurt Untuk Jerawat

Aplikator Contour dan Concealer

Contour bisa diaplikasikan dengan mudah jika bentuknya padat atau stick. Anda hanya perlu mengoleskannya ke wajah dan meratakannya dengan jari. Jika takut berjerawat atau kurang higienis, Anda bisa memakai kuas contour sebagai aplikator. Namun, Anda perlu memperhatikan tekstur kuas yang dipakai. Sebaiknya Anda memakai kuas yang bold dan sedikit kaku. Ini membuat contour mudah di-blend di permukaan kulit.

Aplikasi concealer (sumber: stonegirl.com)

Aplikasi concealer (sumber: stonegirl.com)

Concealer pun bisa diaplikasikan dengan jari atau kuas, tergantung dari jenisnya. Ada concealer yang bisa langsung menyatu dengan warna kulit wajah dan ada juga concealer yang sulit menyatu dengan warna kulit. Untuk itu, Anda bisa mencoba memakai spon, kuas bersiku, kuas blush on, atau kuas bronzer.

Cara Pemakaian Contour dan Concealer

Contour hanya dipakai di area tertentu untuk menonjolkan atau mengubah bentuk wajah. Anda bisa memakainya di bagian pinggir wajah, area pipi, area hidung, dan di atas dahi. Sehingga, wajah Anda akan terlihat lebih lonjong, tirus, dengan rahang yang terlihat jelas dan hidung yang lebih mancung.

Baca juga:  Referensi Warna Pixy Lip Cream Untuk Bibir Hitam

Untuk concealer, Anda hanya perlu mengaplikasikannya di area wajah yang bermasalah. Seperti fungsinya yang dipakai untuk menutupi kejanggalan di wajah, Anda tidak bisa mengoleskan sembarangan di seluruh permukaan kulit. Setelah itu, ratakan concealer secara perlahan menggunakan kuas dan jangan sampai bergeser. Sehingga, concealer bisa menutup wajah dengan sempurna.

Itulah beberapa perbedaan antara contour dan concealer. Selain itu, untuk membedakan produk, Anda bisa melihat label yang tertera pada kemasan. Pastikan juga Anda memilih produk yang cocok untuk kondisi kulit Anda. Penggunaan produk yang kurang tepat, bisa menyebabkan masalah kulit, di antaranya gejala alergi, gatal-gatal, ruam, kering, bruntusan, dan jerawat.

[1] Fahmayah, Noer Ilmiyatul. 2015. Perbedaan Penggunaan Warna Concealer terhadap Hasil Tata Rias Wajah Sehari-hari untuk Menyamarkan Lingkar Hitam di Bawah Mata. Jurnal Tata Rias Universitas Negeri Surabaya, Vol. 4(1): 111-117.

 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: