Apa Sih Perbedaan Chiller dan Freezer?

Ilustrasi: membuka pintu kulkasIlustrasi: membuka pintu kulkas

Meski dulunya hanya kebutuhan tersier, nyatanya keberadaan kulkas saat ini memang sangat dibutuhkan untuk keperluan rumah tangga. Kulkas tersedia di pasaran dalam beraneka merek dan ukuran. Beberapa orang menyukai kulkas yang terdiri dari chiller dan freezer agar bisa menyimpan makanan dalam kondisi segar sekaligus untuk membekukan aneka bahan makanan. Perbedaan chiller dan freezer yang utama terletak pada fungsi dan suhunya.

Kulkas penting untuk menyimpan bahan-bahan makanan basah, makanan beku, daging segar, produk telur dan susu, membuat es, serta mendinginkan minuman. Alat ini sangat berguna untuk menjaga kesegaran dan kesehatan makanan sehingga makanan terhindar dari bakteri dan tidak membusuk. Lemari pembeku di dalam kulkas mampu menyimpan makanan dalam jangka waktu yang lama.

Saat ini kulkas dirancang semakin canggih dan praktis. Misalnya dirancang sedemikian rupa sehingga aroma makanan dengan daging mentah tidak akan tercampur. Ada juga kulkas yang dilengkapi dengan dispenser air dan es batu. Beragam ukuran kulkas dapat dipilih, dari kulkas minibar hingga kulkas dengan dua pintu yang sangat besar ukurannya. Beli kulkas yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Baca juga:  Kegunaan Parafin Cair dalam Kehidupan Sehari-hari

Jika sempat berbelanja setiap hari atau dua hari sekali tentunya tidak memerlukan kulkas yang daya tampungnya besar. Tetapi jika hanya sempat berbelanja sekali seminggu, kulkas yang mampu menampung banyak bahan segar lebih dibutuhkan. Banyaknya bahan yang disimpan juga tentu tergantung jumlah anggota keluarga yang ada di rumah.

Selain daya tampung kulkas, perhatikan juga organisasi penyimpanan di dalam kulkas dan pilih yang sesuai dengan kebutuhan. Jika memiliki banyak makanan beku mungkin dibutuhkan lebih dari satu freezer. Jika sekeluarga tidak memakan produk olahan susu seperti keju, mentega, dan cokelat, tentu rak khusus penyimpan produk susu ini tidak begitu dibutuhkan. Di samping itu, kotak-kotak plastik penyimpan bahan makanan juga akan sangat membantu pengorganisasian penyimpanan di dalam kulkas.[1]

Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Memilih Kulkas

Ilustrasi: pintu kulkas terbuka

Ilustrasi: pintu kulkas terbuka

  • Karena ukurannya besar, kulkas membutuhkan ruang khusus di dalam dapur. Ukur besar ruang yang tersedia sebelum membeli kulkas.
  • Saat mengukur ruang untuk kulkas, tambahkan ruang yang memadai agar pintunya dapat dibuka penuh.
  • Sediakan ventilasi yang baik agar kulkas dapat melepaskan panas yang diproduksi. Pastikan sistem ini terpasang sesuai panduan kulkas yang dibeli.
  • Hindari meletakkan kulkas dekat kompor, oven, atau di tempat yang terkena sinar matahari langsung, karena panas yang dibiaskanakan menaikkan suhu kulkas setiap kali pintunya dibuka sehingga mengurangi efisiensi bahan bakar dan dapat merusak makanan yang disimpan di dalamnya.
  • Pertimbangkan konfigurasi kulkas yang paling tepat sesuai kebutuhan; lemari pendingin dan pembeku yang diset berdampingan langsung di bawah meja dapur, kulkas memanjang ke atas dengan lemari pembeku menjadi satu di dalamnya, kulkas dengan lemari pembeku di atas, atau kulkas dengan laci lemari pembeku di bagian bawah. Coba dan pilih yang paling nyaman digunakan sebelum membeli.[2]
Baca juga:  Kegunaan Kapur Gamping dalam Kehidupan Sehari-hari

Seperti yang Anda ketahui, kulkas untuk rumah tangga biasanya terdiri dari dua bagian utama, yakni chiller atau rak pendingin di bagian bawah dan freezer atau rak untuk membekukan bahan makanan yang ada di bagian atas. Beberapa merek kulkas di pasaran mungkin memiliki susunan rak yang berkebalikan, yakni rak chiller di bagian atas dan freezer diletakkan di bagian bawah. Sebagian dari Anda mungkin sudah paham betul apa fungsi dari masing-masing rak ini, namun sebagian lagi mungkin masih kebingungan apa beda dari chiller dan freezer. Agar lebih memahami, berikut penjelasan mengenai perbedaan chiller dan freezer pada kulkas.

Perbedaan Chiller dan Freezer

Perbedaan chiller dan freezer terletak pada temperatur. Chiller untuk menyimpan bahan makanan yang tidak terlalu beku, hanya sejuk tidak terlalu dingin, baik untuk menyimpan sayuran maupun buah-buahan. Kalau freezer untuk menyimpan yang perlu dibekukan, seperti daging atau sejenisnya. Dapat pula untuk membuat es batu.[3]

Baca juga:  Cara Mudah Agar Lebih Terhubung dengan Rekan Kerja

[1] Akmal, I. 2005. Seri Menata Rumah: Dapur. Indrijati P, editor. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, hlm 60.

[2]Ibid., hlm 61.

[3]Tarwotjo, CS. 1998. Dasar-dasar Gizi Kuliner. Jakarta: Grasindo, hlm 11.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: