Apa Perbedaan Cat Kuku Murah dan Mahal?

Mengaplikasikan cat kuku (sumber: spa-escape.ca)Mengaplikasikan cat kuku (sumber: spa-escape.ca)

Merah, kuning, hijau, biru, dan pelangi menjadi warna favorit yang dipakai untuk menghias kuku. Cat kuku seperti ini dijual dengan harga bervariasi, mulai dari yang mahal hingga murah. Meskipun tampilan warna pada kutek mahal dan murah sama, dua produk tersebut memiliki perbedaan yang mungkin tidak semua orang mengetahuinya.

Cat kuku merupakan pigmen yang diendapkan dalam pelarut bersifat mudah menguap untuk menutupi warna alami pada kuku.[1] Jika dulu Anda hanya menjumpai cat kuku berwarna bening, saat ini Anda bisa memilih cat kuku lebih dari 50 varian warna. Selain itu, ada juga cat kuku yang dilengkapi dengan glitter agar mengilap. Namun, sebelum membeli cat kuku berdasarkan harganya, Anda juga perlu mengetahui faktor yang membuat harga cat kuku menjadi mahal atau murah.

Jenis Kemasan Cat Kuku

Sebelum melihat label harganya, Anda perlu memperhatikan packaging cat kuku yang Anda inginkan. Dilansir dari HuffPost, semakin premium kemasannya, maka semakin mahal harga kutek tersebut. Sebuah merek cat kuku yang hanya dikemas dalam wadah botol plastik dengan tutup ulir, biasanya memiliki harga lebih murah dibanding cat kuku yang dikemas dalam karton dan botol kaca.

Baca juga:  Tips Make Up Tetap On Point, Tak Menempel di Masker

Cat kuku yang hanya dikemas dalam botol seadanya, tidak menuntut biaya produksi atau modal produksi terlalu tinggi. Hal ini berbeda dengan produk yang memilih packaging seperti fancy box dan botol kaca aneka bentuk. Kutek seperti ini memerlukan biaya produksi yang lebih tinggi. Supaya perusahaan atau distributor tidak rugi, tak heran harganya mahal.

Cat kuku aneka warna

Cat kuku aneka warna

Penampilan Kemasan Cat Kuku

Tidak hanya jenis kemasan yang memengaruhi harga, karena penampilan kemasan juga terlibat di dalam cara menghitung nilai sebuah barang, termasuk kutek. Penampilan kemasan yang unik dan lucu, membuat harga produk lebih mahal dibanding cat kuku yang dikemas dalam wadah polos.

Mendesain sebuah kemasan produk, termasuk peletakan label, jenis font label, peletakan ingredients, keterangan penggunaan, dan konsep (cara mengemas) produk, tentunya membutuhkan dana yang tidak sedikit. Sehingga, bagi produsen yang tak ingin rugi, terpaksa harus menaikkan harga produk.

Hasil Akhir Pemakaian Cat Kuku

Hasil akhir cat kuku murah biasanya tidak memiliki banyak ekspektasi. Cukup dengan warna merah atau biru yang mengilap, sudah terkesan bagus. Namun, untuk nail polish yang mahal dan bermerek, biasanya memiliki hasil akhir yang unik dan menarik. Sebagai contoh, beberapa cat kuku menjadi mahal karena hasil akhir kreme, holografik, multi krom, dan termal.

Baca juga:  Referensi Model Rambut Di Bawah Bahu yang Bagus untuk Segala Bentuk Wajah

Untuk membuat hasil akhir yang unik, ada bahan tambahan yang disisipkan pada produk. Bahan tersebut adalah bahan kimia tertentu yang aman dan tidak merusak kuku. Tentunya, bahan-bahan seperti ini memiliki harga yang mahal. Belum lagi, sebelum dipasarkan, produk harus melewati uji secara klinis dalam berbagai macam percobaan. Tentu ini bukan hal yang murah.

Kuku berwarna merah

Kuku berwarna merah

Kualitas Lapisan

Beberapa orang biasanya akan mengoleskan cat kuku lebih dari dua kali agar hasilnya cantik dan tahan lama. Selain itu, untuk beberapa produk yang terbilang murah, Anda harus mengakalinya dengan mengoleskan base coat dan top coat. Sehingga, warna kutek akan lebih pigmented dan tidak kusam.

Sementara, pada beberapa produk cat kuku mahal yang berkualitas, Anda tidak harus mengoleskan base coat. Mungkin top coat diperlukan untuk meratakan permukaan kutek sekaligus membuatnya mengilap, tetapi beberapa cat kuku sudah mengilap dan halus tanpa top coat. Beberapa produk mahal juga terbilang tahan lama dan tidak mudah terkikis. Untuk membuat produk bagus seperti ini, tentu diperlukan biaya yang lebih dibandingkan membuat cat kuku biasa.

Baca juga:  Referensi Model Jilbab Terbaru Instan yang Lagi Ngetren Sekarang

Tingkat Kelembapan

Kebanyakan cat kuku yang murah masih mengandalkan alkohol dalam jumlah besar sebagai pelarutnya. Hal ini bisa berisiko kuku kering, kekurangan nutrisi, dan berubah warna. Kadar alkohol yang tinggi membuat kutek memiliki tingkat kelembapan rendah. Alkohol dipilih sebagai pengencer kutek karena harganya yang lebih murah, sehingga membuat harga produk juga ikutan murah.

Sementara itu, pada produk cat kuku mahal, biasanya mengandung alkohol lebih sedikit dan dicampur dengan bahan pengencer lain seperti nabati oil, aquades, dan witch hazel. Bahan-bahan seperti ini membuat produk memiliki kelembapan yang tinggi dan tidak membuat kuku Anda kering, rusak, atau berubah warna.

[1] Ariesta, Sisca Putri. 2016. Pengaruh Suhu Air terhadap Hasil Jadi Water Marble Nail Art. Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya, Vol. 5(1):1-9.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: