Perawatan dan Cara Mencegah Ingrown Hair Akibat Bikini Waxing

Prosedur bikini wax (sumber: medicalbag.com) Prosedur bikini wax (sumber: medicalbag.com)

Bikini waxing adalah pencabutan bulu di area-area intim. Banyak wanita melakukannya karena alasan kesehatan personal, kebersihan, atau sekadar ingin mengikuti tren mode terkini.

Disebut bikini waxing karena umumnya rambut kemaluan dicabut agar tidak tampak saat mengenakan bikini. Perkembangan tren saat ini menganggap bahwa rambut kemaluan yang tampak akan terlihat sebagai sesuatu yang memalukan. Prosedur dilakukan dengan menggunakan lilin untuk menghilangkan rambut atau bulu-bulu halus.

Ragam Jenis Bikini Waxing

Bikini waxing umumnya dapat dilakukan di salon atau spa oleh pakar kecantikan yang terlatih. Jenis bikini waxing pun berbeda-beda, berdasarkan luas area yang akan ditangani. Perbedaan ini juga akan menentukan biaya perawatan, termasuk rasa sakit yang ditimbulkannya. Berikut beberapa tipe-tipenya:

  • Bikini wax Brazilian total. Menghilangkan semua rambut di sekitar selangkangan dan organ kelamin.
  • Bikini wax Brazilian parsial. Rambut pada selangkangan, labia atau bibir vagina, dan bokong dihilangkan, menyisakan garis tipis mengarah ke atas pusar.
  • Bikini wax yang diperluas. Rambut atau bulu dihilangkan hingga 5 cm di dalam batas bikini.
  • Bikini wax tradisional. Hanya menghilangkan rambut di luar area yang tertutup bikini.

Selain menggunakan lilin seperti pada prosedur waxing, rambut kemaluan juga dapat dihilangkan dengan dicukur atau digunting atau menggunakan laser.

Prosedur Bikini Waxing

Ilustrasi: bikini wax

Ilustrasi: bikini wax

Bagi Anda yang belum pernah menjalani bikini waxing, berikut prosedur yang akan dijalani:

  • Anda akan diminta membuka semua pakaian bagian bawah dan mengenakan celana dalam sekali pakai.
  • Jika rambut kemaluan panjang, maka rambut Anda akan lebih dulu dirapikan dengan gunting.
  • Lilin hangat dioleskan pada rambut kemaluan menggunakan spatula, kemudian lilin tersebut ditutup dengan plester.
  • Setelah lilin cukup mengeras, plester ditarik dengan cepat, sehingga rambut kemaluan tercabut hingga ke akarnya.
  • Proses ini memang terasa menyakitkan, karena area kemaluan memang adalah area yang sensitif. Mengompres area intim dengan es yang dibungkus kain sesampainya di rumah dapat meredakan nyeri. Semakin teratur Anda melakukan bikini waxing, semakin Anda terbiasa sehingga tidak terlalu merasakan sakit.

Risiko Bikini Waxing

Selain rasa sakit, seseorang yang akan menjalani proses ini perlu menyadari tentang adanya risiko yang mungkin terjadi di balik bikini waxing, di antaranya:

Folikulitis

Baca juga:  Diformulasikan Untuk Wajah Berjerawat, Inilah Review Rangkaian Wardah Acne Series

Folikulitis merupakan infeksi di folikel rambut. Kondisi ini terjadi ketika kulit yang menjalani bikini waxing mengalami peradangan atau bila terdapat rambut kemaluan yang tumbuh ke dalam kulit. Pada sebagian kasus, infeksi dapat berkembang lebih serius dan membutuhkan pengobatan antibiotik.

Bengkak

Jika Anda memiliki kulit sensitif atau pertama kali menjalani bikini waxing, kulit Anda mungkin akan mengalami bengkak. Bengkak biasanya berlangsung sehari atau dua hari dan merupakan reaksi normal.

Luka

Penarikan paksa rambut kemaluan sering kali membuat kulit lecet atau terluka.

Hiperpigmentasi

Risiko bikini waxing lainnya yaitu hiperpigmentasi alias warna kulit tidak merata. Kondisi berkaitan dengan efek samping infeksi dan luka setelah menjalani bikini waxing.

Cara Mengatasi Ingrown Hair Setelah Bikini Waxing

Ingrown hair adalah bulu yang tumbuh ke dalam kulit. Biasanya ujung rambut tumbuh melingkar dan menusuk kulit. Permukaan kulit jadi terasa nyeri dan sedikit bengkak. Ini terjadi karena waxing dilakukan terlalu kasar dan arah pencabutan bulu yang salah, sehingga menyisakan pangkal rambut yang tertekuk atau membentuk sudut yang salah. Akibatnya, rambut pun tumbuh ‘tidak pada jalurnya’.

Ilustrasi: bikini wax

Ilustrasi: bikini wax

Rambut yang tumbuh ke dalam kulit sering kali terasa gatal dan sedikit sakit. Bentuknya menyerupai bintik-bintik merah di permukaan kulit dengan ukuran sebesar jerawat dan bisa terinfeksi. Sering kali, rambut yang tumbuh ke dalam akan hilang dengan sendirinya. 

Namun, jika ada rambut yang tumbuh ke dalam kulit dan tidak kunjung menghilang, cobalah mengendurkannya dengan mengeksfoliasi kulit dan memberikan kompres hangat. Setelah itu, Anda bisa mencabut rambut dari dalam kulit dengan pinset steril.

Anda mungkin membutuhkan waktu untuk mengeluarkan rambut dari kulit. Jadi, jangan menyerah dan menyobek kulit. Setelah ujung rambut bisa dibuka dengan jarum, gunakan pinset berujung runcing untuk menariknya dari kulit. Tidak perlu mencabut seluruh batang rambut jika Anda bisa menghindarinya. Cukup pastikan bagian rambut yang tumbuh ke dalam kulit berhasil dikeluarkan.

Jika rambut yang tumbuh ke dalam mulai terisi cairan nanah berwarna putih atau kuning, berarti infeksi mulai terjadi. Dalam situasi ini, Anda harus mengobati infeksi sebelum mengeluarkan rambut. Untuk melakukannya, usapkan sedikit krim steroid di permukaan kulit yang terinfeksi. Krim ini akan mengurangi pembengkakan sekaligus membantu menyembuhkan infeksi. 

Sebagian krim steroid, misalnya kortison, dapat dibeli tanpa resep dokter. Sementara itu, untuk mendapatkan krim steroid yang lebih kuat, kunjungilah dokter dan mintalah resepnya.

Anda juga bisa mengusapkan scrub eksfoliator yang dijual bebas atau gunakan sarung tangan kasar untuk mengeksfoliasi permukaan kulit di sekitar rambut yang tumbuh ke dalam 2 kali sehari. Perawatan ini akan membantu menyingkirkan sel kulit mati, kotoran, dan minyak yang memerangkap rambut. Selain itu, gerakan eksfoliasi juga dapat menggeser ujung rambut keluar dari kulit. Cobalah menggosok rambut yang tumbuh ke dalam dari beragam arah untuk mengendurkan lapisan kulit di sekitarnya semaksimal mungkin.

Cara lainnya adalah berikan kompres hangat lembap ke area tersebut selama beberapa menit. Basahi waslap dengan air panas, peras, dan tempelkan ke area rambut yang tumbuh ke dalam selama 3-4 menit. Setelah waslap dingin, basahi kembali dengan air panas. Perawatan ini akan melunakkan lapisan kulit dan membawa rambut kembali ke permukaan kulit sehingga lebih mudah dicabut.

Jika Anda bisa melihat rambut yang tertahan di kulit, perawatan ini bisa membantu melunakkan sekaligus membawanya lebih dekat ke permukaan kulit. Jika Anda tidak bisa melihat rambut ini, lanjutkan mengompres hingga rambut naik ke permukaan kulit.

Segera periksakan diri ke dokter jika muncul kemerahan pada area kulit waxing, termasuk kemunculan nanah, pembengkakan, dan terasa perih saat disentuh. Selain itu, meski tergolong tidak mudah dan lebih berisiko, sebagian orang melakukan bikini waxing sendiri di rumah. Hal yang perlu diingat adalah alat-alat yang digunakan harus steril dan produk yang digunakan harus sudah teruji aman dari BPOM untuk menghindari risiko infeksi. Baca dan ikuti aturan pakai produk yang digunakan.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: