Ketahui Gejala dan Penyebab Sakit Tenggorokan pada Anak

Ilustrasi: anak sakit tenggorokan (sumber: the-sun.com)Ilustrasi: anak sakit tenggorokan (sumber: the-sun.com)

Tak hanya orang dewasa yang kerap merasakan nyeri di tenggorokan, tetapi juga anak-anak. Penyebab sakit tenggorokan pada anak bermacam-macam dan tidak cuma sebatas gejala radang tenggorokan. Bisa jadi, itu karena infeksi virus, alergi, refluks, hingga penyakit tertentu yang harus segera diobati.

Dilansir dari Harvard Health Publishing, sakit tenggorokan pada anak bisa terjadi sewaktu-waktu dan biasanya dengan durasi agak lama. Hal ini sebetulnya adalah kondisi yang umum, mengingat bagian tenggorokan anak yang masih rapuh jika dibandingkan tenggorokan orang dewasa. Meskipun tak perlu dikhawatirkan, beberapa orang tua tentu merasa cemas dan tidak tega melihat anaknya kesakitan.

Tak hanya itu, pada beberapa kasus ditemukan anak yang mengalami sakit tenggorokan tidak nafsu makan. Hal ini bisa menyebabkan penyakit semakin bertambah parah dan malnutrisi. Jika ini terus dibiarkan, tentunya si kecil akan menderita dan tidak bisa beraktivitas dengan baik. Nah, berikut adalah tanda-tanda sakit tenggorokan pada anak yang tidak bisa disepelekan.

Gejala Sakit Tenggorokan pada Anak

  • Anak mulai mengalami sulit bernapas. Tak hanya terasa nyeri, beberapa anak yang mengidap sakit tenggorokan parah juga bisa sesak napas. Hal ini disebabkan adanya pembengkakan atau penyumbatan pada sistem pernapasan yang terhubung pada area tenggorokan.
  • Anak sulit menelan. Salah satu gejala umum yang terjadi akibat sakit tenggorokan adalah anak-anak sulit menelan. Namun, jika buah hati mulai merasa sakit saat menelan, apalagi menelan air minum atau jika mereka mulai mengeluarkan air liur, Anda harus waspada. Ini bisa menjadi indikasi adanya pembengkakan atau penyumbatan yang berbahaya di area tenggorokan.
  • Demam tinggi berhari-hari. Sakit tenggorokan yang tidak bisa disepelekan berikutnya adalah ketika anak Anda merasakan nyeri di tenggorokan dan diiringi demam tinggi. Suhu tubuh yang mencapai 102 derajat Fahrenheit atau lebih tinggi dan tidak bisa diatasi dengan acetaminophen maupun ibuprofen bisa menjadi tanda anak Anda mengalami infeksi yang serius.
  • Rasa sakit di tenggorokan dan bagian tubuh lain. Ketika anak mulai mengeluh tidak hanya merasakan sakit di tenggorokan, tetapi juga bagian tubuh lainnya, Anda perlu waspada. Ini bukan penyakit tenggorokan biasa dan harus segera melakukan pemeriksaan secara keseluruhan di dokter spesialis anak. Bisa saja anak Anda mengalami penyakit serius atau gangguan psikologis yang berimbas pada fisik.
Ilustrasi: anak menderita gejala sakit (sumber: parents.com)

Ilustrasi: anak menderita gejala sakit (sumber: parents.com)

Jika anak Anda mengalami tanda-tanda tersebut, segera bawa buah hati ke klinik atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Nah, sementara Anda sudah mengetahui ciri-ciri sakit tenggorokan kronis pada anak, lalu apa saja penyebabnya? Berikut rinciannya.

Baca juga:  Manfaat Suplemen Kalsium Bonesco untuk Ibu Hamil

Penyebab Sakit Tenggorokan pada Anak

  • Tonsillitis (amandel), merupakan inflamasi atau pembengkakan akut pada tonsil yang diakibatkan bakteri streptococcus atau staphylococcus dan umumnya diderita anak usia sekolah.[1] Biasanya penyakit radang tenggorokan ini berlangsung selama kurang dari tiga minggu untuk jenis akut dan lebih dari tiga bulan untuk yang kronis.
  • COVID-19. Gejala coronavirus tidak hanya nyeri tubuh demam, diare, sakit perut, pilek, dan batuk, tetapi juga sakit tenggorokan. Anda harus waspada dan segera memeriksakan anak Anda jika nyeri tenggorokan yang dirasakan si kecil diiringi dengan gejala COVID-19 lainnya.
  • Sakit tenggorokan pada anak karena alergi biasanya diiringi dengan hidung tersumbat dan mulut kering. Gejalanya yang mirip dengan sakit tenggorokan akibat virus terkadang membuat orang tua kebingungan. Namun, Anda bisa mengetahuinya dengan melihat gejala alergi lain yang juga timbul, seperti mata gatal, bersin-bersin, dan mata bengkak.
  • Refluks gastroesofagel. Ketika asam lambung keluar dari perut dan menuju tenggorokan, ini bisa menyebabkan nyeri. Masalah ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Biasanya, ini diimbangi dengan sakit perut dan mulas.
  • Menelan iritan. Tak sengaja menelan bahan iritan yang ada pada benda-benda di sekitar juga bisa menyebabkan sakit tenggorokan. Hal ini sangat umum pada anak, apalagi balita yang masih memiliki kebiasaan memasukkan apa saja ke dalam mulut.
Baca juga:  Cara dan Tips Alami Menghilangkan Jerawat di Dada

Dengan mengetahui penyebab sakit tenggorokan pada anak, mungkin bisa membantu Anda mencegah dan mengatasi gejalanya. Lalu, cara mudah untukĀ  mencegah sakit tenggorokan pada anak adalah memberi mereka makanan yang sehat dan bergizi. Selain itu, ajarkan kebersihan pada anak, seperti mencuci tangan, menggunakan produk pembersih, dan tidak sembarangan jajan di luar.

[1] Widigdo, Ravy Haryo, dkk. Pengaruh Pemberian Jus Buah Nanas Muda (ananas Comosus) dalam Menurunkan Intensitas Nyeri pada Radang Amandel (Tonsilitis). Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan STIKES Wiayata Husada, Vol. 4(2): 2541-4615.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: