Waspadai Penyebab Memar di Kulit Secara Tiba-Tiba Menurut Dokter

Ilustrasi: memar di wajahIlustrasi: memar di wajah

Mengalami memar karena benturan maupun jatuh merupakan hal wajar yang dapat diatasi dengan mudah, namun Anda perlu waspada apabila ada kemunculan memar di kulit secara tiba-tiba. Bisa jadi memar pada kulit Anda merupakan pertanda bahwa Anda mengalami penyakit kronis tertentu. Seorang dokter spesialis kulit mengungkapkan bahwa memar yang ada pada kulit merupakan sebuah luka kecil pada bagian pembuluh darah.

Jika pembuluh darah di bagian dasar kulit pecah, akan menimbulkan bercak-bercak berwarna biru, hitam, dan ungu. Sehingga bercak-bercak darah yang keluar dari pembuluh darah tersebut akan terlihat seperti luka memar pada bagian permukaan kulit.

Sebenarnya, luka memar karena pecahnya pembuluh darah ini tidak begitu berbahaya karena dapat hilang dengan sendirinya. Namun, jika Anda sering mengalami luka memar di kulit secara tiba-tiba dan membutuhkan waktu lama untuk menghilangkannya maka Anda perlu waspada. Bisa jadi luka memar tersebut merupakan sebuah pertanda yang perlu Anda waspadai, dan sebenarnya luka memar ada bukan secara tiba-tiba.

Penyebab Memar di Kulit Secara Tiba-Tiba

Ada beberapa penyebab memar di kulit yang muncul secara tiba-tiba dimana penyebabnya secara tidak sadar ada di sekitar Anda. Untuk penyebab yang pertama yaitu penggunaan obat-obatan tertentu. Jika Anda sedang menjalani terapi dengan obat-obatan tertentu atau jika Anda sedang mengonsumsi obat diet, kandungan pada obat tersebut bisa menjadi penyebab dari pecahnya pembuluh darah. Hal ini karena beberapa zat pada obat jenis tertentu dapat menyebabkan pembuluh darah di beberapa bagian kulit tubuh seperti betis, lengan, dan bagian punggung pecah sehingga meninggalkan bercak yang terlihat mirip seperti luka memar.

Adapun penyebab memar di kulit secara tiba-tiba menurut dokter ahli kulit yaitu perbedaan gender. Bisa dipastikan bahwa ini mengundang banyak tanya, dijelaskan oleh seorang dokter klinik dari Cleveland bahwa ada perbedaan struktur pada kulit pria dan wanita. Kulit pria cenderung lebih tebal dan kuat dibanding dengan kulit wanita. Hal ini karena jumlah kolagen pada kulit pria lebih banyak dibanding dengan kulit wanita.

Ilustrasi: memar di kaki

Ilustrasi: memar di kaki

Ketebalan kulit inilah yang mempengaruhi bahwa seorang wanita cenderung mudah memiliki luka memar dan bercak di bagian kulit, karena pelindung bagian pembuluh darah sangat tipis sehingga mudah pecah. Selain itu ada peranan hormon pada tubuh wanita yang membuat wanita sangat mudah memiliki memar di kulit secara tiba-tiba.

Hormon estrogen pada tubuh wanita dapat mencegah pembentukan pembuluh darah pada tubuh wanita, dan estrogen juga memiliki peran sebagai salah satu pendorong untuk membuka pembuluh darah. Sehingga apabila pembuluh darah pada tubuh wanita pecah, darah yang keluar akan lebih banyak dan akan menimbulkan bercak sebelum sempat menggumpal. Bercak-bercak darah yang timbul pada permukaan kulit namun tidak bisa keluar akan menimbulkan bekas seperti luka memar dalam waktu 7 hari.

Berikutnya dalam penyebab memar di kulit secara tiba-tiba secara umum yaitu ketika Anda memasuki lanjut usia. Pada usia memasuki 50 tahun atau sekitar 60 tahun, secara alami kulit tubuh manusia akan lebih rentan dan mengalami penurunan elastisitas. Tidak hanya kulit, begitupun dengan pembuluh darah. Dan pembuluh darah yang mengalami penurunan elastisitas ini pun akan mudah robek atau pecah sehingga menimbulkan bercak pada permukaan kulit. 

Selain itu, jika Anda pernah mengalami luka pada bagian tubuh tertentu juga dapat menyebabkan memar secara tiba-tiba. Ini karena bagian tubuh tersebut mengalami trauma kecil sehingga menyebabkan pembuluh darah pecah di bagian titik tertentu. Pembuluh darah yang pecah akan tampak menyerupai luka memar di kulit. Adapun ciri dari memar karena trauma yaitu apabila Anda menyentuh luka memar tersebut, tidak ada rasa sakit yang muncul. Itu hanya menyerupai bercak memar saja yang ada pada bagian kulit luar Anda.

Penyebab memar di kulit secara tiba-tiba berikutnya menurut Dr. Fisher yaitu penggunaan obat pengencer darah. Sangat wajar jika seorang pasien dengan keluhan aritmia jantung yaitu gangguan pembekuan pada darah maka harus mengonsumsi beberapa jenis obat seperti salah satunya ibuprofen.  Obat ini sangat ampuh untuk mengencerkan darah penderita sehingga darah dapat mengalir lebih lancar.

Memar tiba-tiba di kulit (sumber: toppreneurs.com)

Memar tiba-tiba di kulit (sumber: toppreneurs.com)

Dan pada beberapa kasus penggunaan ibuprofen pada pasien aritmia jantung juga dapat menyebabkan darah yang mengalir terlalu encer sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk menggumpal. Hal ini tidak menutup kemungkinan jika darah yang mengalir terlalu cepat dapat membuat pembuluh darah pecah sehingga darah bisa bocor. Darah yang bocor dengan waktu menggumpal cukup lama ini menimbulkan bercak-bercak sehingga menyerupai luka memar pada kulit pasien.

Untuk penyebab memar di kulit secara tiba-tiba berikutnya yaitu kekurangan vitamin C dan K, kedua vitamin ini sangat penting bagi tubuh terutama vitamin C. Hal ini karena vitamin C memiliki peran sangat penting bagi pembentukan kolagen pada kulit serta memiliki fungsi sebagai salah satu komponen untuk mempercepat penyembuhan luka.

Jika tubuh kekurangan vitamin C, maka pembuluh darah tidak bisa berfungsi dengan baik dan mudah sekali terbuka, sehingga darah yang ada pada pembuluh darah menyebar dan membuat bercak-bercak seperti memar di permukaan kulit. 

Sedangkan jika dalam tubuh seseorang memiliki kekurangan vitamin K berlebihan, maka darah dalam tubuh sangat sulit untuk menggumpal. Ini sangat berbahaya karena darah yang sulit membeku dapat membuat pembuluh darah mudah pecah. Dan kebanyakan orang dengan kasus kekurangan vitamin C dan K cenderung lebih sering terkena penyakit anemia.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: